
Dira yang di permalukan, tidak menerima perbuatan Atika dan Felix.
Setelah Atika dan Felix meninggalkan Dira, dan di tonton banyak orang, membuat Dira tersulut emosi.
Dira menghubungi seseorang, dan menyuruh untuk menculik Atika dan membawanya ke suatu tempat.
Dira pun diam-diam, mengikuti Atika dan Felix, mengambil foto Atika secara tersembunyi agar bisa mengirimkan pada orang suruhannya tanpa sulit mencari tahu lagi.
Saat sebuah pesan masuk ke ponsel orang suruhan Dira, yang berisikan foto Atika dan Felix, dan mendapatkan tugas yang sudah menargetkan Atika, mereka pun langsung bertindak cepat, karena bayaran yang mereka dapat cukup mengiurkan para preman yang siap menjalankan misi itu.
Atika dan Felix sedang asik melihat-lihat gaun sesuai selera menantu dan mertua itu,tapi mereka tidak menyadari ada beberapa pasang mata mengawasi mereka dari tadi.
Rafa yang yang tak ingin terjadi sesuatu pada istri dan Mony nya, setelah bicara pada Atika tentang Dira tadi, membuat Rafa hawatir dan langsung menghubungi beberapa pengawalnya, untuk mengawasi istri dan Mony nya.
Salah seorang preman suruhan Dira itu, melihat Atika dan Felix, mereka pun mendekati Felix dan Atika, tanpa menyadari bahwa ada yang sedang memperhatikan gerak-gerik mereka, namun mereka tak langsung bertindak ingin melihat, apa yang akan mereka lakukan pada Ny besar dan Non mudanya itu.
Sambungan pada setiap titik pada para pengawal keluarga Widodo pun terhubung,bahwa ada hal bahaya yang mengancam Ny besar dan Nona muda mereka, dan dengan sigap langsung bergegas mencari lokasi tempat Ny besar dan Nona mudanya itu.
Para preman itu pun membuat cara yang cukup meyakinkan Felix dan Atika, hingga mereka berdua pun percaya pada ucapan para preman itu.
"Permisi Ny.!
Felix dan Atika pun saling pandang, melihat para preman itu bicara pada mereka.
"Ya ada apa?? tanya Felix menatap curiga para preman itu.
"Apa benar mobil dengan plat nomor xxxx adalah mobil anda?? tanya mereka serius.
"Ya benar, ada apa dengan mobil saya, tanya Felix hawatir.
__ADS_1
"Mobil anda baik-baik saja, tapi keadaan supir anda yang tidak baik-baik saja, dan sepertinya supir anda sedang sakit Ny, ucap para preman itu, sengaja mengalihkan Atika dan Felix keluar dari Mall itu, agar bisa melakukan tugas mereka dengan mulus.
Atika dan Felix pun langsung bergegas keluar dari Mall itu, takut terjadi sesuatu pada sopir yang membawa mereka tadi.
Saat Atika dan Felix ingin membuka pintu mobil itu, para preman itu pun dengan paksa menarik Atika dan Felix masuk ke dalam mobil yang sudah di persiapkan rekan mereka.
Atika dan Felix pun di bawa ke tempat yang sudah di beritahu Dira tadi, tanpa menunggu lama mereka pun sampai di sebuah gudang usang, yang cukup jauh dari pemukiman.
Sementara para pengawal yang melihat Ny besar dan Nona mudanya di bawa oleh para preman itu, mengikuti kemana arah dan tempat mereka membawa Atika dan Felix.
Atika dan Felix pun di seret masuk, dan saat mereka melihat Dira ada di dalam gudang itu, Atika tidak heran lagi, ia tahu Dira tidak akan terima di permalukan dan akan membalasnya, pikir Atika.
Felix pun geram melihat Dira ternyata dalang dari semua kekacauan dan menculik mereka, sungguh ia semakin jijik melihat Dira yang tersenyum menang di hadapannya saat ini.
"Cih..!! aku sudah menduga ini sebelumnya, dan putraku benar bahwa kau adalah wanita ular yang gila !! ucap Felix meludah jijik melihat Dira yang tersenyum seraya bertepuk tangan.
