
Pagi ini Ando sudah siap dengan pakaian kantornya, ia tak mau lagi terpuruk seperti yang papinya katakan,, ia harus lebih semangat, dan terus berusaha menemukan felix.
Sesampainya Ando di kantor, Rico pun sangat bahagia melihat kedatangan Ando yang tampak lebih semangat, namun sikap dinginya masih saja terlihat jelas.
Kenapa kamu senyum senyum begitu gak jelas, ada apa?? atau kamu lagi kesambet ya.!!
Aku hanya bahagia melihatmu,, dan aku hanya gak nyangka saja masa seorang Ando Pratama Widodo seorang pewaris tunggal Widodo bisa selemah itu karena seorang wanita,, huhhh,, cemen lo.!!!
Sekali lagi kamu ngomong jangan harap kau bisa bernafas bebas lagi,, Sialaannn,, apa begini caramu menyambut kedatanganku hahhh!!! tahunya hanya mengejekku saja,, dari pada sepertimu, jangankan punya pacar,, berbicara dengan wanita saja kau sudah mau pipis celana,, Cihh tampang lo aja yang gagah,, menghadapi wanita saja kau tak punya nyali,, wleeekkkk, Ando tak mau kalah mengejek dan menggoda Rico, karena memang beginilah sifat kedua mahluk ini bila sudah bercanda tak ada yang mau ngalah.
Sialaann kau Ndo,, jangan asal bicara ntar ada yang dengar aku jadi gak punya muka didepan kariawan yang lain,, ngomong gak lihat tempat lo.!!
Siapa yang mulai diluan hem???
Akhh,, sudahlah,, gimana?? apa rencanamu sekarang?? ucap Rico menatap Ando yang sudah duduk di kursi kebesarannya itu.
Tetaplah cari tahu felix, dan aku juga akan berusaha agar bisa menemukannya!!
__ADS_1
hmm,, baiklah,, tapi kau harus janji,, jangan betingkah seperti yang sudah lalu,, berpikirlah optimis,, aku yakin saat ini Tuhan hanya menguji kesabaranmu, dan jangan terlalu larut dengan pikiran putus asa Ndo,, kau akan menemukannya.
Makasi Co,, lo selalu ada buat gue.!!
Memang harus seperti itu, dan jangan berlebihan,, ya sudah aku ke ruanganku dulu, dan hari ini ada rapat penting nanti pukul 10:00, aku akan persiapkan berkasnya,, kalau ada yang kau perlukan lagi panggil saja aku.
Ok,, makasih Co
Seperti yang dikatakan Rico jadwal rapat penting pukul 10:00, Ando pun memasuki ruang rapat,, terlihat Ando cukup tegas dan sangat dingin saat menatap seluruh kariawan sesiai devisinya masing masing,, selama Ando memimpin rapat, tiba tiba saja Ando menghayalkan salah seorang kariawan yang duduk menatap Ando intens, Ando berhalusinasi bahwa kariawan tersebut adalah felix, mungkin karena terlalu memikirlan felix, Ando jadi berhalu tentang felix, yang dimana kariawan tersebut, sangat mengingatkan Ando pada felix dengan cara felix mengikat rambutnya,,
Seluruh kariawan pun bingung melihat sikap Ando yang tiba tiba menatap kariawan begitu tajam, seolah olah kariawan tersebut merasa ada kesalahan besar yang di perbuatnya,, dan kariawan yang lain pun jadi ikut merasa takut dan tegang dengan keadaan Ando yang mendadak seram saat itu.
Ehemmm,, Maaf pak anda baik baik saja kan??
Sontak Ando menatap Rico, dan gugup sendiri yang kedapatan berhalusinasi, dan lebih konyolnya dihadapan seluruh kariawan kantor.
Ando yang sudah kepalang malu pun, menyuruh Rico melanjutkan rapat tersebut, dan pergi meninggalkan ruangan rapat dan masuk kedalam ruangannya.
__ADS_1
Siall,, sialllll,, kenapa aku bisa berbuat sebodoh tadi, dan pasti semua kariawan menilai aku sudah tidak waras,, akhhhhh,, teriak histeris dan memukul meja kerjanya berkali kali,, bodoh,, bodohh,,!!! aku seperti sudah tidak waras,, menghela nafasnya panjang dan membuangnya kasar,, Felix,, dimana sebenarnya kamu,, apa kau tahu aku bahkan seperti orang gila karena kehilanganmu,, kalau begini terus aku bisa gila,, Tuhan beri aku petunjuk agar bisa menemukannya.
Setelah Rico membubarkan rapat, dia menyusul Ando keruangannya.
Apa yang kau lakukan Ndo,, bisa bisanya kau bengong dihadapan semua kariawan,,??
Dan apa itu tadi, jangan bilang kau melihat kariawan wanita itu Felix,, Cih kau sudah seperti tidak punya akal sehat saja, bahkan para kariawan pasti mengira kau sudah tidak waras tadi.!!!
Aggghhhkhhh,, aku juga gak tahu Ric, tiba tiba saja aku seperti melihat felix saat melihat kariawan wanita itu, akhhh membayangkannya kembali aku jadi ngeri, aku bisa bertingkah bodoh karena terlalu memikirkan felix.
Sudahlah,, lupakan itu, gue laper,, membahas soal itu gak buat laper gue sembuh.!!
Lo mau makan diluar atau kita pesan kesini aja??
Pesan aja Ric,, gue malu melintasi kariawan karena ulah bodoh gue tadi.!!
Rico yang mendengar Ando mengatakan itu pun, tertawa terbahak bahak, hingga membuat Ando semakin kesal dan menatap Rico dengan tatapan membunuh..!!!!
__ADS_1
Laaaaaannnjjjjjuuuuuttttttttt