Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 52


__ADS_3

wahh ternyata ada Felix, papinya Ando mendekati.mereka dan tersenyum manis


Iya pih, maaf Felix ngak ngabari dulu mau datang, dan Felix kira Ando sudah cerita ke mami dan papi klu felix mau datang.


akhh.. anak itu mana punya waktu untuk kami Lix, dia itu hanya mementingkan kesibukannya saja dari pada kami orang tuanya, sambil melirik Ando dengan wajah cemberut di buat buat.


papi jangan ngomong gitu dong pih, kapan Ando ngak perduli sama mami dan papi???


Nah buktinya ini, Felix datang kerumah kamu gak pernah cerita kalau kamu selama ini sudah ketemu dengan mereka, huhh dasarrr kalau tidak saja anak udah papi tendang kamu!!!!


Iya deh Ando minta maafff,, dan Ando salah karna gak permah cerita tentang felix kei dan papi.


++++++++++++++++


Setelah makan siang dan berbincang banyak Felix dan kedua adiknya pun pamit untuk pulang.


mami,, papi Felix pamit pulang dulu, lain kali felix bakal datang main lagi.


Janji ya nak, mami selalu menantikanmu dan akan selalu merindikanmu.


Iya mih,, felix tahu mami sangat sayang dan baik sama felix.


yah sudah kamu dan adik kamu pulang di antar Ando aja ya??


Ngak usah mih, kami pulang naik angkutan umum saja, ngak papa kok mih, lagian felix tak ingin merepotkan.

__ADS_1


Memangnya ada yang bilang kamu merepotkan?? dan lagian apa kamu aku ijinkan pulang naik angkot?? Ando yang dari tadi mendengar akhirnya bicara karena agak tak suka dengan ucapan felix yang mengatakan merepotkan.


bukan begitu, kan mungkin saja kamu ada urusan penting, dan jangan karena kami urusan kamu jadi tertinggal maksudku begitu bukan apa apa.


tak usah banyak alasan lagi aku akan mengantar kalian sampai rumah, dan tak ada bantahan, Ando bicara seolah felix sudah jadi miliknya seutuhnya, dan berjalan dengan wajah yang sangat kesal karena felix selalu menghindar setiap kali Ando mendekatinya


Baiklah,,,


mih,, pihhh Felix pamit ya


mami sama papi jaga kesehatan dan jangan lupa makan.


iya sayang, kamu ini masih saja memperhatikan mami dan papi, membuat mami jadi gak ingin kamu pergi nak.


felix pamit ya mih,, pih,, sambil menyalim kedua orang tua Ando.


Ando yang sudah menunggu mereka diluar pun bicara, mih,, pihh ando antar mereka dulu ya, mami sama papi istirahatlah mungkin ando pulangnya agak malam.


jangan terus menggangu felix ando, dan jangan buat dia kesal kalau kamu masih mengharapkannya,, ketus maminya.


anakmu ini yang terbaik mih,, sambil memainkan matanya sebelah menggoda sang mami.


Dasarrr anak nakal awas saja kalu kamu buat felix kecewa lagi, mami akan hukum kamu sangat berat.


Ando pun melajukan mobilnya menuju rumah felix, sementara kedua orang tuanya pun masuk kedalam rumah.

__ADS_1


dalam perjalanan Ando seskali melirik felix yang hanya diam dan tak sedikit pun melirik ke ando.


Lix,,, panggil ando mencoba menghilangkan keheningan yang ada karena kedua adiknya felix sudah pada molor alias tidur.


ya,, ada apa Ndo???


apa kamu ngak capek bangat bekerja sebagai penjual pinggir jalan asongan???


memangnya kenapa Ndo, aku senang melakukannya dan aku bangga bisa menikmati hasil jerih payahku sendiri dan bisa menghidupi kedia adikku meskipun dikatakan hanya cukup untuk kami bertiga, meskipun berat dan capek tapi aku sangat nyaman dengan pekerjaanku.


apa.kamu malu Ndo punya teman seperti aku yang miskin dan bekerja sebagai penjual asongan pinggir jalan???


kata siapa aku malu, aku hanya tak tega melihatmu yang desak desakan dibawah terik matahari pada saat lampu merah, membayangkan saja aku sudah merasa ikut terbakar sahut ando.


kalau begitu tak usah bayangkan agar kamu tak terbakar, sahut felix sedikit cuek.


kamu marah lix karena aku bilang begitu, sahut ando lagi.


untuk apa marah, lagian itulah kenyataan hidup yang kujalani, aku harus mensyukuri apa yang ada, karena kalau aku mengeluh betapa tak tau dirinya aku terhadap Tuhan karena masih banyak yang jauh lebih menderita dari keadaanku meskipun keadaanku saat ini juga sangat menderita juga orang orang di luar sana.


ando yang mendengar ucapan felix pun merasa tertusuk belati hati dan perasaannya, karena ando berpikir felix orang yang sangat berharga dan masih menyukuri apa pun itu padahal jelas jelas dia sangat menderita dan punya tanggung jawab sebagai tulang punggung untuk kedua adiknya, kamu hebat Lix, seru ando dalam hatinya.


karena asiknya ngobrol tak terasa akhirnya mereka tiba di rumah felix, ando pun turun dari mobil sementara felix membangunkan ledua adiknya, karena tak tega ando bergegas mengendong adik bungsunya masuk kedalam rumah felix.


maaff ya untuk semua karena cerita ini sempat terhenti lama, karena aku lagi ada kerjaan yg tak bisa di kesampingkan, dan saya kembali mencoba meneruskan untuk up lg, maaf,, maaff, semoga masih berkenan membacanya.

__ADS_1


__ADS_2