Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 91


__ADS_3

Hari ini felix kembali kerumah setelah dua hari di rawat.


Setibanya di rumah felix hanya diam, karena suaminya juga masih mendiaminya, dan ia memilih untuk ke kamarnya dan istirahat.


Ando yang mendapati felix berbaring di ranjangnya, tak tega melihat wajah sedih istrinya, ia memutuskan untuk bicara dan berhenti mendiami felix.


Apa kamu butuh sesuatu, atau ingin makan sesaatu.? tanya ando mencoba bicara pada felix dan menawarkan sesuatu siapa tahu istrinya ingin makan dan mungkin ngidam makanan.


Felix yang mendengar suaminya bicara pun, tak memperdulikan ucapan suaminya dan tak perduli dengan apa yang di tawarkan.


Ando yang melihat felix tak merespon ucapannya pun merasa aneh, dan bingung.


Kamu ingin sesuatu hem.? mencoba lagi dan mendekati felix duduk di tepi ranjang dan menyentuh tangan istrinya lembut.


Felix yang memang kesal pada ando, tetap diam dan menepis tangan ando saat menyentuhnya.


Kenapa.? apa kamu marah?


Felix tetap diam


Kamu tak suka aku sentuh.?


felix tetap diam


Ando pun frustasi dengan sikap felix yang hanya diam.


Lalu ia berpikir untuk membuat felix merasa bersalah dengan sikapnya dan sebenarnya ando tak tega dengan rencananya ini, namun ia harus lebih tegas agar felix tahu seberapa berharganya felix untuknya.


Baiklah kalau kamu tak ingin bicara denganku, dan kamu juga tak ingin aku menyentuhmu, aku takkan mengulanginya lagi, dan kalau memang diam bisa membuatmu senang aku akan turuti, dan kalau memang kamu tak suka aku menyentuhmu aku takkan menyentuhmu, bila itu membuatmu tenang aku takkan melarangmu dan memaksamu, istirahatlah, berlalu keluar dari kamarnya, dan menuju ruang kerjanya.


Felix yang sudah ditinggal ando di kamar pun menangis sesegukkan, ia tak menyangka sikapnya tadi malah membuat keadaan semakin buruk, dia merasa bersalah karena bersikap acuh pada suaminya, namun karena rasa kesal dan egonya serta hormon kehamilan menjadi satu hingga membuat felix bersikap seolah bukan jati dirinya, padahal ia berharap tadi ando akan membujuknya, dan ingin bermanja manja, tapi nyatanya malah sebaliknya.


Semenjak ando keluar dari kamarnya, ia bahkan tidak keluar dari ruang kerjanya hingga melewatkan makan malamnya.


Ando yang tak ingin mami papinya curiga dengan mereka pun, melangkahkan kakinya menuju kamar mereka dan ingin segera beristirahat.

__ADS_1


Saat masuk kekamar ando melihat felix yang sudah tidur dengan menutup seluruh tubuhnya, hanya beberapa helai rambutnya yang terlihat, namun Ando tak tahu felix sebenarnya belum tidur, karena masih menunggu suaminya dan berharap suaminya tidak marah lagi namun kenyataan lain dari prediksinya.


Ando pun mengambiil bantal dan selimutnya dan menuju sofa tempat ia berbaring, ia sengaja agar felix merasa bersalah karena menolak ia sentuh.


Felix yang menyadari bahwa ando tak naik keatas ranjang mereka pun menyibak selimutnya dan melihat ando yang sudah berbaring di atas sofa.


Sesak, dan merasa sakit di dadanya pun muncul, tak menyangka karena sikapnya tadi membuat suaminya memilih untuk tidur di sofa karena tak ingin bersentuhan dengan felix.


Segitu marahkah kamu hingga kau lebih memilih tidur di sofa?


Apa sikapku tadi sudah terlalu berlebihan?


Baiklah bila memang kau tak lagi ingin berdekatan denganku, aku lelah dengan semua sandiwara ini, mungkin dengan membenciku aku bisa terbebas dari semua rahasia ini, dan aku akan memperjuangkannya meski nyawaku terenggut, dan aku akan meninggalkan kenangan indah intukmu, meski pun pahit untukku, batin felix.


