Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
Hidup Hanya Titipan.


__ADS_3

Aliando merasa lega telah menceritakan kisah masa lalu nya yang cukup berat kala itu.


Semua orang berhak bahagia, dengan caranya masing-masing.


Demikianlah dengan istrinya Felix, Tuhan punya cara tersendiri memberi kebahagian pada istrinya, meski pun banyak cobaan dan penderitaan yang di alami istrinya kala itu, justru hal itu membuat istrinya merasakan hal yang luar biasa, dan tidak menyerah walau pun selalu mendapat cobaan berat.


"Pak Danu tahu, kenapa kami sangat menyayangi Atika?? karena Atika wanita yang hebat seperti istri saya, meski perjalanan hidup yang mereka lalui cukup berbeda, dan dari pengalaman itulah Rafa tidak menilai Atika wanita yang tidak pantas, meski Rafa pernah melakukan kesalahan pada Atika dulu, karena belum tahu siapa Atika sebenarnya.


"Ketika Rafa pulang dari kota ini, Rafa bercerita pada saya, bertemu Atika dan pernah terjadi salah paham, dan saya pun mengatakan pada nya agar tidak salah langkah dalam menilai seseorang, dan saat Rafa tahu dan melihat sendiri bagai mana kehidupan Atika, Rafa sempat menyesal karena pernah membuat Atika sakit hati, hingga Rafa bertindak dengan caranya sendiri, dan sempat membuat Atika berpikir buruk tentang Rafa, namun saya berkata, untuk bersabar dan but Atika merasakan ketulusan much yang sesungguhnya, dan saat tiba waktu nya kami akan mendapatkan kebahagian yang sesungguhnya, ujar Aliando.


"Saya tahu soal itu, ketika Nak Rafa datang saat Atika pergi bekerja, dan membawa Saya diam-diam tanpa sepengetahuan Atika, ujar pak Danu mengingat bagai mana Rafa memulai merubah kehidupan mereka, dan sempat membuat Atika dalam dua pilihan waktu itu, tapi pak Danu yang melihat keseriusan Rafa saat itu, hanya pasrah, dan yakin bahwa Rafa benar-benar mencintai istrinya apa adanya.

__ADS_1


"Itu adalah usul Saya pak Danu, ketika Rafa merasa menyesal telah berpikir dan menilai Atika buruk, namun saat tahu kenyataannya Rafa merasa susah berbuat tidak pantas pada Atika, dan Saya menyarankan agar bertindak dan tidak memberitahu Atika soal itu, tapi mengikat Atika agar tetap dalam jangkauannya, walau dengan cara membohongi Atika di awal, dan membuat Atika sempat begitu membenci Rafa, ujar Aliando, bicara jujur bahwa ide itu berasal dari nya, demi putranya yang sudah jatuh hati pada Atika si gadis gubuk.


"Saya ingat soal itu pak Aliando, tapi saat Atika tahu tentang kebenarannya, dan kebaikan nak Rafa, Atika pun menyesal karena sudah salah menilai nak Rafa, tapi Saya katakan pada nya saat itu, bahwa itu wajar, karena nak Rafa tidak memberi tahu yang sebenarnya, ujar pak Danu mengingat Atika yang menangis semalaman merasa malu, karena sudah menuduh Rafa yang tidak-tidak, padahal Rafa sudah menolongnya, meski dengan cara yang membuat Atika salah paham.


"Jangankan Atika, saya sendiri pun bakal berpikir begitu pak, apa lagi pak Danu di bawa, tanpa sepengetahuan Atika, dan hubungan Atika dan Rafa juga saat itu dalam keadaan yang tidak baik, karena sempat salah paham, ujar Felix membela Anika.


" Tapi semua kan sudah berlalu mom, dan Rafa juga sudah minta maaf sama Tika, yah walau pun Tika tidak langsung memaafkan Rafa waktu itu, ujar Rafa yang merasa terpojok.


