Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
Penyesalan Rafa


__ADS_3

Setelah Felix dan aliando membaca surat Atika, lalu aliando pun langsung pergi melihat CCTV


Di sana terlihat jelas, Atika keluar lewat taman belakang, pantas tak ada yang melihat kepergiannya.


Sementara Rafa, yang mendapat panggilan dari sang mommy, langsung meluncur, meski ia belum tahu apa yang terjadi, tapi saat mendengar mommy nya bicara sambil menangis, Rafa berpikir ada sesuatu terjadi, dan menebak pada istrinya.


Sesampainya Rafa di mansion, ia sedikit berlari masuk ke dalam, ingin secepatnya bertemu dengan mommy nya.


Saat tiba di ruang tamu, Rafa melihat mommy nya yang menangis pilu, dan ada juga daddy nya di sana, yang berusaha menenangkan sang mommy.


"Mom, Dad, ada apa ini, kenapa mommy menangis??


Bukan jawaban yang Rafa dapat, namun ia menerima selembar surat dari daddy nya, yang di ambil dari genggaman Felix.


Saat membaca surat yang di berikan daddy nya, tangan Rafa bergetar kuat, bahkan jantungnya berdebar hebat, bercampur sesak, merasa tak percaya, Rafa langsung pergi, naik keatas menuju kamarnya.


Dengan tergesa-gesa, rafa membuka pintu kamar, hingga menimbulkan suara cukup kuat, dan saat di dalam ia tak melihat keberadaan Atika di sana.


Kakinya terasa lemas, hingga tidak kuat menopang tubuh tegapnya, Rafa pun menyandarkan tubuhnya ke dinding kamarnya, hingga perlahan merosot dan terduduk lemah di sana.


Tak bisa ia tahan lagi, bahkan air matanya sudah bercucuran, menyadari kenyataan Atika sudah pergi meninggalkannya.


Menyesali terlalu mengikuti ego nya, hingga dirinya di rugikan sendiri, dan berharap akan kembali berbaikan dengan Atika, tapi malah yang tak di harapannya yang terjadi.


Felix dan aliando pun, menemui Rafa di kamarnya, dadanya sesak melihat putranya terpuruk dalam penyesalan, dan menangisi kepergian menantunya.


Rafa yang melihat mommy dan daddy nya, langsung bicara ngelantur, seolah tak bisa terima, kalau Atika sudah benar-benar pergi.


"Mom, ini nggak benar kan??


" Pasti ini rencana mommy kan??


"Atika pasti sembunyi di dekat sini kan mom??

__ADS_1


" Dad, ayolah ini nggak lucu, katakan kalian hanya berbohong kan??


Dengan air mata yang menetes deras, Rafa bicara ngelantur, masih merasa ini hanya permainan sang mommy, yang ingin memperbaiki hubungannya dengan Atika.


Felix yang melihat putranya, seperti orang yang kehilangan arah, hanya bisa menggeleng lemah, sembari menangis pilu, seolah mengatakan mereka tidak sedang bercanda kali ini, dan semua nyata, tanpa ada yang mereka sembunyikan.


Melihat jawaban lemah sang mommy, Rafa semakin menangis histeris, kenyataan istrinya memang benar-benar pergi meninggalkan nya.


"Daddy sudah ingatkan padamu, ada kalanya seorang wanita jenuh dengan masalah, hingga lebih memilih untuk pergi, meninggalkan rasa sakit, yang membuatnya bisa melupakan semua hal yang membebani nya, dan sekarang sudah terjadi" ujar Aliando, karena sebelumnya ia sudah mengingatkan sang putra, agar mau mengalah, dan memperbaiki masalah yang ada.


"Rafa hanya ingin kami bisa saling memahami Dad" sahut Rafa, yang sebenarnya tidak begitu serius, membuat istrinya jadi mengambil keputusan untuk pergi.


"Tapi apa nyatanya?? Atika pergi kan meninggalkan mu.!


Aliando jadi geram, karena putranya masih saja membela diri.


Rafa tak menghiraukan ucapan daddy nya, mengambil ponselnya, lalu menghubungi Rico.


" Periksa semua bandara di kota ini, aku nggak mau tahu bagai mana caranya, temukan istriku.!! langsung menutup panggilannya, hingga membuat Rico di seberang sana, bingung, lalu sedetik kemudian ia paham apa yang baru saja ia dengar, dengan sigap Rico langsung menghubungi beberapa orang penting, yang ada di bandara, sekaligus menyertakan foto Atika, agar mudah di lacak.


Rafa yang mendapat laporan dari Rico, semakin frustasi, hingga di menit kemudian ia juga mendapat laporan dari Dewa, yang juga ia tugaskan mencari keberadaan Atika, tidak menemukan Atika di mana pun.


Rafa pun, menepikan mobilnya di pinggir jalan, setelah mendapat laporan dari Dewa, tak tahu cara apa lagi yang harus ia perbuat agar bisa menemukan istrinya.


Mengingat istrinya tidak memiliki teman di kota ini, Rafa pun tak tahu lagi mau kemana mencari Atika.


Hanya bisa merenungi kesalahannya, dan menyesali dirinya yang terlalu mengikuti ego.


