Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 33


__ADS_3

Felix yang bingung dengan ucapan Ando dan berpikir kenapa setelah hubungan kami berakhir Ando malah ingin berteman denganku, apa sebenarnya yang Ando mau, pikirnya.


Apa anda sedang tidak bercanda tuan??


Apa aku terlihat bercanda felix,,???


Atau kau mengira aku akan menyakitimu lagi bila kita berteman??? Aku mohon felix berpikirlah positif sekali saja tentang aku, meski aku tahu kau belum bisa melupakan apa yang sudah terjadi dan mari berteman agar kita sama bisa melupakan hal itu, aku mohonnn...

__ADS_1


Apa menurut anda kita pantas untuk berteman?? bukannya saya menolak, tapi anda sendiri yang mengatakan bahwa saya tak pantas untuk hal apa pun,, dan saya sadar akan itu..!!


Tolong jangan mengingat itu lagi, aku memang sangat bodoh dan memang tak pantas untuk jadi temanmu,, aku tahu kau sulit untuk menerimaku, klu begitu aku permisi dulu,, dan maaf klau aku sudah membuatmu tidak nyaman dengan kedatanganku dan aku tak akan menganggumu lagi. Ando berjalan meninggalkan felix yang masih duduk di kursinya,, dan menatap kepergian Ando hingga hilang dari pandangannya.


Sebenarnya felix merasa tak enak hati terhadap Ando, meski dia tersakiti tapi dia masih tak tega melihat seseorang kecewa terhadap dirinya,, maaf Ando aku bukan tak mau berteman denganmu,, hanya saja aku tak mau terus tersakiti dengan berhubungan pada orang terpandang seperti anda karena kenyataannya aku hanya akan menerima hinaan saja, karena bagi gadis miskin sepertiku harus sadar siapa aku dan tempatku dimana,, ucap felix dalam hati.


Ando terduduk lunglai didalam kamar itu dan menangis serta merutuki dirinya yang sangat bodoh, hinga dia tak sadar bicara sendiri didalam kamar tersebut.

__ADS_1


Felix,,, apa seperti inikah sakitnya yang kau rasakan disaat aku menolakmu, menghinamu bahkan menyiksamu?? bicara sendiri seolah olah felix berada disana.


Hahaaaaaa,, Ando tertawa seperti orang gila dengan air matanya yang terus mengalir sambil berkata lagi,, Aku bahkan tak tahu diri, dan tak punya rasa malu, sudah menyakitimu lalu dengan mudahnya aku memintamu agar bisa dekat denganmu dan menerimaku jadi temanmu, hiks,,hiksss,,, bagaimana bisa kau menerimaku dengan lapang dada sementara sakit yang kuberikan padamu sangat sulit untuk kau lupakan, felix,,hikss,,hikss maaff aku minta maaf beri aku kesempatan felix untuk menebus semua kesalahanku.


karena cukup lelah ditambah teriak histeris dengan menangis didalam kamar felix Ando pun tertidur di kamar itu tepat diatas karpet yang pernah felix tiduri waktu itu.


Sementara felix yang sudah dengan rebahannya akan tidur, namun felix masih sulit untuk memejamkan matanya karena masih memikirkan kejadian sore tadi,, Oh Tuhan,, apa yang sudah aku lakukan,, aku bahkan lebih kejam dari Ando, yang tidak menghargai niat baik orang lain, tapi apakah Ando memang sungguh sungguh, dan apakah aku harus mencobanya untuk berteman dengan Ando,, sementara aku masih sulit melupakan kejadian itu, apa dengan menjalin pertemanan ini akan membuatku perlahan lupa dengan semuanya, atau malah aku akan semakin tersakiti,, akkkhhhhhhhh aku bingung,,, lebih baik aku tidur saja dan mudah mudahan besok aku banyak rezeki, aku sudah tidak sabar untuk mewujutkan impianku, besok aku akan menelpon adikku apakah dia sudah mengumpulkan seberapa banyak uang agar kami bisa membeli rumah yang sederhana hasil keringat kami dan itu pasti sangat menyenangkan, tidak lama lagi aku akan tinggal bersama dengan adik adikku, Ayah,, ibu,, berikan restu kalian agar harapan felix terwujud dan setelahnya felix pun terlelap setelah memikirkan hal panjang lebar yang begitu melelahkan pikiriannya.

__ADS_1


Laaaannnjjjjjjjuuuuuuuuutttttttttttttt


__ADS_2