Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 100


__ADS_3

Kevin yang sudah selesai memeriksa keadaan felix, berjalan menuju ando dan keluarganya yang masih tetap sabar menunggu.


Bagaimana vin keadaan menantuku.?? tanya Widodo tak sabaran.


Felix sudah melewati masa kritisnya, dan sebentar lagi ia akan di pindahkan keruang VIP, dan untuk sementara kita masih memantau perkembangannya, dan untuk masalah penyakitnya, kita akan melakukan setelah felix pulih total selama 3 bulan penuh, barulah kita akan lakukan tindakan,sahut dokter kevin serius.


Mami papi serta ando pun tak henti henti mengucap syukur pada Tuhan atas segala kemurahan yang mereka kecap saat ini.


Dan saya sarankan untuk anakmu Ndo, agar tak memberi asi dari ibunya, karena tidak baik baginya akibat penyakit yang di derita felix, dan ku harap kau mengerti soal ini, ucap dokter kevin sebenarnya tak tega, namun demi kelangsungan kesehatan felix dan kesehatan bayi mereka sangat tidak baik untuk keduanya.


Lagi dan lagi ando merasakan sesak dan sakit, bahkan anaknya tidak mendapat asi dari istrinya, namun ando tetap bisa menerima kenyataan, meskipun ia tak tega, demi anak dan istrinya ia mencoba bisa menerima semua kenyataan.


Baiklah,,,, aku mengerti vin.! sahut ando.


Dokter kevin pun merangkul ando, sebagai sahabat sebenarnya ia turut sedih dengan situasi yang di alami ando, namun ia tak bisa berbuat banyak.


Kamu yang kuat ya,, dan selamat lo udah jadi daddy sekarang, jadi jangan cengeng ucap kevin sedikit bercanda mencairkan suasana yang sedikit tegang itu.


Sialan lo,,! Menepuk jidat dokter kevin, karena ando kesal dengan ucapannya, namun ia sangat bahagia karena dokter kevin selalu bisa membuat dia tersenyum walaupun sesaat, dan sedikit merilekskan pikirannya.


Hahaaaaa,,, dokter kevin terbahak saat melihat wajah kesal ando, dan ia puas bisa selalu mengoda ando, walau terkadang ando membalasnya.


Mami dan papinya ando pun turut tersenyum melihat tingkah mereka, yang layak seperti anak keci itu.


**************


Ando pun menemui istrinya keruang VIP tempat istrinya di rawat.


Ando menatap lekat wajah pucat felix, dan mencium keningnya serta mengenggam erat jemari felix.


Perasaan campur aduk itu pun tak bisa di tepis olehnya, air matanya menetes, tak bisa ia bayangkan kalau istrinya meninggalkannya dan putra mereka.


Sayang,,,,apa kau tahu.? anak kita sangat tampan.!, ia mencoba bicara pada istrinya meski tak akan mendapat jawaban namun ia ingin mencurahkan semua isi hatinya di depan istrinya yang terbaring lemah saat ini.


Cepatlah bangun sayang,,,, aku dan anak kita merindukanmu.! begitu juga mami papi serta Fero dan Faro.!


Kau tahu sayang,,, aku sangat takut,,! ucap ando dengan suara serak dan air matanya mengalir deras.


Aku takut kehilanganmu.!! aku tak akan bisa sayang hidup tanpamu juga anak kita.! jadi jangan pernah berpikir meninggalkan kami,,hiks,,hiks,,hiksss.

__ADS_1


Bertahanlah sayang demi aku dan anak kita.!! aku tahu kamu wanita kuat dan maaf untuk waktu yang pernah menyakitimu,, aku menyesal sayang,, aku bersumpah akan membuatmu bahagia, setelah masa sulit ini berlalu, kita akan hidup bersama dan bahagia dengan keluarga kecil kita,dan aku tak akan membuatmu mengalami penderitaan lagi yang ada hanya kebahagiaan, jadi cepatlah bangun sayang aku merindukanmu,! perhatianmu, kasih sayangmu, juga cintamu yang sangat besar itu.!! ucap ando sembari mengelus wajah pucat felix dengan air mata yang mengalir deras.


Karena lelah menangis dan larut dalam pikiran lelahnya, ando pun tertidur dalam posisi duduk di samping ranjang felix dengan kepala tertumpu pada sisi ranjang dan mengenggam erat tangan felix.


Dan saat ini rico menuju rumah sakit membawa pakaian juga makanan untuk ando.


Saat memasuki ruang VIP,, rico melihat ando yang tertidur di samping ranjang felix.


Perasaan iba dan haru dirasakan rico,, karena selama bersama ando bertahun tahun, baru kali ini dia melihat ando yang rapuh dan sangat terpukul dengan semua peristiwa saat ini.


Rico pun menyentuh punggung ando mencoba membangunkan, agar membersihkan tubuhnya yang terlihat tak terurus serta rambut yang acak acakan seperti dunianya hilang sekejap dalam kemelut yang di jalani sahabatnya itu.


