Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 104


__ADS_3

Hampir seminggu felix baru sadar setelah menjalani operasi.


Sayang,,,, kau sudah sadar.? ando mengecup kening felix dan memeluknya erat.


Sebentar aku panggil kevin dulu ya, agar memeriksamu dulu, kata ando lembut.


Felix pun tersenyum lemah dan mengangguk, dia bahagia saat membuka mata suaminyalah orang pertama yang ia lihat, lagi dan lagi felix senang karena suaminya selalu ada untuknya.


Tak lama datanglah ando dengan kevin bersamanya.


Hai Lix,,, bagaimana perasaanmu tanya dokter kevin dengan senyum terbaiknya.


Baik dokter, sahut felix tersenyum.


Jangan menggoda istriku dengan senyuman lo itu, kata ando yang tak suka kevin tersenyum manis pada istrinya.


Halllahhhh,,, baru juga senyum, gimana kalau gue cium, kata kevin memancing ando yang kesal.


Br*****k lo.!!! coba aja kalau lo berani gue potong itu lo, menurunkan pandangannya kearah sensitif kevin.


Kevin yang melihat tatapan ando menuju area berharganya pun, menelan ludahnya kasar dan melotot tak percaya ternyata ando pria pencemburu tingkat dewa, pikirnya.


Sialan lo.!! ngomong di saring dikit kek.!! gue kan malu di depan felix yang cantik dan baik hati ini, kata dokter kevin tersenyum pada felix lagi.


Ando yang semakin kesal pun, tak terima kevin memuji istrinya di hadapannya semakin geram dengan dokter genit itu.


Ando pun menarik kerah baju kevin, dan menyeretnya kearah pintu dan menyuruhnya keluar segera mungkin.


Kalau lo udah selesai meriksa istriku, sebaiknya lo keluar, sebelum gue tendang lo dari sini.!! kata ando yang sudah panas telingannya karena ucapan kevin tadi.


Dasar lo tukang cemburu.!! ucap kevin dan pergi keluar.


Terserah gue.!! kata ando menutup pintu sedikit kuat karena kesal.


Sayang,,, jangan begitu sama dokter kevin, kan kasihan.


Jangan membelanya di depanku, aku tak suka.!!


Tapi kamu keterlaluan loh.!


Jadi kamu senang ya kalau dia merayumu.?? kata ando memicingkan matanya pada istrinya itu.


Bukan begitu,, dokter kevin hanya bercanda,, ngak mungkin juga kan dia menyukai istri orang.! kata felix masih tak mau kalah.

__ADS_1


Sudah.! jangan bahas dokter genit itu lagi, sekarang gimana perasaanmu hem.??


Sudah lebih baik kok.! apa mami sama papi udah kamu kabari.?


Sudah,, mungkin sebentar lagi mereka sampai.


Kamu ingin apa sayang,,, apa kamu lapar.??


Iya aku lapar, sahut felix lembut.


Sebentar ya,, kata mami tadi mami akan bawa makanan kesukaanmu, kita tunggu sebentar, kamu masih tahan kan sayang.?? kalau ngak tahan biar aku beli di bawah, kata ando lagi.


Tunggu mami tiba saja, aku juga rindu makan masakan mami, ucapnya girang.


Baiklah,, kita tunggu ya.!


Tak berapa lama, pintu ruangan felix pun terbuka dan terlihat maminya datang dengan fero adiknya.


Kakak,,, memeluk felix erat dengan air matanya yang sejak tadi ia tahan.


Mengapa menagis hem??


Kakak baik baik saja, jangan hawatir.


Fero pun berdiri dan menghapus air matanya.


Mami bukannya tak ingin memberitahukanmu, mami hanya tak mau kamu hawatir disana, apalagi kamu dalam ujian begitu yang ada kamu malah pulang dan ujian kalau mami bicara yang sebenarnya, kata mami menjawab ucapan fero yang kesal.


Iya fer,, kakak juga udah lebih baik kok, yang dikatakan mami benar, bahkan kakak pun pastibakan melarang untuk memberitahukan itu pada kamu.


