Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 54


__ADS_3

Setelah melajukan mobilnya dari rumah felix, ando yang begitu frustasi berhenti di sebuah taman kota, dia duduk di bangku taman dan menangis terisak serta tak menyangka felix akan menolaknya.


Apakah luka dihatimu masih belum sembuh Lix?? ando bicara sendiri seolah ia bicara dengan felix.


apa tak ada kesempatan lagi buatku untuk memperbaiki dan menebus kesalahanku padamu?


kenapa disaat aku sudah sangat dekat dan sangat mencintaimu kamu malah tak bisa menerima aku Lix??


kenapa?? kenapa Lix


aku memang egois dan tak sadar diri, bisa bisanya aku masih berharap padamu dengan semua yang sudah kulakukan padamu dengan luka yang begitu membekas, sepintas ando mengingat semua kelakuaannya pada felix, yang menyiksanya dengan tidur di gudang dan tak memberi makan serta kekerasan fisik dan membuatnya budak serta hinaan yang begitu menyakitkan.


Hahahhaha ando tertawa dalam tangisnya mengingat semua perbuatannya pada felix kala itu,.


aku orang yang sangat bodoh, mana mungkin felix menerimaku kembali dengan apa yang sudah aku lakukan padanya, Ando,,, ando kamu hanya bermimpi di siang bolong, dan menganggap semua hal bisa kamu selesaikan dengan genggamanmu tanpa mengingat perbuatan burukmu terhadap felix bicara seperti orang gila dengan isak tangisnya.


karena lelah dengan hati dan pikirannya ando diam merenung di malam yang sepi di taman kota, dan setelahnya ia pun beranjak pergi pulang namun tak kerumah orang tuanya melainkan ke apartemennya.

__ADS_1


tiba di apartemen ando malah masuk ke arah gudang dimana felix dulu ditempatkan ando dikamar itu dengan beralaskan tikar yang sudah usang dan robek dan sangat tidak layak.


Ando melihat kamar itu dan membayangkan felix yang tidur dengan keadaan yang sangat tidak layak dan juga dia membayangkan semua kekerasan yang dia perbuat terhadap felix waktu itu, ando yang mengingat itu semua menangis histeris dengan kebodohannya waktu itu, yang tak dapat berpikir jernih dan menyamakan semua orang yang hanya mengincar kekayaannya.


Sementara dirumah felix, ia juga jadi tak bisa tidur karena perasaannya begitu gundah, entah kenapa setelah menolak ando tadi felix jadi merasa bersalah dan seolah bertolak belakang dengan sakit hati dan luka yang ia rasakan saat ando masih suaminya.


tanpa felix sadari ia meneteskan air matanya, mengapa hatiku merasa berat dan jadi merasa bersalah, padahal aku masih belum bisa melupakan semua itu, kenapa aku jadi merasa tak tega, padahal jelas jelas aku mengatakannya dengan mantap sesuai kata hatiku, Tuahan... aku mohon beri aku kekuatan untuk menjalani semua ini, apakah keputusanku sudah tepat dengan menolaknya, namun aku tak berdaya karena gadis miskin sepertiku tak boleh bermimpi terlalu jauh karena tempat dan derajatku tak akan bisa menyatukan kami sekalipun aku berharap itu tidak akan mungkin.


dalam tangis felix hanya berharap semoga ini keputusan yang tepat dan untuk tidak akan tersakiti lagi.


Felix yang juga sudah lelah menangis dalam diam, terlelap di atas sofa dan hanyut dengan pikirannya sendiri.


keesokan harinya, pagi pun menyapa ando yang masih terlelap dan sepertinya dia tak ingin membuka mata agar tak mengingat penolakan felix.


sementara fero yang bagun dan melihat felix tak ada di kamarnya mengira felix sudah bangun lebih awal dan pasti lagi menyiapkan sarapan untuk mereka, fero pun berjalan dan tiba tiba ia menatap heran mendapati felix berbaring di atas sofa.


kak felix, kak bangun, ,

__ADS_1


felix yang masih kurang tidur itu pun merasakan badannya sedikit agak berat dan kepalanya sedikit pusing, namun ia tetap berrusaha bangun.


apa sudah pagi? ini jam berapa? tanyanya


ini masih pukul 5 pagi k, tapi kenapa kakak tidur disini, apa ada yang kakak pikirkan atau terjadi sesuatu tanya fero pada felix.


felix yang sudah sadar dan mengingat pembicaraannya pada ando semalam berusaha menutupi pada adiknya karena ini masalah persaan hatinya pada ando dan tak perlu adiknya tahu soal ini.


felix menatap fero dan berkata, tidak ada memangnya apa yang terjadi, kamu jangan berpikir yang tidak tidak, kakak semalam susah tidur, keluar dari kamar kakak duduk disini sambil baca buku eh taunya kakak tertidur disini, jawabnya berbohong.


Ouh kirain kakak lagi ada pikiran, sahut fero


tidak, kakak baik baik saja dan jangan memikirkan hal yang tidak tidak karena kakak tidak kenapa napa.


sambil beranjak meniju kamar mandi untuk mencuci mukanya agar tak mengantuk lagi dan segar baru ia akan memasak sarapan pagi mereka dan akan bersiap untuk kerja.


semangat membacanya y gaes, semoga suka dengan ceritanya

__ADS_1


__ADS_2