Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
Tidak Salah Memilih Istri.


__ADS_3

Faro cukup puas mendengar cerita kakaknya Felix, meski keponakannya Rafa, seorang pembisnis terkenal dan CEO yang di kenal tegas, tapi Rafa tidak melihat kasta dan kedudukan untuk memilih pendamping hidupnya.


"Pantas saja aku melihat Atika tidak seperti gadis-gadis lainnya, bersikap angkuh dan sombong, bila punya suami yang hebat seperti Rafa.! "


"Kau benar, Atika banyak memiliki sifat yang sama seperti kakak, hanya saja menantu kakak itu sedikit keras Kerala.! "


"Siapa bilang mommy tidak keras kepala, dan itu turun dari mommy pada menantu kita.!!" ujar Aliando yang baru saja tiba, dan tak sengaja mendengar pembicaraan Felix dan Faro.


Felix melotot tajam pada suaminya, yang tiba-tiba datang, dan mengatainya kalau dia juga keras kepala dan menuruni sifat ke menantunya Atika.


"Huh.!! baru juga datang, dady udah buat kesal mommy.!" ujar Felix yang kesal.


"Lah, kalau bukan keras kepala, lalu apa namanya?? mommy lupa ya saat Rafa membawa Atika ke hotel waktu itu, mommy memaksa dady bahkan mengancam lagi, untuk menculik Atika dari hotel.!!


" Hei.!! itu sudah sangat lama, lagi pula kan mommy melakukan itu karena takut Rafa khilaf.!!


Faro yang melihat kakak dan kakak iparnya berdebat, tersenyum hangat dan menggeleng pusing, tapi dia bahagia, melihat momen itu, kini kakaknya sudah bahagia dengan keluarganya, apa lagi Faro bisa melihat kalau kakak iparnya itu sangat menyayangi kakaknya, meski pernah melakukan kesalahan di masa lalu, tapi Faro bangga pada Aliando yang sudah membuka mata dan hatinya melihat ketulusan kakaknya, dan menjadikan kakaknya wanita yang paling bahagia telah memiliki keluarga yang begitu menyayanginya.


"Memang kakak pernah menculik Atika?? tanya Faro sengaja memancing, agar Aliando cerita lebih detail lagi.


Felix yang di tanya bukannya menjawab pertanyaan Faro, malah menatap tajam pada suaminya yang sudah membongkar rahasia jahilnya pada Faro.

__ADS_1


" Eh, kau lupa ya kakak mu ini siapa?? kalau permintaanya tidak di turuti, bukan hanya saja ancaman yang datang, tapi mansion besar ini, bisa rubuh dalam waktu semalam, karena, suara kakak mu ini, melebihi meriam.!! " ujar Aliando yang sengaja menambah-nabahi cerita semakin panas.


"Dady.!! bisa tidak mengarang cerita yang tidak-tidak?? Dady sengaja kan, biar Faro mengira mommy benar begitu, dan Faro percaya.! "


"Bukankan dari dulu julukan kakak memang macan betina??


" Hahahaha, iya ya, kau benar Faro, kakak kira kau sudah lupa.! ujar Aliando tertawa mengejek pada Felix yang semakin kesal, karena Faro malah ikut-ikutan mengejeknya.


"Cih.!! biar saja kalian mengatai kakak begitu, karena tidak ada macan betina yang mau di ganggu ketenangannya, dan itu berlaku kan untuk orang-orang yang ingin merusak dan menghancurkan keluargaku, dan selama macan betina ini masih ada, itu tidak akan terjadi.!! ujar Felix bangga pada dirinya sendiri.


" Itulah sebabnya, aku tidak salah pilih istri, karena istriku bukan wanita sembarang, dia sangat langka dan hanya ada satu, dan Tuhan mengirimkannya padaku, menjadi istri yang baik dan perhatian, dan ibu yang penuh kasih sayang, mencintai semua anggota keluarga tidak pilih kasih.! " ujar Aliando membuat Felix dan Faro tertegun haru, mendengar ungkapan Aliando yang begitu tulus dan tegas.


"Dady benar, karena mommy hanya satu, dan dia adalah malaikat yang tak bersayap bagi keluarga besar kita.! " ujar Rafa yang nongol bersama istrinya ikut bergabung di taman itu.


