
Setelah perbincangan rencana Ando dan rico, menghancurkan "Suzanna" yang akan menyandingkan dengan peran bermainnya ando dan rico bertos ria,, karena telah memantapkan rencana mereka.
Oh ya,,?? apa lo sudah beresin pekerjaan yang gue bilang tadi,?? tanya ando.
Emang apa sih yang ngk beres kalau gue yang ngerjain,, bicara sombong dan membesungkan dada kedepan berbangga diri sendiri, sahut rico
Ciihh,,, gitu aja lo sombong,,!!!
kalau berani sombong itu jangan di sama gue, sono noh, di depan "Pak Tua"..!! sahut ando dengan senyum jahilnya.
Gila lo yah,,!! gue belum mau mati tau.!
Sembarangan lo,, bisa bisa gue tinggal nama, ucap rico bergidik ngeri
Hahaaaa,, berarti lo ma gue ngk beda dong,, makanya jangan sok cool terus lo,, sahut ando tersenyum smirik.
Baiklah gue akui itu,,!! sahut rico
dan berdiri dari duduknya berjalan menuju pintu ruangan ando.
Ehh,, lo mau kemana.??? main tinggal aja lo.!!
Pulanglah,,!! emang lo mau dia sini sampe hari raya kerbau,,?? ini tuh udah jam pulang kerja,, bos apa lo yang jam kerja selesai pun ngk tahu, huuuh payah lo.!! ucap rico berlalu meninggalkan ando yang akan pulang ke apartemennya
Ando yang mendengar ucapan rico pun menggeleng tersenyum,, dia bahagia punua sahabat sebaik rico dan selalu bisa membuatnya terhibur dengan gaya sok coolnya itu.
Ando yang berjalan keluar kantor dan hendak pulang, masih mendapati rico di parkiran dan bicara di telpon dengan seseorang.
Katanya mau pulang,?? tapi masih disini aja lo.! ucap ando.
Lah ini mau pulang,,! sahut rico yang baru saja selesai bicara di telpon tadi.
Sono noh,,, cepat pulang bebeb felix nungguin lo tuh,, sahut rico mengedipkan matanya sembari membuka pintu mobilnya dan tertawa puas karena dia menggoda ando barusan.
Sialaannn,,!! sahut ando jengkel karena rico selalu mengejeknya,seraya masuk ke mobil saat pintu mobil sudah di bukakan oleh supirnya.
Dalam perjalanan ando tampak sedikit resah,, pasalnya ia akan bicara kejujuran pada felix dan ia mengharapkan felix mempercayainya dan tidak salah paham
Ando yang memikirkan hal tersebut pun, membuang nafasnya kasar karena terlalu lelah dengan situasi seharian ini.
Saat mobil yang di tumpangi ando masuki halaman rumah,, ia melihat felix yang sedang asik bicara dengan maminya,, sesaat ando tersenyum saat melihat felix baik baik saja seolah rasa lelahnya hilang saat ia melihat wanita yang di cintainya.
Saat ando keluar dari mobilnya,, seseorang menyapanya dengan terikan bahagia.
__ADS_1
Kakakkkk,,, teriak fero yang sudah berada di rumah ando saat ini.
Fero berlari mendapati ando yang baru tiba dari kantornya, memeluk ando merasakan pelukan seorang kakak laki laki yang sangat menyanyangi mereka.
Wahhh,,, sepertinya kamu kangen banget yah sama kakak,,!! ucap ando
menggoda fero.
Iihhh kakak,,, kan fero memang kangen.! apa ngk boleh.?? sahut fero melepaskan pelukannya dari ando dan menatapnya.
Ando yang gemas melihat sikap manja fero pun mengelus pucuk kepala fero sayang,, dan tersenyum hangat.
Iya deh,, kakak minta maaf,,!
siapa bilang fero ngk boleh kangen sama kakak,, justru kakak sangat bahagia karena fero sudah tinggal disini bersama kakak, sahut ando.
Bagaiman,,??
Apa fero senang..? tanya ando
Fero senang kak,, fero samgat berterimakasih pada keluarga kak ando yang sudah mau menampung kami di rumah kakak,, bicara dengan mata yang sudah berkaca kaca terharu dengan kasih sayang yang mereka dapat dari keluarga Widodo.
Ando yang melihat perubahan wajah fero yang sudah ingin menangis pun,, memeluk fero dengan hangat dan mengusap punggung fero selayaknya kakak yang selalu melindungi dan memberikan kasih sayang pada adiknya.
kamu itu jelek bila seperti itu, sama dengan kak felix, sangat jelek bila ngambek dan menamgis,, ucap ando tersenyum menoel noel pipi fero.
