Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 37


__ADS_3

Ando yang semalan suntuk memikirkan felix dan gelisah dan dibarengi dengan rasa hawatir, memilih tak masuk kantor hari ini,, dia lebih memilih mencari keberadaan felix, dan tujuannya pagi ini dia akan kembali ketaman tempat dimana selalu berjualan, dan Ando sangat ingin tahu alasan dari felix pindah dari kontrakkannya.


Pukul 09:30 wib Ando pun pergi meninggalkan apartemennya, sebelumnya Ando sudah menghubungi Rico agar menghandle semua pekerjaannya dikantor.


Setibanya Ando di taman yang berada di ujung jalan S, Ando segera turun dari mobilnya dan berjalan menelusuri taman tersebut mencari sosok yang di harapkan.


Namun ternyata nasib tak berpihak padanya hari ini juga.


Ando yang sudah lelah pun memilih masuk kedalam mmobilnya dan dia tetap berdiam disana, dan menunggu sampai felix tiba, karena lelah dan berperang dengan pikirannya Ando pun tertidur di dalam mobilnya.


Tiga jam sudah Ando tertidur, dan fia pun terbangun karena seorang petugas taman tersebut mengetuk kaca mobilnya, Ando yang tersadar pun terkejut mendapati dirinya yang entah sedah berapa lama terlelap, Ando pun membuka kaca mobilnya dan menatap petugas taman tersebut.


Maaf,,, pak saya menganggu anda, saya hanya mau memberitahukan kalau mobil anda tidak sesuai ditempat parkiran dan sangat menganggu kenyamanan para pengunjung,, maaf kalau saya sudah lancang, ucap petugas taman sembari membungkuk hormat.

__ADS_1


Akhh,,, tidak,,tidak,, saya yang salah,, dan tidak tahu tempat untuk memarkirkan mobil saya, maaf karena saya sudah tidak mengikuti peraturan disini.


Baiklah pak,, saya permisi dulu.!!


Terima kasih,, ucap Ando.!


Sebelum Ando melajukan mobinya dari taman itu, sebentar ia melebarkan pandangannya dan mencari keberadaan felix, namun tetap Ando tak melihat keberadaan felix di taman itu.


Akhirnya Ando memutuskan pergi dari taman itu, dan merencanakan akan menyuruh Rico, mencari keberadaan felix menurutnya itu lebih baik.


Felix memang tidak lagi berjualan di taman yang berada di ujung jalan S, karena jarak rumah felix dengan taman itu cukup jauh, jadi felix berjualan di pinggir jalan dekat lampu merah, disanalah felix juga bergabung dan mendapatkan teman para pengamen jalanan.


Ando yang sudah tiba di apartemennya pun, lansung menghubungi Rico,,,

__ADS_1


Ada apa Ndo.???


Cari rahu keberadaan felix dan tempat tinggalnya sekarang, felix sudah pindah dari kontrakkannya, dan aku juga sudah mencoba mencari di taman tempat biasa dia bekerja, namun hasilnya nihil,, jadi aku harap kau secepatnya bisa menemukan felix.!!


Baiklah,, aku akan menyuruh orang secepatnya untuk mencari tahu.!


Baiklah,,, tut,, sambungan pun terputus sepihak.


Huhhh,, kebiasaan dasar seenaknya,,!! dulu aja kau sangat tak ingin melihat gadis itu, dan mengatainya sangat buruk, namun sekarang kau bahkan seperti kehilangan akal karena kehilangan jejaknya,, kalau sudah hati mulai berdebar dengan seseorang, terkadang kewarasan pun akan hilang, huftfff sungguh cinta sulit untuk di tebak, ucap Rico yang pusing sendiri karena mendapat tugas tambahan dimana ia sudah sangat lelah karena menghandle pekerjaan Ando seharian ini.


Sementara di apartemennya Ando,, melihat dan mengulang ulang membaca buku Diary felix, sesekali Ando menatap foto felix bersama keluarga lengkapnya itu, di foto itu terlihat begitu cantik dan sangat manis, yang Ando menebak usia felix pada saat itu 17 tahun, yang terlihat masih sangat muda.


Ando pun menutup Diary felix dan ia berbaring di tempat tidurnya sambil mendekap buku Diary itu, dan hingga terlelap karena lelah membaca dan berperang dengan pikirannya sendiri.

__ADS_1


Laaaaaaannnnjjjjuuuuttttttttttttt


__ADS_2