" Anda benar, dan saya sangat sangat bersyukur, Atika bukan saja memiliki satu ayah dan ibu, tapi punya dua ayah dan dua ibu, meski ibunya tidak bisa merawat Atika, tapi saya yakin ibunya sangat bahagia melihat Atika saat ini, di kelilingi orang-orang baik seperti kalian, ujar pak Danu yang merasa bagai memiliki keluarga utuh, padahal pak Danu masih punya keluarga, yang tega membuang dan mengusir mereka dari rumah mereka sendiri, setelah istrinya meninggal, sementara keluarga menantunya memperlakukan mereka seperri keluarga sendiri, tanpa memandang status dan kasta mereka.


"Semenjak Atika jadi menantu kami, kami tidak memandang Atika sebagai menantu tapi sebagai putri kami pak Danu, pak Danu jangan berkata begitu, dan merasa asing pada kami, sekarang kita keluarga besar, dan pak Danu juga orang tua Rafa juga, tentunya Rafa menghormati pak Danu seperti Atika menghormati kami, ujar Felix yang tak ingin pak Danu merasa asing dan membuat batasan pada mereka.

__ADS_1


"Asal pak Danu tahu, semenjak saya mengenal istri saya, dan begitu banyak pelajaran hidup yang saya dapat, saya baru menyadari kalau hidup ini adalah titipan, harta dan kekayaan tidak menjamin kita masuk surga pak, dan kita harus, ingat saat kita berpulang pada yang maha kuasa, tidak satu pun harta itu bisa kita bawa, dan belum ada orang yang meninggal membawa harta kekayaannya, dan di situlah kita bisa menyadari, yang miskin dan yang kaya, kalau sudah meninggal sama derajatnya, dan tidak ada perbedaan sedikit pun, dan itulah membuat kita sadar bahwa kita sama di hadapan Tuhan, bukan karena kita miskin atau pun kaya, ujar Aliando yang sadar bahwa semuanya sama bila sudah menghadap yang kuasa.


Pak Danu pun terdiam, mencerna ucapan Aliando, yang lupa akan hal itu, karena merasa begitu tak pantasnya, pak Danu sampai melupakan bahwa semua manusia tidak punya perbedaan di hadapan Tuhan, dan merasakan begitu banyak pelajaran dan pengalaman yang ia dapat setelah mendengar cerita dari besannya itu, hidup memang harus optimis jangan pesimis, menentukan layak dan tidak hanya Tuhan, dan manusia sama sekali tidak punya hak mengadili sesamanya, dan hak itu hanya ada pada Tuhan.


Begitulah hidup, semuanya hanya bersifat sementara, dan Tuhan punya rencana tersendiri untuk setiap masing-masing orang, hanya bagai mana cara kita menyikapi pemberiannya, baik itu sakit, senang, bahkan kematian sekali pun, berserah pada yang maha kuasa, bukanlah sikap putus asa, tapi lebih mengarah agar di beri tuntunan, dan tetap ikhlas dengan pemberiannya, karena siapa pun orang nya, tidak bisa menjamin bisa selalu di atas, dan lupa pemberian yang indah itu juga berasal dari yang kuasa, tapi terkadang manusia melupakan penciptanya, sehingga lupa diri dan merasa lebih hebat karena sudah memiliki hidup yang pantas, tapi manusia lupa akan roda kehidupan yang kadang bisa merubah segalanya, karena melupakan rasa syukur dari yang kuasa, karena roda yang berputar itu tidak akan selamanya di atas, terkadang juga di bawah.


Jatuh bangun dalam hidup itu normal, karena orang yang mengalami itu, akan memahami hidup itu adalah titipan bagi kita, dan bukan harta warisan, yang akan turun temurun bisa di turunkan pada keturunan nya kelak, karena usia tua dan muda, kalau sudah waktunya menghadap yang kuasa, siapa pun tidak akan bisa menolak dan menghindarinya, maka belajarlah bersyukur, karena setiap ucapan syukur itu, mengingatkan kita pada sang pencipta, dan kita berasal dari padanya.


Bersambung.


Jangan lupa jejaknya ya Guys.

__ADS_1


Salam Arthor


__ADS_2