
Sudah dua hari felix tinggal di kediaman Widodo, namun sikap Ando tak menunjukkan bisa menerima felix sebagai calon istrinya, sementara waktu pernikahan sudah mulai mendekati waktunya.
Deru mesin mobil yang memasuki areal rumah terdengar nyaring oleh orang oenghuni rumah, felix yang sedang membuat jus di dapur kesukaan nyonya Widodo tak menghiraukan siapa yang datang.
saat memasuki rumah Ando di sapa oleh mami papinya, yah Ando yang pulang dari kantor saat ini.
Kamu sudah pulang Ndo?? sambut mami dengan hangat.
iya mih, Ando sangat lelah hari ini mih, karena seharian ini Ando banyak meeting sahutnya seraya mengecup kening maminya dengan sayang.
felix yang sudah selesai dengan jus buatannya pun segera menghamipri mereka di ruang keluarga, karena felix sudah tahu Ando yang sudah pulang dan bergabung duduk di sana felix juga membuatkan Ando jus kesukaannya.
mih, pih ini minum jusnya, felix juga buat untuk kamu Ndo, seraya menyodorkan jus tersebut pada Ando.
Hmm, terimakasih ucap Ando. seraya menatap papinya dengan serius, papi yang di tatap pun langsung memberi kode, dan Ando sudah memahami maksud kode tersebut.
Mih, Ando kekamar dulu, ando pingin mandi, badan Ando sangat gerah, pamit Ando.
Loh, ini kamu udah di bikinin jus malah gak di minum, kamu harus menghargai dong apa yang sudah felix buat, tak baik menolak niat baik,ucap mami menatap Ando dengan tatapan sedikit kesal.
Nanti Ando minum mih, setelah Ando mandi, biar lebih segar, bohong Ando.
Baiklah jika begitu sahut mami balik.
Akh,, papi lumayan lelah mih, papi mau kekamar dulu, dan mami jangan kelaman ngobrol, ingat mami gak boleh kelelahan, ucap suaminya pada sang istri.
iya pih, mami ingat, lagian kan cuma ngobrol gak mungkin lelah, ucap mami kesal karena terus menerus semua orang di rumahnya selalu memperingatkan.
sementara Ando yang sudah berada didalam kamar mandi, mendesah frustasi, akhhh aku bisa gila kalau seperti ini terus!!!
papiiiii ingin rasanya aku melanggar perjajian kidan aku sudah tak tahan apalagi saat melihat wajah polosnya itu, aku ingin sekali memeluknya dan minta maaf.Akkkhhhhh!!!!!
__ADS_1
Lix,, mami kekamar dulu ya, mami juga sudah lelah, kamu istirahat juga ya, ucap mami.
Akhh iya mih, felix juga sudah ngantuk, sambil beranjak menuju kamarnya.
--------------------------------------------
Pukul dua dini hari felix merasa haus, ia pun terbangun dari tidurnya, saat melihat nakas yang dekat tempat tidurnya tak ada air minum disana ternyata dia lupa membawa air minimnya.
felix pun turun dari ranjangnya, dan melangkah menuju dapur, dengan sedikit ngantuk felix pun berjalan dengan menyalakan satu lampu saja agar bisa menuju dapur, saat felix menuju dapur tak sengaja netranya melirik ruang keluarga dan dilihatnya jus yang ia buat tadi untuk Ando masih utuh di meja ruang keluarga tersebut.
felix pun meraih gelas jus itu dan membawanya kedapur, dalam benaknya ia memikirkan sikap Ando yang beberapa hari ini seperti menghindarinya,, bahkan jus yang kubuat saja ia tak ingin meminumnya, mungkin memang dia tidak menginginkan pernikahan ini, makanya dia terlihat bersikap dingin padaku, sampai kapan aku akan terus selalu percaya kalau dia sudah berubah dan bisa menerima semua keadaan terpaksa ini, yah meskipun ku akui aku masih menyimpan perasaan padanya, namun bila terus seperti ini, apa aku masih bisa menjaga perasaan ini, yang mana aku selalu merasa tidak adanya kemajuan antara aku dan Ando.
apa aku bicara saja pada mami, untuk tidak meneruskan pernikahan kami, bila ando memang tidak menginginkan semua ini, dan mungkin dia juga tak akan bisa menerima aku sebagai pasangannya yang tidak sebanding derajatnya dengan keluarga Widodo.
yah meskipun ku akui mami dan papi sama sekali tak mempermasalahkan itu, namun tetap saja bila Ando tidak bisa menerimaku, karena yang menjalani pernikahan ini kami berdua.
