Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 60


__ADS_3

Pagi yang cerah seolah mendukung keberangkatan Ando untuk menemui felix, ando sengaja bangun cepat agar felix bisa ia jumpai sebelum pergi kerja.


Dengan hati yang mantap, ando melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dan ia sedikit gelisah, apa gerangan felix mau mengabulkan permintaannya untuk bertemu dengan maminya, tapi dalam benaknya apa pun resikonya ia tidak akan menyerah dan semua demi mami ucapnya dalam hati, sembari menghembuskan nafasnya kasar, karena ia merasa seperti tak punya muka untuk bertemu felix setelah apa yang sudah ia perbuat.


Tak terasa amdo sudah tiba di depan rumah felix, ando belum turun dari mobilnya, sebenarnya ia sedikit ragu, namun ia akan memohon semampunya agar felix mau ikut bersamanya.


Perlahan ando keluar dari mobil dan mendekati pintu rumah felix, dengan memantapkan mental dan dirinya ando pun mengedor pintu rumah felix dengan sangat hati hati.


Tok,tok,tok,, tak ada sahutan.


tok,tok,, tok,, ando mengulang ketukan pintu lagi dan pintu pun terbuka.


Kak ando.!!! fero yang sudah sangat lama tak bertemu dengan ando pun sangat terkejut dan bercampur senang.


Wahh,,, kakak sudah lama bangat ngak kesini, lama tak bertemu kakak semakin tampan aja ya, ucap felix dengan senyum sumringahnya.


Ando pun berdehem dengan ucapan fero,


khemm,, kamu itu ya masih saja sama seperti dulu selalu ceria, sembari mengacak rambut fero dengan sayang.


Apa kakak boleh bertemu dengan kak felix??? ando yang tak ingin mengulur waktu karena ia harus sesegera mungkin membawa felix untuk bertemu dengan maminya.


Hmmm,, maaf kak tapi kak felix tak ada dirumah, jawab fero menatap sendu.


apa kak felix sudah pergi bekerja???


tidak kak, tapi kemarin ada yang bawa kak felix untuk bekerja sebagai Art dan kakak akan pulang 1 kali seminggu, dan fero juga ngak tahu kak felix kerja dimana, karena k felix hanya bilang mau bekerja sebagai Art dan gajinya lumayan besar tqpi tak bilang tempatnya dimana.


Ando yang mendengar cukup jelas ucapan fero adiknya felix hanya diam dan termenung.

__ADS_1


Ternyata dia sudah bekerja sebagai Art, dan aku harus cari kemana, mana fero tak tahu pula felix kerja di mana.


gero yang memperhatikan ando hanya benggong, melambaikan tangannya keudara seraya memanggil Ando.


Kak.!! kak Ando!!


Ando yang tersadar dari lamunannya pun menatap felix haru, ia frustasi sekali, ia mengira ia bisa secepat dalan pikirannya untuk bertemu felix namun Tuhan berkehendak lain.


apa ada nomor hp atau telepon yang di berikan kak felix untuk bisa di hubungi Dek?? tanya ando yang sudah merasa gagal, namun ia tetap berusaha bagaimana agar bisa bertemu felix.


Hmmm, kalau itu tidak ada kak, karena kak felixlah yang menghubungi kami dan kakak juga melarang kami untuk menghubunginya, katanya takut nanti majikannya mengira kak felix tak becus bekerja, ucap fero lagi.


apa kau masih ingat nomor yang menmanggil ke hp mu itu?? tanya ando lagi dengan serius, seperti menunjukkan petunjuk untuk ando bisa bertemu dengan felix.


Ouh kalau itu ingat dong kak, karena cuma kak felix yang menelpon kami, kami bahkan tak punya kerabat untuk menghubungi kami, ucapanya tersenyum kecut.


Apa kau bisa memberikan nomor itu pada kakak, agar kakak bisa menghubungi kak felix dan menayakan kak felix bekerja dimana dan kakak akan tanya alamatnya, bohong ando, yang ada ia akan menyuruh rico melacak nomor tersebut agar lebih mudah menemukan felix dan alamat tempat felix bekerja sebagai Art.


Tak lama fero pun datang dengan hp di tangannya, dan melihat nomor panggilan masuk dan memberikan pada ando.


Ando pun secepat mungkin mengeluarkan hpnya dari saku celananya dan mengetikkan nomor yang ada di hp fero.


Terimakasih ya dek, ucap ando yang sangat bahagia karena dia akan bisa bertemu felix.


Akh iya kak, jangan sungkan ucap fero tersenyum pada ando.


Tapi sepertinya kakak sangat ingin sekali bertemu dengan kak felix,, ada apa sebenarnya kak?? apa fero boleh tahu?? tanya fero yang penasaran dengan sikap ando yang tiba tiba senang saat menerima no hp tersebut.


Oohh, itu kak,, Ando sedikit gugup menjawab pertanyaan fero barusan.

__ADS_1


tapi ando mampu menutupi agar fero tak curiga.


kakak hanya mau menyapaikan sesuatu pada kak felix, dan ini adalah keinginan seseorang yang sangat merindukannya, jawab ando santai.


memangnya siapa kak?? tanya fero lagi.


Iihh anak kecil sudah bisa mengintrogasi kakak ya, ando mencoba mengalihkan agar fero tak banyak bertanya.


Nanti kamu juga akan tahu dek, dan kakak tidak ada maksud lain, kamu jangan hawatir, ucap ando meyakinkan.


Yah sudah,, kalau gitu kakak pamit dulu ya fer, kakak masih ada urusan dikantor ucap ando dan membelai rambut fero dengan sayang, layaknya sebagai kakak.


Fero pun mengangguk, tanda mengiyakan


Ando pun berjalan menuju mobilnya meninggalkan kediaman felix dan sembari menhubungi seseorang.


Apa kamu sudah baca WA yang kukirim padamu,??


sudah bos!!


sauhut rico dari seberang


cepat lacak nomor itu dan beritahu hasilnya secepatnya!!! seru ando pada rico dengan serius.


Baik bos, saya akan laksanakan secepatnya! jawab rico.


Baik terimakasih, ucap ando balik pada rico.


Semoga aku tidak gagal lagi, dan mudah mudahan rico bisa secepatnya mendapatkan alamat tersebut.

__ADS_1


up lagi ya gaes semoga kalian suka dengan ceritanya


__ADS_2