Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
Pak Tua.!!


__ADS_3

Aliando terbelalak kaget, mendengar suara putranya yang tiba-tiba datang dari arah belakangnya.


"Sedang apa dady di sini?? Rafa menatap tajam dady nya, bahkan emosinya sudah tersulut, apa lagi melihat wanita yang berpenampilan sexy itu, membuat Rafa mual.


" Jangan berpikiran buruk pada dady, ucap Aliando tak tahan melihat tatapan tajam dari putranya itu.


" Bisa dady jelaskan.!! ucap Rafa yang tak ingin lagi berbasa-basi dan berbelit-belit dan masih menatap dady nya tajam.


"Dady sebenarnya datang untuk menemuimu, dan juga ingin melihat keadaan pabrik dan karena momy juga yang menyuruh dady ke sini, sekaligus menemui wanita rubah ini, yang selalu meneror momy mu, ucap Aliando menjelaskan, dan tak ingin berbohong pada putranya, karena itu percuma, putranya bisa mengetahui apa pun dengan ke ahliannya.


Rafa yang mendengar momy nya di teror wanita tak jelas, mengepalkan tangannya geram melihat wanita yang sudah berani mengusik momy nya, apa lagi berencana merebut dady nya, sungguh wanita ini tidak tahu berhadapan dengan siapa batin Rafa, menatap tajam wanita rubah itu.


" Apa yang kau lihat.!! ucap wanita itu tak suka dengan tatapan Rafa yang tajam padanya.


"Cih, kau tidak akan bisa sebanding dengan momy ku.!! ucap Rafa bedecih jijik menatap Wanita itu.


" Aku bahkan lebih baik dari wanita miskin seperti ibumu mantan penjaga lampu merah itu, ucap wanita itu merendahkan Felix.


Rafa yang mendengar momy nya di rendahkan, mengepalkan tangannya, tanpa berpikir dua kali Rafa pun menampar wanita itu, dengan emosi Rafa yang meluap.


Plaaakkkk.!!


"Momy ku memang wanita miskin, tapi dia lebih suci dari pada kau hanya wanita murahan dan hanya punya pikiran merebut suami orang, ucap Rafa dengan nafas yang sudah memburu.


Aliando yang melihat Rafa hendak menampar wanita itu lagi, menarik Rafa kuat agar menjauh dari wanita yang bernama Anita itu, wanita yang dari dulu selalu tergila-gila pada Aliando, dan tak pernah mendapatkan balas cintanya.


" Aku tidak akan melupakan penghinaan ini.!! dan aku bersumpah akan menghancurkan kalian yang sudah melakukan ini padaku.!! ucap Anita berteriak marah, tak terima Rafa telah menamparnya di depan orang banyak.


"Dengan senang hati, aku menunggunya, dan ku pastikan kau akan menyesal telah menghina momy dan berurusan denganku, ucap Rafa yang berontak dalam genggaman dady nya, ingin menghajar wanita itu sampai puas.

__ADS_1


Anita pun pergi dengan kesal dan malu, padahal rencananya Anita akan menjebak Aliando, sengaja mengajak bertemu di hotel, dan menjadikan Aliando miliknya seutuhnya, tapi rencana tinggallah rencana, yang ada hanya rasa malu yang di dapatkan Anita.


Rafa pun menepis tangan dady nya yang mengenggam erat lengannya, berjalan menuju kamarnya, dan di ikuti Aliando dari belakang.


Rafa duduk di sofa, menarik nafas kasar, pikirannya kacau saat ini.


Perasaannya pada Atika yang masih bimbang, di tambah lagi masalah dady nya yang bertemu dengan wanita rubah, bahkan menghina momy nya, membuat Rafa pusing dan frustasi


Aliando pun duduk di sofa yang sama dengan Rafa, ia juga geram pada Anita yang menghina istrinya tadi, tapi mulut kotor wanita itu sudah dapat ganjaran dari putranya tadi, dan tentu hal itu membuat Aliando puas, meski ia sempat melarang Rafa yang ingin memukul Anita lagi.