Iiihhh kakak jahat deh,, ntar fero laporin kak felix loh, kakak ngatain kak felix jelek,, ucap fero mengancam, dan tersenyum licik
Sssttttt,, ando langsung menutup mulut fero dengan telapak tangannya agar fero tidak bicara keras keras karena felix bisa dengar apa yang di katakan fero, dan bisa bisa dia akan menerima amukan "Nyi Roro Kidul"
Kenapa,,?? fero bertanya dan melepaskan telapak tangan ando yang menutup mulutnya.
Kakak takut kan,,?? hahahahaa ternyata bukan cuma kami yang takut dengan "Si Marimar" itu ucap fero tersenyum tipis karena membuat panggilan baru untuk felix.
Hahahaaaa,,, apa kau bilang.?
"Marimar",,?? itu ngk cocok, yang coco itu, " Nyi Roro kidul" ucap ando dan meteka tertawa terbahak bahak karena merasa lucu dengan sebutan untuk felix.
Felix yang dan maminya yang melihat fero selalu manja pada ando, menggeleng tersenyum bahagia dan menegur fero adiknya agar tak memnganggu ando karena ando mungkin lelah seharian ini di kantor pikirnya.
Ferooo,,,, apa yang kamu lakukan.!
Jangan menganggu kak ando,, biarkan kak ando masuk dulu untuk istirahat ucap felix memperingatkan adiknya fero.
__ADS_1
Fero dan ando yang mendengar suara felix pun menoleh bersamaan dan mutar bola mata malas, dan mereka saling tatap dan dan ando bicara,,,
Menyingkirlah,,,, sebelum Nyi Roro Kidul itu bertindak,, kita bisa kena hukum ucap ando berbisik agar tak terdengar oleh felix.
Fero dan ando pun tertawa terbahak bahak karena sangat kompak menngatai felix
Ando yang sudah gerah pun dan ingin membersihkan diri berpamitan pada fero.
kakak masuk dulu ya,,! dan ingat itu hanya rahasia kita seraya bertos ria dengan fero, dan tertawa lembali.
Felix yang melihat kekompakan fero dan ando pun mengkerutkan keningnya dan berpikir apa yang sedang di rencanakan dua manusia "Cebong" itu
Awas saja kalau aku tahu apa rencan kalian,, aku tak akan mengampuni, batin felix geram.
Mami yang duduk di hadapan felix pun melihat perubahan wajah felix tersenyum dan berkata..
Apa yang kamu pikirkan hem?? tersenyum simpul bahwa ma.inya kira felix cemburu pada fero.
Felix yang ditanya pun menoleh dan menatap senyum yang terukir di bibir maminya itu.
Itu loh mih,,!! felix yakin deh ando dan fero pasti merencanakan sesuatu,, kalau kelakuan keduanya sudah begitu pasti mereka punya sesuatu yang di rencanakan, ucap felix kesal.
mami yamg mendengar ocehan felix pun tertawa senang,, ternyata pikirannya salah mengira felix cemburu ternyata felix bukan wanita yang mudah cemburu meski ando dekat wanita lain,, mami salut batinnya.
Dari mana kamu tahu kalau fero dan ando sedan merencanakan sesuatu.?? tanya mami lagi.
Yah tahulah mih,, ucap felix cemberut dan bicara lagi.
Fero itu kan adik felix,, sifat dan pribadinya felix sangat paham, apa lagi ando yang akhir akhir ini sering ngejahilin felix, sudah pasti mereka berdua merencanakan sesuatu, tapi apa itu felix tidak bisa menebak tapi felix yakin mereka pasti akan berbuat jahil ucap felix dengan perasaan yang kurang enak.
Kalau begitu cari tahu apa rencan mereka,, dan kita akan membalas rencana mereka itu, ucap mami tersenyum lebar.
Felux yang mendengar dukungan dari mami pun terbelalak heran dan tak menyangka kalau maminya juga suka bermain jahil jahilan.
Sesaat mereka pun melakukan tos ria, karena punya misi yang sama.
Sementara faronaya adik bungsu felix yang melihat kesepakatan kakaknya dan mami menepuk jidatnya,,, ternyata semua yang tinggal di rumah ini semua konyol,, kecuali aku dan papi batinnya.
Huufttt...!!!!!!!
Up lagi ya gaes,,, semoga kalian senang dan bahagia,, arthor mohon dukungan kalian semua ya gaes.
Mohoooonnnnn
__ADS_1