"Menurut paman, kamu juga tidak salah memilih istri, Atika juga akan menjadi istri dan ibu yang baik seperti mommy kamu, dan paman berharap kalian bisa saling mengisi dan tidak mudah goyah, walau badai menerpa, karena itu tidak akan terlepas dari kehidupan berumah tangga.! " ujar Faro memberi nasehat pada Rafa dan Atika, dan bersyukur karena Atika wanita yang pantas untuk di perjuangkan dan menjadikannya wanita yang akan meraih masa depan keluarga mereka kelak.


"Terima kasih paman, aku dan Atika juga selalu membutuhkan pandangan dan nasehat dari kalian semua, dan terutama mommy dan Dady, aku bersyukur telah dilahirkan wanita hebat seperti mommy, yang tiada duanya.! "


Felix merasakan hatinya menghangat, putranya membuat dia tidak gagal menjadi seorang ibu, bersyukur telah terlahir dari rahimnya, membuat Felix tak dapat menahan bahagianya, memeluk Rafa erat, mencium seluruh wajah putranya, tak bisa berkata apa pun lagi, hatinya begitu menghangat dan sangat bahagia.


"Hei.!! Dady masih disini mommy berani-beraninya mencium dan memeluk pria lain, apa mommy tidak mengaggap Dady lagi sebagai suami ya?? ujar Aliando pura-pura kesal pada Rafa dan istrinya.

__ADS_1


"Dan kau anak nakal, jangan coba-coba merayu istriku, apa kau lupa dia sudah bersuami, dan sangat tampan lagi.! " ujar Aliando, menyipitkan matanya sambil menyugar rambutnya, agar terlihat cool, dan gagah.


Tingkah konyol itu membuat mereka semua tertawa lepas, membuat Atika semakin mengembangkan senyum, dalam hati ia merasa bersyukur Tuhan memberikannya keluarga yang penuh kasih sayang dan cinta, tak ada seorang pun yang memandangnya rendah, padahal mereka semua orang yang terpandang dan kaya raya, tapi tetap kembali kebelakang tidak melupakan dari mana dan bagai mana mereka berjuang hingga bisa seperti ini.


"Kalian di sini rupanya, mami kira tak ada siapa pun, sedang apa?? tanya mami Rima, yang baru saja datang bersama suaminya, juga feronsia dan Vany, juga suami feronsia.


" Kami hanya mengenang hal yang indah Mom, dan karena begitu asik, sampai lupa dengan waktu.! ujar Felix tersenyum dan membawa mami Rima duduk di sebelahnya.


"Apa ceritanya sangat asik dan menarik.?? tanya Widodo, yang memang menyukai momen seperti ini, berkumpul dan bersenda gurau dan saling mengisi.


"Sangat Pi, dan itu membuat kami sampai sakit perut.! " ujar Faro menjawab pertanyaan Widodo.


"Memangnya cerita apa??


" Macan Betina.!! ujar mereka serempak kecuali Felix, mami dan papinya, juga Atika, dan suami Feronsia, karena julukan itu hanya mereka yang berani mengatakan, pada Felix yang akan berubah bila sesuatu miliknya terusik.


"Perhatian-perhatian, hari ini, kita akan meresmikan ratu kita si macan betina, dan kita sambut yang mulia Ratu.!! ujar Feronsia, yang memasangkan serangkaian bunga yang menjalar, menjadikan seperti mahkota, pada kakaknya itu, dan membuat mereka semua semakin tertawa hingga mengeluarkan air mata dari sudut mata mereka, karena Felix justru menyambut mahkotanya itu, dan berdiri memberi hormat bak prilaku Ratu di kerajaan.


Hati Widodo menghangat, melihat anak-anaknya berkumpul dengan penuh damai dan canda tawa, segala permohonannya pada Tuhan terkabul, menyaksikan anak-anaknya itu hidup bahagia, dan tentram, dan berharap kelak di masa depan, mereka akan menurunkan kebahagian ini, pada keturunan mereka masing-masing, karena hal yang paling berharga itu adalah KELUARGA.!!


"Next.

__ADS_1


Salam Author 🙏🙏🙏


__ADS_2