"Bereskan wanita itu dad, Rafa tidak akan memaafkan dady kalau momy di sentuh wanita rubah itu, ucap Rafa telak, membuat Aliando menelan ludahnya kasar, ucapan Rafa sama persis dengan ucapan istrinya, bahkan Aliando nekat menemui Anita bermaksud memberi Anita peringatan karena Felix yang di teror membuat Aliando tidur di kamr tamu beberapa hari ini.


" Tentu dady akan melakukannya, apa kau kira dady tahan tidur di kamar tamu dengab bantal guling mati itu.!! ucap Aliando sarkas, membuat Rafa memutar bola matanya malas, namun Rafa tersenyum mengejek karena dady nya ternyata mendapatkan hukuman dari momy nya.


Aliando yang tahu Rafa mengejeknya, kesal menendang kaki Rafa sedikit kuat.


"Jangan mengejek dady, harusnya kau membujuk momy untuk maafkan dady, ucap Aliando memelas.


"Bisa tidak jangan membuat dady semakin takut?? ucap Aliando yang juga takut, membayangkan istrinya yang mengusirnya dari mansion, hingga berakhir di hotel yang sama dengan putranya.


Rafa pun menyipitkan matanya, menatap dady nya, seolah tahu dady nya menyembunyikan sesuatu darinya.


" Apa.! ucap Aliando yang menatap Rafa seperti maksanya untuk jujur.


"Jangan bilang dady di usir momy dari mansion?? ucap Rafa menebak.


Aliando pun menunduk lesu, dan mengangguk lemah, tak ingin menyembunyikan dari putranya, nasibnya yang apes di usir dari mansion.


Rafa pun terbahak melihat dady nya yang lesu, sungguh sangat lucu bagi Rafa, melihat dady nya yang tak berkutik bila sudah berurusan dengan momy nya.

__ADS_1


" Tertawalah sepuasmu.!! saat kau nanti seperti dady, dady akan lebih puas mengejekmu nanti.


Rafa pun menutup mulutnya rapat, yang di katakan dady nya benar, bahkan belum sah jadi kekasih Atika, Rafa sudah begitu takut kalau Atika marah.


"Kenapa diam.? jangan bilang kau sama dengan dady, ucap Aliando menyelidik, melihat respon Rafa yang tidak menjawab ucapannya.


" Terus, kalau dady dan Rafa di sini, lalu siapa yang mengurus perusahaan di sana, ucap Rafa mengalihkan pembicaraan, dan Aliando paham akan itu, tak ingin terlalu mencampuri urusan perasaan putranya.


'Siapa lagai kalau bukan "Pak Tua", momy mu selalu mengandalkan " Pak tua" itu sebagai senjatanya, ucap Aliando kesal, dan Rafa hanya terkekeh mendengar kekesalan dady nya.


"Itu karena Grandpa, menyayangi momy dad, ucap Rafa yang juga salut pada momy nya, yang bisa selalu manja pada Grandpa dan Grandma nya.


" Huh..!!! terkadang dady ingin sekali berteriak, dady seperti anak tiri, tapi dady sangat senang karena momy sangat menyayangi mereka seperti orang tuanya sendiri, ucap Aliando salut pada istrinya, dan Rafa pun mengangguk tersenyum.


"Dimana Dewa, tanya Aliando yang tidak melihat Dewa bersama mereka.


" Mungkin di kamarnya.


"Lalu apa keadaan pabrik sudah terkendali??


" Masih 75% dad, sahut Rafa berbohong, padahal sudah hampir kelar, namun karena perasaannya pada Atika, Rafa sengaja menunda kepulangannya, sebelum hubungannya dengan Atika jelas, dan ia akan pulang dengan perasaan lega.


Aliando hanya manggut-manggut mendengarkan, dan sesaat ia melihat ada yang di pikirkan putranya itu, dan tersenyum menyeringai.


Aliando berencana akan mencari tahu, siapa gadis yang sudah membuat putranya itu, enggan meninggalkan kota B ini, dab ini akan ia buat sebagai alat untuk melunakkan singa betina yang mengusirnya dari mansionnya, dan tentu akan membuat singa betina itu senang, tersenyum licik, memikirkan rencananya akan berhasil.


Next.


Jangan lupa jejaknya ya Guys.

__ADS_1


Salam Arthor.


__ADS_2