"Terima kasih tante pujiannya, dan inilah akibatnya karena kalian sudah berani mempermalukan ku.!! ucap Dira teriak.
"Hahaha, dua wanita miskin yang beruntung, bisa mendapatkan pria kaya, dengan wajah polos dan munafik, dan kau.!! kau wanita sialan yang sudah berani mempermalukan ku, kali ini aku tidak akan melepaskan mu, wanita br*****k.!!ucap Dira menunjuk Atika yang meronta dalam genggaman preman bayaran itu.
Atika yang geram mendengar ucapan Dira yang menghinanya dan Mony mertuanya itu, menggigit tangan preman yang menentangnya kuat, hingga preman itu meringis sakit dan reflek melepaskan pegangannya pada Atika.
Atika yang mendapat kesempatan, melihat preman itu mengibaskan tangannya yang terluka akibat gigitan Atika, dengan langkah cepat Atika pun berlari kencang ke arah Dira yang berdiri tidak terllau jauh dari mereka, dan..
Braakk..!!
Atika menerjang Dira, lalu membekuk Dira sebagai sanderanya juga, dengan begitu Atika bisa melakukan barter pada preman yang menyandera mertuanya juga.
"Jangan mengira mudah berhadapan denganku, kau tidak tahu wanita miskin yang kau sebut ini, "bukan wanita lemah" , ucap Atik menarik rambut Dira dan menyeretnya berdiri di hadapan preman dan Mony mertuanya.
__ADS_1
"Lepas..!! teriak Dira memberontak, merasakan sakit di kulit kepalanya, rambutnya sudah acak-acakan, akibat tarikan kasar di rambutnya yang di buat Atika.
"Tidak semudah itu sialan.!! kau kira aku takut denganmu, apa lagi menggunakan preman tak bermutu seperti mereka?? hanya dengan gigitan saja ia sudah kesakitan, bagia mana kalau pistol yang menembus kepala mereka, ucap Atika membuat para preman itu menelan ludahnya kasar.
"Bawa wanita tua itu, dan kurung dia.!! ucap Dira sengaja mengelabui Atika.
Namun saat preman bayaran itu menarik Felix paksa tiba-tiba, suara keras dari pintu gudang itu di dobrak dan beberapa pria berjas hitam langsung mengarahkan senjatanya pada ke dua preman itu, dan Felix langsung tersenyum hangat saat melihat laki-laki yang berjalan masuk ke dalam gudang tersebut, siapa lagi kalau bukan suami tampannya itu.
"Beraninya kau menyentuh istriku.!! ucap Aliando murka, membuat preman bayaran yang menyekap Felix langsung melepaskan tangannya dari lengan Felix.
Para pengawal yang siaga langsung membekuk dua preman bayaran itu dan juga Dira yang masih dalam genggaman Atika.
"Bukankah kau wanita yang pernah menjebak putraku?? ucap Aliando dingin, menatap tajam pada Dira yang sudah gemetaran.
"Dad, bisa tidak wanita ini bagian ku saja, ucap Atika masih belum puas, ingin menghajar Dira dengan caranya sendiri.
"Kau tak perlu mengotori tanganmu nak, biar itu jadi tugas para pengawal, dan sebaiknya kita pulang, karena suami mu sangat menghawatirkan keadaanmu dan momy, ucap Aliando membuat Atika terkejut suaminya mengetahui kejadian ini.
"Siapa yang memberitahukannya dad?? tanya Atika resah.
"Sekecil apa pun masalah yang ada padamu juga momy, tidak akan bisa kita sembunyikan darinya, tanpa di beritahu pun, Rafa akan tahu, karena dia punya banyak mata dan telinga, ucap Aliando membuat Atika paham.
Dira dan ke dua preman bayaran itu pun di seret keluar dari gudang itu, dan akan di bawa ke markas sesuai perintah Aliando.
Atika dan Felix pun pulang bersama Aliando, menghubungi Rafa agar tidak hawatir di luar kota, ia tahu putranya itu sangat geram saat ini, dan Aliando yakin, Rafa tidak akan mengampuni orang yang sudah berani mengusiknya dan menyakiti dua wanita hebat dalam hidupnya.
Next.
Jangan lupa jejaknya ya Guys.
__ADS_1
Salam Arthor.