Ndo,,, bangun.!


Ando yang merasakan punggungnya di tepuk pun, mengangkat kepalanya dan melihat sekelilinya dan mengira istrinya sadar dan berharap istrinya yang melakukan hal tadi, namun harapan itu sirna dan terlukis kemurungan di wajahnya saat melihat ternyata rico yang sudah membangunkannya tadi.


Lo yang sabar ya Ndo.! kita semua berharap yang terbaik untuk nona felix,ucap rico saat melihat wajah murung ando yang menyadari berharap istrinya sadar, dan rico memahami itu.


Makasih Ric,, ucapnya singkat dan kembali melihat wajah istrinya yang masih setia dengan tidur panjangnya.


Rico yang paham pun tak ingin ando terlalu berlarut dan harus sabar, mencoba bicara menyuruh ando untuk membersihkan dirinya.


Nanti aja ric.!!


Lo ngak boleh gitu Ndo.! Lo harus ingat ada anak lo juga yang butuh lo perhatiin, dan lo ngak mau kan nona felix sedih kalau lo mengabaikan anak kalian, ucap rico lagi tetap mencoba setenang mungkin.


Ando yang mengingat anaknya pun dan mencerna apa yang di katakan rico pun mulai sadar akan sikapnya yang hampir melupakan buah hatinya.


Baiklah,,, gue mandi dulu dan jaga disini, setelah itu gue mau lihat anak gue, ucap ando terlihat semangat karena mengingat sosok mungil itu.


Ok,, tapi lo harus makan dulu, gue bawain makanan juga tadi, lanjut rico mengingatkan.


Baiklah,, dan makasih ric, lo selalu ada buat gue, ucap rico yang sangat beruntung di kelilingi sahabat dan juga orang orang baik.


Udah..!!! entar aja lo basa basinya,, ucap rico si somplak,, sekarang mandi gih,, lo ngak nyadar apa kalo lo itu bauk amat, ucap rico lagi menutup hidungnya.


Ando yang mendengar pun melotot,, Sialan lo,, ngatain gue bau, lo yang bau comberan,, huh.!! sembari menepuk jidat rico dan berlari menuju kamar mandi.


Awas lo ya,, ntar gue bales lo.!! sedikit teriak takut menganggu felix.

__ADS_1


Dan setelah ando mandi, rico pun menatap nona mudanya itu.


Nona,, sungguh anda seorang manusia berhati malaikat, pengorbanan nona sangat besar buat tuan muda.!


Apa nona tahu, tuan muda sangat takut waktu itu, bahkan saya sendiri tak menyangka ternyata cinta tuan muda sangat besar buat anda nona.!


Jadi cepatlah bangun,, dan jangan buat tuan muda sombong itu gila karena anda, anda ngak tahu aja kalau suami anda itu kumat, bisa bisa semua orang di telannya hidup hidup, dan asal nona tau yah,,, suami anda itu terkadang sedikit sinting bila menyangkut tentang nona, ucap rico santai dengan gerakan yang di praktekkannya sambil bicara pada felix yang terbaring, dan karena asik cerita rico tak menyadari kalau ando sudah dari tadi berdiri di belakangnya dan mendengar semua ocehannya yang tak jelas pada istrinya.


Saat rico mencium aroma khas shampoo, rico membalikkan badannya dan melihat ternyata ando sudah siap siaga menerjangnya dengan wajah geram karena mengatainya gila dan sinting.


Rico yang tertangkap basah pun,, mundur selangkah, dan mengaruk kepalanya yang tak gatal serta cengengesan karena sudah tertangkap.


Lo bilang apa tadi tentang gue.!! tanya ando dan melangkah perlahan sembari menghembuskan kepalan tangannya.


Sory,,sory bos.!!


Gue hilap.! ucap rico dengan wajah memelas dan masih berjalan mundur serta kedua tangannya diangkat ke atas.


Oohhh,, jadi lo hilap..?? ucap ando lagi yang semakin dekat.


Hilap lo bilang dengan mengatain gue gila dan sinting.!! dan apa tadi lo bilang kalau gue kumat.!!


Tapi sepertinya gue harus nunjukkin ke lo, gimana orang gila dan sinting itu kalau kumat iya kan,, tersenyum menyeringai.


Ampun bos,,, gue cuma ingin cerita aja tadi,, harap harap dengan cerita gue nona sadar karena tak terima suaminya di katain begitu, ucap rico beralasan.


Alasaaann lo.!! ucap ando yang melayangkan tinjunya pada rico.


Namun belum sempat mengenai perut rico, mereka di kejutkan suara lemah yang manggil namanya.


Yah,,,, felix sadar dari tidur panjangnya,, dan ando pun berlari mendekati menuju ranjang felix mastikan keadaan istrinya.


Selamat,,,, selamat,,, ucap rico mengelus dadanya karena tak jadi mendapat pukulan dari bos gilanya itu, huhhh..!!


Up lagi ya gaes


Tetap dukung ya gaes


Thanks.

__ADS_1


__ADS_2