Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 55


__ADS_3

Setelah selesai sarapan pagi felix bersiap untuk pergi bekerja, felix yang sedikit kurang semangat karena masih terpikir kejadian semalam membuat kosentrasinya sedikit terganggu, namun ia tak mau putus asa hanya karena masalah perasaannya pada ando, dan dia perlu melanjutkan hidupnya dan juga bertanggung jawab dengan kedua adiknya.


Dengan langkah yang sedikit di paksakan felix berjalan menuju hiruk pikuk kota yang sudah di padati dengan kesibukan orang orang pada umumnya.


Sementara ando yang merasa badannya pegal membuka matanya karena pantulan cahaya dari pentilasi jendela, ia melihat suasana tempat dia berbaring dan dengan mengingat kenapa dia berada disini itu larena kejadian semalam setelah felix menolaknya untuk kembali bersama.


Ando yang sudah beranjak dari tempat itu, naik menuju kamarnya di lantai dua, dia masuk kekamarnya duduk di tepi ranjangnya memikirkan sesuatu apa yang akan ia lakukan kedepannya.


Mulai saat ini aku tak akan lagi menggangumu, aku akan bahagia jika kamu bahagia dengan pilihanmu sendiri, tapi aku juga bersumpah takkan mengenal lagi yang namanya wanita selain kamu lix batin ando yang termening di kamarnya.


Ini janjiku biarlah aku dengan rasa bersalah dan dosaku padamu, demi kebahagiannmu aku akan menjahuimu dan takkan membuatmu mengingat luka itu, karena bila kau selalu melihatku luka itu takkan sembuh, aku rela demi kamu lix, asalkan kamu bisa hidup bahagia dengan pilihanmu.


felix,,,!! panggil seorang temannya yang melihar felix begitu lesu dan tak bersemangat.


Ya,, ada apa?? felix menjawab dan mendekat pada temannya itu.


ada apa kau memanggilku wati, apa ada sesuatu yang ingin kau katakan?? tanya felix.

__ADS_1


Tidak,, aku hanya melihatmu sepertinya kurang semangat, ada apa!? apa kamu sedang tidak enak badan yah?? sahut wati.


akh tidak,, aku baik baik saja hanya saja aku semalam kurang tidur.


Ouh,,, ya sudah mari kita bekerja, tuh lihat disana sudah pada ramai siapa tahu para orang kaya yang ada di mobil itu ingin membeli sesuatu dari kita, ayo buruan sebelum lampu berubah hijau.


mereka pun berlari meniju lampu merah yang sudah banyak angkutan umum dan mobil mobil orang kaya berderet di jalanan itu.


tiba di lampu merah seorang ibu membuka kaca jendela mobilnya dan memanggil felix untuk membeli sesuatu.


Nak,,!! kemarilah ibu minta air mineral satu ya,


berapa nak tanya ibu tersebut harga air itu,


hanya 5000 rupiah bu sahut felix sambil tersenyum manis


lalu sang ibu memberikan uang sebesar 100 ribu rupiah pada felix, ini nak uangnya.

__ADS_1


akh nyonya maaf apa tidak ada uang pas saja, karena saya baru saja keluar untuk jualan dan baru ini saya mendapatkan pembeli jadi belum ada uang utk tukarannya sahut felix.


akhh tidak apa apa ambil saja nak, anggap saja itu rezekimu hari ini sahut ibu tersebut.


akhh tidak usah bu, lebih baik uang ibu kembali saja dan anggap saja air itu sebagai amal dari saya untuk ibu sahut felix dengan tulus.


saat ibu itu mau menolak tak sempat lagi karena lampu merah sudah berubah hijau dan para pengemudi jalanan sudah begitu ribut menyalakan klaksonya agar cepat melaju dan tak menghambat perjalanan lalu lintas.


ibu itu tersenyum dan terharu, bagaiman bisa seorang gadis penjula di jalan justru mampu beramal padahal jelas jelas aku mampu membeli apa pun, namun gadis itu sungguh anak yang baik kelihatan dari sikap bicara dan sopan santunya.


lain kali semoga aku bertemu kembali padanya, yah semoga Tuhan mempertemukan kami, jarang jarang jaman sekarang ada gadis setulus itu, aku akan berusaha mencarinya siapa tahu dia mau jadi menantuku batin ibu tersebut tersenyum tipis.


Sementara ando yang sudah memantapkan hatinya tidak akan lagi menemui felix dan menggangunya, bersiap untuk berangkat keperusahaanya, namun ada yang berbeda pada diri ando, dimana ando yang sudah sempat berubah menjadi pria periang dan mudah senyum, kini ia kembali menjadi ando yang dulu, dingin, tegas dan tak terbantahkan.


Ando melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi dan tak perlu waktu lama ia sudah sampai di pelataran kantornya, ia pun turun dari mobil dengan sikap dingin tanpa ada senyum yang biasanya ia sematkan di wajahnya, dan tanpa menoleh kiri kanan dengan tatapan lurus dan tak ada bicara ando memasuki kantornya dan masuk pada lif hususbya, tiba di lantai 52 ando hanya berjalan tanpa menjawab sapaan kariawannya, sementara rico yang juga melihat sikap ando pagi ini sungguh heran dan tak biasanya begitu, apa yang terjadi kenapa tuan muda tiba tiba jadi bersikap dingin seperti dulu?? apa ada sesuatu yang membuatnya marah,,??akhh lebih baik aku tanya saja nanti batin rico, yang menatap ando sudah masuk keruangannya.


sementara diluar para kariawannya berbisik ribut, karena merasa aneh kenapa bos mereka tiba tiba berubah dingin dan sangat menyeramkan dan membuat mereka yang melihat tadi bergidik ngeri.

__ADS_1


lanjjuttttt lagi ya gaes


__ADS_2