Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 103


__ADS_3

Saat ini felix sedang di dorong seorang perawat dengan kursi roda yang akan menuju ruang operasi.


felix harus menjalani operasi pencangkokan sumsum tulang belakang.


Ada sedikit rasa takut menyelimuti hatinya, namun saat ia melihat suami dan putranya Rafa dan keluarganya tepat di depan pintu ruang operasi dia menepis rasa takut itu.


Sayang,,,, ucap ando mendekat pada istrinya, dan memberikan Rafa sebentar untuk ia peluk.


Jangan cemas,,, kata felix sembari menerima anaknya dan mencium buah hatinya itu.


Aku hanya hawatir sayang,, ucap ando yang terlihat sangat cemas.


Kamu harus percaya sayang aku akan baik baik saja, dan jaga anak kita selama aku menjalani operasi ini.


Itu pasti sayang,, kata ando mencium kening istrinya lembut, dan mengambil anaknya Rafa pada gendongan istrinya.


Kamu yang kuat ya sayang,, kata maminya memeluk felix sayang.


Iya mih doakan felix juga.


Putri papi sangat kuat,, papi yakin putri papi ini bisa melewati semua, ucap widodo mengusap kepala felix lembut.


Terimakasih pih,,, kalian selalu ada buat felix, ucapnya dengan mata yang sudah berkaca kaca.


Jangan bersedih sayang,,, kita adalah keluarga, dan tetaplah berjuang kami menunggumu sayang, ucap maminya yang sudah menangis.


Sudah,,,! jangan membuat menantu papi sedih lagi, kata widodo agar tak semakin larut dalam suasana haru.


Semangatlah nak, kami semua menyanyangimu, ucap widodo mantap.


Felix pun tersenyum bahagia, betapa ia tak menyangka mendapat mertua yang menganggapnya seperti putri kandungnya sendiri, dan ia sangat bersyukur.


Sayang,,, panggil ando lagi.


Ingat aku dan Rafa menunggumu, berjuanglah demi aku dan anak kita, kau harus kembali denganku dan anak kita, kata ando memeluk istrinya erat.


Aku berjanji sayang,, jaga Rafa untukku ya, kata felix dengan senyumnya.


Ando pun mengangguk menanggapi perkataan istrinya itu.


Baikalah tuan dan nyonya saya akan membawa nona felix masuk, kami permisi, ucap perawat itu sopan dan mendorong kursi roda felix masuk ke ruang operasi.


*****************

__ADS_1


3 jam lamanya mereka masih menunggu di depan ruang operasi, takut hawatir bercampur aduk dirasakan mereka.


Tak bisa di pungkiri siapa pun itu pasti merasakan hal tersebut, bila seseorang yang sangat berharga dalam hidupnya sedang berjuang dengan hidup dan mati.


Maminya ando yang tak menunggu operasi felix sampai selesai karena harus membawa Rafa cucunya pulang karena tak mungkin cucunya ikut berada disana.


Lebih dari 3 jam akhirnya dokter kevin keluar dari ruang operasi itu, ando yang melihat kevin pun berjalan cepat dan ingin tahu bagaiman keadaan istrinya.


Bagaiman vin dengan istriku.???


Kevin pun melihat ando dan masih diam tak menjawab.


Vin,,, bagaimana keadaan istriku.!! ucap ando lagi dengan suara sedikit tinggi dengan rasa takut menyelimutinya.


Dokter kevin yang melihat kecemasan pada sahabatnya itu pun tersenyum dan masih diam.


Kenapa kau malah senyum ngak jelas,!! aku tanya bagaimana dengan istriku.!! ucap ando yang sudah tak sabar dan kesal dengan sikap kevin yang diam dan hanya tersenyum.


Berhasil,,, jawab dokter kevin singkat.


Ando yang tak mencerna kalimat yang keluar dari mulut dokter pun semakin geram.


Apanya yang berhasil,, bicara yang jelas vin, jangan menakutiku.! kata ando lagi sangat kesal.


M,,maksudmu operasinya berhasil vin.?? tanya ando sedikit terbata dan suara gemetarnya.