Namun saat melamun di pinggir jalan, Rafa teringat sesuatu, hingga ia tiba-tiba langsung menyalakan mobilnya, dan dengan kecepatan tinggi, meluncur yang begitu yakin istrinya ada di tempat apa yang ada dalam pikirannya saat ini.


Setibanya di tempat yang ia tuju, dengan tergesa-gesa Rafa masuk ke dalam, bahkan semua orang heran melihat sikap nya, yang buru-buru, bahkan para petugas rumah sakit pun, bingung melihat si tuan muda itu, seperti terjadi sesuatu.


Yah, Rafa pergi ke rumah sakit, di mana jhon masih di rawat, dan tahap pemulihan, bahkan Rafa sempat geram pada jhon, karena asal muasal pertengkarannya dengan Atika, karena memperjuangkan seorang jhon, yang sudah bersalah.

__ADS_1


Dengan kasar Rafa membuka pintu kamar rawat jhon, hingga membuat penghuni kamar itu pun, terkejut setengah mati.


Hampir saja jhon memaki orang yang masuk seperti orang kesetanan itu, tapi ia urungkan saat melihat siapa yang datang.


"T tuan,," sapa jhon terbata.


"Apa istriku ada menemui mu di sini?? menatap jhon dengan sorot mata yang tajam, dan sangat dingin.


" Nona tidak pernah datang tuan, selain saat bersama anda waktu itu" ujar jhon, menjawab jujur.


"Kau tahu, hanya karena membela mu, aku dan istriku bertengkar, hingga ia pergi meninggalkanku, padahal kau dan Siska sama sekali tak pantas mendapatkan maaf, karena sudah melakukan kejahatan, tapi istriku begitu peduli padamu, karena merasa kau menyelamatkan istriku, dan hanya di manfaatkan Siska.!! ujar Rafa, yang sudah semakin kalut, dan menyampaikan unek-uneknya, pada jhon.


Apalagi Rafa juga tidak menemukan istrinya di rumah sakit itu, membuatnya semakin, kesal, frustasi, dan ingin sekali teriak sekencangnya, melampiaskan kesesakannya.


"Saya minta maaf tuan" ujar jhon jadi semakin merasa bersalah, dengan apa yang baru saja ia dengar.


"Sudahlah, kau tidak usah merasa bersalah, karena ini memang salahku, aku terlalu egois, dan juga tidak begitu memahami perasaan istriku, dan aku memang pantas mendapatkan ini semua" ujar Rafa, seolah ia curhat pada jhon, padahal tadinya ia sangat geram, walau ia menghajar jhon pun, tidak akan bisa mengembalikan istrinya saat ini.


"Saya benar-benar minta maaf tuan, dan tuan bisa lakukan apa pun pada saya" ujar jhon yang menjadikan dirinya sebagai tebusan semua yang terjadi.


"Apa kau kira, kalau aku menghabisi mu sekali pun, apa istriku akan kembali, bahkan kalau dia tahu aku melakukan sesuatu padamu, bisa-bisa istriku tidak hanya meninggalkan ku, tapi menceraikan ku.!! ujar Rafa geram pada jhon.


Jhon tidak bisa menjawab apa pun lagi, apa yang dikatakan Rafa, memang benar, meski ia di tembak mati saat ini juga, belum tentu Atika akan muncul saat itu juga.


"Kali ini, aku mengampuni mu, dan ini bukan karena aku punya rasa empati padamu, tapi karena istriku yang memiliki hati nurani, hingga ia berharap aku melepaskan mu dan Siska, tapi tidak untuk lain kali, bila kalian berani mencoba-coba mengusik ku lagi, karena pada saat itu terjadi, aku tidak akan lagi melihat siapa kau dan Siska, meski istriku sudah memaafkan kalian sekali pun.!! tegas Rafa pada jhon.


"Terima kasih tuan, saya tidak akan melupakan kebaikan anda ini, dan saya berjanji akan meninggalkan dunia hitam, dan akan berbuat baik, ujar jhon, yang begitu lega, mendengar dirinya di ampuni.


" Aku pegang kata-kata mu itu, dan aku hanya ingin kamu benar-benar menunjukkan, kalau kamu memang mencintai Siska, maka buat dia bisa mencintaimu, dan membawanya ke jalan yang benar, dan itu aku lihat dengan keberhasilan mu, membuat Siska sadar dan kalian hidup dengan damai, ujar Rafa, membuat jhon bisa memegang janjinya.


Jhon pun menjawab tegas, apa yang menjadi harapan Rafa, untuknya juga Siska, bahkan ia sangat berterima kasih, karena di bebaskan dari hukuman apa pun, dan kini tugasnya adalah, bagai mana menjadi orang yang baik, dan menjadikan Siska wanita yang punya kepribadian yang baik juga, meski nantinya jhon harus bekerja keras, untuk membuat Siska sadar dengan segala perbuatan dan kehidupan gelapnya, jhon tetap akan berusaha semampunya, walau nyawanya pun jadi taruhannya, ia ikhlas, asalkan wanita yang di cintainya, hidup dengan damai, dan bersih dari kejahatan.


Next....

__ADS_1


Up lagi ya Sob, semoga masih terhibur dengan karya ku ini, jangan lupa dengan dukungannya ya Sob🙏🙏🙏


__ADS_2