Fero hanya takut kak, kakak tahu kan bagi fero kakak segalanya, dari kecil kakak selalu berkorban untuk aku dan Faro, kakak adalah yang terbaik bagi kami, kata fero dengan air matanya, dan betapa kakaknya ini sangat hebat melalui semua beban berat dalam hidup.


Sudah jangan nangis lagi,, kakak selalu menyanyangi kalian, dan akan selalu begitu, kata felix agar adiknya tenang.


Sayang,,, makanlah dulu,, ini mami sudah bawain makanan kesukaanmu kata ando sembari menyuapi istrinya makan.


Swet,,swet,,, manjanya..Ucap fero menggoda kakaknya.


Fero,,, jangan ganggu kakakmu, kata mami yang menggendong Rafa dan memberi minum susu pada cucu kesayangannya.


Wahh ponakkan tante yang yang tampan,,udah minum susu aja nih,, mencubit lembut pipi gembul Rafa.


Jangan mencubit anakku,, nanti pipinya merah,, kata felix saat melihat fero menguyel uyel pipi anaknya.

__ADS_1


Huhhhh,, gitu doang kok.!!


Pelit amat sih,,, tapi fero masih menjahili Rafa yang menatapnya.


******************


Sekarang tinggalah ando dan felix di ruang rawat itu, dan jam sudah menunjukkan pukul 21:00.


Sayang,,, istirahatlah jangan bekerja terus, kata felix yang melihat suaminya masih setia di depan layar laptopnya.


Ando pun mengalihkan pandangannya, menatap istrinya yang terlihat cemberut di ranjang.


Ando pun menutup laptopnya dan mendekati ranjang istrinya.


Kenapa hem.?? kok belum tidur.?


Peluk,,, ucap felix manja


Ando pun tersenyum melihat sikap manja istrinya, dan dia senang karena istrinya bersikap manja seperti itu.


Ando pun naik keatas ranjang dan menidurkan istrinya dalam.dekapannya, mengusap lembut rambut istrinya,memberi kenyamanan.


Tidurlah sayang,,, dan jangan banyak gerak, kata ando yang tak tahan karena felix selalu bergerak, dan itu sangat tak baik bagi ando, karena juniornya sudah berontak di sangkar emasnya,, secara juga juniornya sudah sangat lama tak masuk kedalam goa favoritnya itu, semenjak istrinya melahirkan dan menjalani operasi pencangkokkan.


Kenapa sih.!! tanya felix yang bingung dengan ucapan suaminya yang melarangnya bergerak.


Kau membangunkannya sayang kata ando menurunkan pandangannya kebawah dan melihat yang benda yang mengeras di bawah sana.


Felix yang paham pun tersenyum kikuk,, sesaat ia juga kasihan dengan suaminya, karena kondisinya saat ini tak dapat melayani suaminya.


Jangan sedih,,, aku tahu apa yang kamu pikirkan,, dan aku sabar kok sampai kamu pulih total, kata ando yang membuat pengertian pada felix agar tak merasa bersalah.


Terimakasih sayang,,kata felix dan sangat bangga karena suaminya bisa menahan dan sabar.


Tidurlah,,, besok kamu masih menjalani terapi, dan kamu ngak boleh kurang tidur, kata ando yang sudah kembali memeluk istrinya sambil mengusap punggung felix lembut.


Akhirnya felix pun terlelap dengan rasa nyaman dari suaminya itu.


Ando yang belum tidur, masi memandangi wajah istrinya, dia tersenyum dan berulang ulang mencium istinya, seolah takut kehilangan dan terjadi hal yang sangat mengingatkannya saat istrinya melahirkan anak mereka.


Tetaplah jadi wanita tangguh bagiku juga anak kita sayang dan jangan pernah pergi dariku, karena kau adalah nafasku juga hidupku, kau adalah hadiah terindah yang di kirim Tuhan untukku, menualah bersamaku, dan kita akan membesarkan anak kita dengan kasih sayang


Ando yang sudah mengungkapkan perasaannya lewat batinnya dan rasa lelah seharian ini akhirnya pun terlelap memeluk istrinya erat.

__ADS_1


Up lagi ya gaes, 3 eps langsung


Thanks


__ADS_2