Yah,,, operasinya berhasil dan istrimu sungguh luar biasa, dan dia tak ingin meninggalkan suami cengeng seperti lo.!! kata dokter kevin yang sengaja mengejek ando dan bercanda.


Ando tak menghiraukan ejekan kevin, ia memeluk kevin dengan erat dan sangat berterimakasih.


Makasih vin,, gue takut banget tadi, kata ando di sela tangis bahagianya dalam pelukan dokter kevin.


Dokter kevin pun tersenyum dan melepaskan pelukannya menatap wajah ando serius.


Setelah ini bahagiakanlah istrimu, yang sudah banyak berkorban, dan jadilah suami yang selalu ada untuknya dan buat istrimu lupa dengan hari hari yang membuatnya sakit dan menderita, dan kau bisa kan melakukan itu, kata dokter kevin tegas dan karena dia tahu sebelumnya ando pernah menyakiti felix dan tak belaku baik pada istrinya dulu.


Iya vin,,, aku akan ingat semua nasehatmu ini, kata ando yang menghapus air matanya dan memeluk papinya bahagia dan menangis haru.


Pih,,, aku sangat senang karena felix menantu papi berjuang untukku dan anak kami pih,, kata ando dalam pelukan papinya.


Sudah,,,!! kau ini seperti bukan seorang pria saja, sangat cengeng.! kata papinya mengejek.


Biarin,,,! ucap ando menghapus air matanya dan tertunduk malu karena ejekan papinya.

__ADS_1


kevin pun tertawa karena ia juga selalu mengatakan hal yang sama pada ando.


Apa aku boleh melihatnya vin, tanya ando yang tak sabaran ingin melihat istrinya.


Nanti setelah istrimu di pindahkan,,! udah kangen aja lo.! kata dokter kevin meledek ando.


Sialan lo,,.! ngeledek gue terus.


Tapi ingat,,, setelah felix sadar dia masih menjalani terapi lagi, untuk pemulihan, dan tak boleh lelah dan stres, kata dokter kevin mengingatkan.


Ando pun mengangguk menanggapi perkataan kevin barusan.


Kalau begitu aku permisi dulu, sangat lelah dan istirahat sejenak, untuk mengontrol keadaannya,aku sudah menunjuk seorang dokter kepercayaanku dan dia akan selalu stanby untuk memantau, kata dokter kevin sebelum pergi.


Terimakasih vin, aku tak tahu cara apa aku membalas semua yang telah lo buat untuk gue juga istriku,kata ando yang sangat sunggkan.


Ouhh,,, jadi kau mau membalasnya ya.?? kata kevin yang tak suka dengan ucapan sahabatnya itu.


Bukan begitu vin,,, gue ngak enak aja sama lo, bahkan lo rela ninggalin tugas lo di singapura demi gue dan istriku dan gue udah buat lo repot juga kan.


kalau lo masih ngomong gitu, berarti lo anggap gue orang lain bukan sahabat lo.!! kata dokter kevin sedikit kesal.


Maaf vin,,, kalau lo jadi marah soal ini, gue hanya...


Sahabat itu sudah seperti keluarga bagi gue, kalau lo ngak ngerasa gue dari bagian hidup lo, terserah.!! kata dokter kevin yang tak suka ando bicara seperti orang lain menurutnya.


Ando pun memeluk kevin reflek, dia bahagia punya sahabat yang tidak menganggap hanya sebuah hubungan teman saja, namun menganggap lebih dari yang ia bayangkan.


Gue bangga vin punya sahabat kayak lo,, dan maaf kalau kata kataku tadi tak baik untuk perasaanmu.


Gitu dong.!! biar lo pria cengeng gue juga bangga kok, kata dokter kevin yang masih selalu mengatakan ando cengeng.


Biarlah lo ngejek gue cengeng, yang pasti air mata gue itu ngak sia sia untuk wanita hebat dalam hidupku.


Waaaahh,,, ternyata setelah banyak melewati hal berat,, lo bisa bijak juga ya.!


Iyalah..!! dengan gaya sok coolnya.


Songong lo.!!! kata kevin sembari menepuk jidat ando dan pergi meninggalkan ando dan papinya disana.


Up lagi gaes, dukung terus ya gaes.


Thanks.

__ADS_1


__ADS_2