Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 14


__ADS_3

Pagi harinya felix sudah terbiasa bangun pagi pukul 04:00,,, dia pun bergegas ke kamar mandi untuk membasuh wajahnya agar kantuknya hilang


Setelah dia berbenah dan membersihkan karpet tempat tidurnya itu, felix pun bergegas untuk membersihkan seluruh apartemen ini.


pukul 06:00 ando sudah turun dan rapi dengan pakaian kantornya,, dia pun turun dan melihat seluruh sudut apartemen ini sudah bersih dan rapi, dia juga melihat felix yang lagi sibuk membersihkan kamar mandi yang ada di bawah, tapi ando tak perduli sama sekali, namun dalam hatinya berkata.


"Itu belum seberapa lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu selanjutnya, sambil tersenyum sinis.


Karena felix melihat ando yang sudah turun dan akan pergi kekantor, dia pun menghampiri dan menyapa ando.


"Selamat pagi tuan,, apa tuan mau minum kopi.??


" Jangan kau kira aku akan sudi meminum kopi buatan mu,, cihh.!! bahkan melihat wajahmu saja aku jijik, apa lagi meminum kopi dengan tangan kotor mu itu.!!! tapi felix tak menanggapi ucapannya itu, karena menurutnya manusia yang dihadapannya itu manusia batu yang tidak punya perasaan dan hanya tahu menghina saja,, dan tak mau ribut dengan manusia batu ini.


"Maaf tuan,, apa boleh saya bekerja.??


"Lakukan sesukamu, siapa perduli kau mau kerja atau tidak, bukan urusan saya.!!

__ADS_1


"Baiklah tuan,, terima kasih"


Ando tak menggubris ucapan felix, malah berlalu menuju mobilnya di parkiran apartemennya itu.


Setelah kepergian ando, felix pun bersiap untuk pergi bekerja juga.


Namun karena masih banyak waktu felix singgah sebentar di taman, karena ia merasa sesak dan sangat sedih memikirkan nasib hidupnya saat ini.


Di Taman itu felix merenung,, kenapa nasibnya seburuk ini, apa kesalahan ku hingga tuan muda ando begitu membenciku,, dan tak terasa air matanya pun jatuh juga, karena dia tak habis pikir kenapa dia bisa terjerumus dengan nasib yang begitu buruk ini


Merasa cukup lama sudah felix berada di taman itu, dia pun merapikan penampilannya karena sudah acak acakan akibat menangis dan bergegas untuk berangkat ke kafe, tempat dia bekerja.


Sementara ando yang sudah sampai di apartemen mendapati apartemen itu masih kosong.


"Cih.!! ternyata gadis miskin itu belum pulang juga,, kau sudah mulai berani rupanya gadis bodoh.!!!


Pukul 22: 15,, felix tiba di apartemen,, sedangkan ando yang sedari tadi geram dan kesal hanya mengumpat gadis tersebut, "dasar gadis bre***k,, kau kira apartemen ini punya nenek moyangmu, hingga sesuka hatimu pulang semau jidatmu.!!

__ADS_1


Akhirnya felix pun tiba di apartemen dan felix yang merasa seperti mau diterkam singa lapar, tidak memperdulikan atau menyapa ando, karena percuma menirutnya, yang ada dia hanya mau mengejek dan menghina saja,.


tapi percuma juga cuek ternyata yang di cuekin malah semakin geram karena sikap felix itu.


"Wah,, wahh,, sepertinya kau sudah menganggap dirimu itu nyonya dirumah ini ya, hingga sesuka hatimu pulang jam berapa pun yang kau mau, apa kau sedang menjajalkan dirimu tadi di luar sana agar bisa menguasai harta mereka, karena kau tak mendapatkannya dari keluargaku hahaaha, tertawa mengejek.


"Saya hanya bekerja tuan, dan jangan pernah menilai saya dengan rendah seperti itu, karena saya bukan wanita murahan seperti yang tuan katakan itu.!!


"Cih, apa kau kira aku percaya hem.??


kau memang hanya gadis murahan yang akan menjebak pria kaya untuk menguasai hartanya saja, dengan modus lepolosanmu itu, tapi sayang saya tidak bodoh dengan gadis sepertimu"


"Terserahh anda mau bilang apa tuan, tapi saya tidak seperti apa yang ada pikirkan, selamat malam,, dan berlalu ke ruangannya itu"


"Heiii gadis bodoh saya lagi bicara denganmu, dasar tidak punya sopan santun..!!! berteriak karena felix pergi dan langsung menutup pintu ruangan itu"


Didalam felix menangis sejadi jadinya,, mengapa ando bisa bisanya mengatakan kalau ia sedang menjual diri di luar sana,, dia merasakan sakit bagai ditusuk jarum dadanya sesak mengingat ando mengatakan hal tersebut,, karena lelah dan ditambah dengan menangis felix pun terlelap dilantai tanpa alas karpet.

__ADS_1


Lanjut teruss bacanya ya gaeesss


__ADS_2