Oh Tuhan,,,, apa yang harus aku lakukan???
Apakah wanita miskin sepertiku tak punya takdir untuk bahagia???
Apakah memang hidup yang tersurat takdir untuk orang sepertiku hanya kesedihan dan hanya kemalangan.
Ibu,, Ayahhh saat begini aku ingin sekali mengadu pada kalian, apakah kalian tahu anak gadis mu ini sangat rapuh, mengapa kalian tak mau sekali pun melihat anakmu ini meski lewat mimpi, aku sangat rindu pada kalian, aku harap kalian melihat ku dari atas sana tak sedih, maaf karena aku masih tetap felix yang rapuh, felix yang sangat tidak bisa membenci sekali pun aku tersakiti.
Felix yang cukup lama termenung dan bergelut dengan pikiran dan perasaanya di dapur, tersadar saat haus dahaganya semakin menutut untuk di segarkan.
Setelah menegak habis minumannya felix pun kembali ke kamarnya dan dia hanya berbaring dengan pikiran yang gundahnya.
akhirnya dia pun terlelap kembali dengan pikiran lelahnya yang tak berujung itu.
----------------------------
__ADS_1
Pagi hari yang cerah, semua orang di sibukkan dengan aktivitas masing masing.
Ando yang sudah turun dari kamarnya menuju meja makan untuk sarapan.
saat menikmati sarapan bersama, pak Widodo bicara pada Ando yang hendak leluar kota bersama istrinya untuk satu minggu kedepan.
Ndo, nanti siang mami sama papi akan ke kota x untuk waktu satu minggu, dan kamu jaga felix sampai hari pernikahan kalian, menatap Ando dengan tatapan yang sulit di artikan.
kenapa mendadak sekali pih?? tanya Ando
Yah, papi juga tidak tahu kenapa Oma tiba tiba maksa datang, entah apa tujuannya papi masih belum tahu.
kalian jangan hawatir,, mami sudah urus semua hal untuk pernikahan kalian dan tingal nunggu saja hari H nya.
Felix tak apa kan sayang kalau felix mami tinggal dalam seminggu??
tidak apa mih, justru felix senang mami bisa bepergian sekaligus mami bisa menikmati suasana lain dan itu baik untuk kesehatan mami yang tidak monoton dalam satu lingkungan sekitar saja.
Akhh iya, kalau begitu mami sangat senang karena kamu mendukung keberangkatan mami dan papi.
tapi mami juga harus ingat,jangan sampai lelah, dan buatlah hari hari mami bahagia selama seminggu disana, dan felix akan tunggu mami pulang.
yang buat mami itu bahagia adalah pernikahan kalian, dan itu harapan mami nak, dan ando kamu jangan lupa pesan mami, jangan buat felix bersedih ingat itu, kalau kamu melakukan itu kamu tahu kan apa yang bisa mami lakukan???
wihh, mami gk seru deh, masa sama anak sendiri main ancam segala, emangnya ando penjahat apa??
sudah,, sudah yang terpenting kalian baik baik saja, ucap papi menegahi pembicaraan mereka.
setelahnya Ando pun pergi ke kantor dan mami dan papi mempersiapkan keberangkatan mereka untuk siang nanti.
**Apakah yang akan terjadi pada felix dan Ando saat kepergian mami papinya???
__ADS_1
penasarannnnnnn, baca terus ya gaes, maaf lama Upnya krn gue terjebak persalinan, heheeee maaf**