Felix yang lelah dengan pikirannya yang berkecamuk pun, akhirnya terlelap di alam bawah sadarnya.


Pagi harinya, Ando bangun lebih dulu dari felix, dan tak berniat untuk membangunkan istrinya itu, sebentar oa menatap istrinya dengan perasaan kacau, lalu beranjak bersiap ke kantornya.


Ando yang sudah ingin berangkat pun hanya berpesan pada maminya kalau istrinya belum bangun dan minta tolong agar menyuruh istrinya untuk sarapan dan mengatkan ia sudah ke kantor karena ada rapat penting.


Felix yang sudah bangun pun, melihat sofa sudah kodong, pertanda suaminya sudah bangun, atau malah sudah pergi kekantor melihat jam yang sudah pukul 8.


Sayang kamu sudah bangun.?


Maminya yang tiba tiba masuk ke kamar mereka dan mendapati felix duduk di tepi ranjang.


Sudah mih, jawab felix ramah seperti biasa.


Kamu mandi gih, baru sarapan, dan ando sudah ke kantor, dia berpesan tadi ke mami kamu sarapan dan minum vitamin juga susu ibu hamilnya.


Felix yang mendengar pesan yang di lontarkan maminya pun sedikit lega, setidaknya suaminya masih perduli pada janinnya meski dia mendiami istrinya.


Kok malah bengong sih.? ayo mandi dulu, mami tunggu di bawah yah


Iya mih, makasih mami jadi repot ngurusin felix.

__ADS_1


Tidak kok sayang,, kok repot sih?? mami kan juga mau yang terbaik buat mantu dan calon cucu mami, jangan merasa kamu merepotkan mami loh..


Mami kebawah dulu ya, kamu mandilah.


Felix pun membersihkan dirinya, dan dia masih memikirkan sikap ando yang seperti menghindarinya, buktinya pagi ini, ia bahkan tak membangunkanku, seolah tak ingin bicara dan melihatku, tapi ya sudahlah, untuk saat ini mungkin aku dan Ando perlu introspeksi diri kami masing masing agar lebih memahami satu sama lain batin felix, berpikir untuk optimis.


Ando yang sudah di kantor pun, merasa kurang semangat, karena tak mendengar suara istrinya sejak tadi malam.


Namun ia juga merasa bersalah, karena berpikir istrinya akan membalasnya saat ia mendiami felix.


Akkkhhh semoga ini cepat berakhir, aku bisa gila kalau begini terus, teriak ando di ruangannya fuistasi.


Rico yang tiba tiba masuk pun, heran dengan kelakuan ando yang di lihat seperti tidak biasanya.


Ada apa, lo lagi ngak dapet jatah ya, tanya rico meledek yang tak tahu situasi.


Brisikkk lo.!!! Gue tabok tuh mulut baru tahu rasa.!


Habisnya lo, baru nyampek juga udah tetiak ngak jelas, ada masalah lo.??


Entahlah ric, gue bingung,, felix diami gue, ucapnya frustasi.


Ando yang mendengar kemalangan sahabat sekaligus bosnya itu pun tertawa cukup keras.


Hahhaaaaaha,,, rasain lo, kemarin aja lo sok cool diamin nona, sekarang dapet balasan kan lo.!!


Sialan lo, bukannya ngasih gue solusi malah ngejek gue lo, sembari melempar pulpen kearah rico dan di tangkap rico cepat.


Sory,,,, habisnya lo itu sih kebanyakan drama, lo cukup tingal kasih felix pengertian dan mengingatkan itu cukup, eh ini malah pake drama diam diaman, nyesel kan lo di bales ma nona gitu,, kebanyakan nonton drama korea sih lo!! ucap rico masih mengejek ando yang kesal dan frustasi.


Drama korea pala lo,, emang gue kurang kerjaan apah,, nonton gituan, yang ada gue risih ama drama gituan, sembarangan lo kalau ngomong.


Yaaahh sudah, lo sabar ajalah, paling ngambeknya bentar doang, ntar lo pulang nona pasti udah lulu ma tampang lo yang sok cool itu,, hahahaha ejek rico lagi.


Brengseeekkk lo Ric.!!!

__ADS_1


Dukung terus ya gaes, semoga terhibur dengan cerita recehan ini


__ADS_2