
Ando yang sudah tiba di depan kontrakkan felix masih sedikit ragu, tapi dia menepis keraguan itu, karena dia tidak akan mundur lagi meskipun felix menolaknya dalam benak Ando.
Tok,,tokk,,toookkk
Ya sebentar,,, felix menyahut sambil membuka pintu,, dan ketika pintu terbuka felix sangat terkejut karena ternyata Ando yang datang.
Anda..???? sedang apa anda disini??? felix mencoba tidak gugup agar Ando tidak berpikir lain tentangnya.
Apa begitukah caramu menerima tamu, langsung bertanya tanpa mempersilahkan masuk dulu??
Maaffff tuan,, saya hanya heran kenapa anda bisa ada disini, apa anda mencari seseorang???
Hmmm,, sepertinya kau tak mengijinkan aku untuk masuk, kau malah bertanya yang tak ada sangkutannya dengan kedatanganku, klu kau merasa terganggu, saya minta maaf, klu begitu saya permisi..!!! berbalik badan dan berjalan menuju mobilnya.
Maaf tuan,, langkah Ando pun terhenti karena felix tiba tiba kembali bicara dan Ando kembali berbalik,, Maksud saya bukan begitu, saya hanya merasa anda tak pantas masuk kedalam karena menurut saya anda pasti tak nyaman karena kontrakkan saya sangat kecil dan juga sempit, dan tak ada sofa yang nyaman untuk bisa anda duduki..!!
__ADS_1
Apa menurutmu kedatanganku kesini, hanya mau melihat keadaan kontrakkanmu??? atau melihat seisi yang kau miliki,,??
Aku tahu felix aku pernah bicara yang sangat menyakiti hatimu, tapi bisakah sedikit kau berpikir positif tentang diriku?? aku juga tahu kau sangat membenciku,, tapi aku mohon aku hanya ingin menebus semua kesalahanku padamu, meskipun aku tahu kau sangat sulit memaafkanku, setidaknya ampuni aku dengan kita dekat dan berteman, hanya itu, dan aku akan berusaha jadi teman terbaik untukmu. Memang sangat sulit untuk menyakinkanmu karena kau pernah merasakan kekasaranku padamu, tapi itu karena aku salah paham padamu, aku menyesal felix dan mohon ampuni aku,, memelas dengan wajah yang begitu sendu dan penuh penyesalan.
Felix pun jadi tak tega,, tapi felix sebenarnya masih sakit hati dengan perlakuan Ando padanya kala itu, tapi felix melihat dari tatapan mata Ando terlihat jelas Ando sangat menyesal dan dia memang sungguh sungguh memohon.
Hemm,,, baiklah
Sejujurnya saya masih belum bisa melupakan itu semua, tapi saya mengijinkan anda masuk bukan berarti saya sudah bisa melupakan semua, saya hanya menghargai tamu yang datang ke kontrakkan saya..
Silahkan duduk tuan,,, saya hanya punya kursi tua ini, dan sebentar saya akan buatkan kopi sebentar, ucapnya
"Terimakasih felix"
Ando pun mengamati ruangan tersebut, ketika Ando melihat sekeliling ruangan tersebut hati Ando terasa tercubit, Ando tak tega melihat felix tinggal ditempat yang kecil dan sempit ini, dan tiba tiba pandangan Ando tertuju pada karpet yang dimana disana sudah dilapisi kain yany tipis beserta satu bantal,, Ando menghela nafasnya,, ya Tuhan bahkan disini tak ada kamarnya,, apakah dia bisa tidur nyenyak dengan keadaan tempat seperti ini,?? seketika bayangan di apaetemenya terlintas di benak Ando, dia ingat kala itu felix tidur dengan karpet yang usang dan robek, Aku bahkan menyiksanya saat di apartemenku dan tak memberinya makan, Oh Tuhan aku bahkan merasa apakah dosaku pantas untuk di ampuni, aku sudah berbuar di luar batas dan menyakiti hidup dan batinya.
__ADS_1
Silahkan tuan,, saya hanya punya ini, dan maaf bila rasanya buruk.
Ando pun tersentak dari lamunanya
Anda kenapa?? apa anda butuh sesuatu??
Akhh tidak,,tidak,, terimakasih untuk kopinya
Yaa,, silahkan diminum tuan,, Ando pun meraih gelas tersebut dan menyeruput kopinya itu
Sebenarnya apa yang menjadi tujuan anda datang kemari tuan?? Ando yang mendapat pertanyaan pun jadi gugup, gak mungkin juga dia jujur kalau tujuannya datang untuk mendekati felix, namun Ando menormalkan kegugupannya, dan menjawab,,
Saya hanya sekedar bertamu, tidak ada tujuan dan maksud lain, saya hanya ingin kita berteman dan jangan berprasangka buruk, maksud saya kita berteman apa kamu akan menolak??
Laaaannnnjjjjjjuuuuuuuuttttttttttttt
__ADS_1