Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 72


__ADS_3

Saat canda tawa felix dan Ando dieja makan, bibi yang sedang membersihkan halaman depan di kejutkan kedatangan tamu yang banyaknya 8 orang, dari penglihatan bibi mereka seperti pasangan suami istri dan bibi melihat ada rasa takut dan gelisah saat mereka bertanya keberadaan felix dan Ando.


Maafff,,


Permisi,,, apa kami bisa bertemu dengan pemilik rumah ini bik?? tanya salah seorang dari mereka.


maaf,,, kalau tuan dan nyonya besar sedang tidak ada,,, beliau sedang di luar kota,, sahut bibi sopan


Kami bukan ingin bertemu dengan beliau, tapi dengan tuan muda "Aliando Pratama Widodo",, ucap mereka lagi dengan sedikit gemetar dan sangat jelas mereka sangat takut dan gelisah saat mengatakan nama tuan muda itu.


Ouh,,, kalau tuan muda ada,, tapi...


bibi sempat mengantung ucapannya dan melihat secara intens mereka satu persatu.


Apa saya boleh tahu,,, apa tujuan anda anda menemui tuan muda,,, karena saya tak ingin ambil resiko karena sembarangan mempersilahkan tamu masuk bila belum punya janji dengan tuan muda,, karena tuan muda tidak sembarangan menerima tamu,, apalagi saat ini kalian beramai ramai datang kesini,, apa ada seduatu yang terjadi??? tanya bibi sedikit menyelidik.


A,,anu buk,, kami hanya ingin meminta maaf atas kesalahan kami,, kami sudah membuat kesalahan,, kami mohon izinkan kami menemui tuan muda, jawab salah seorang dari mereka yang tak lain ibu ibu yang sudah menghina felix saat itu.


Sebelum bibi menjawab dan memberitahukan pada tuan mudanya bibi berkata lagi,,,


Sebelumnya saya minta maaf karena lancang,, saya tahu betul bagaiman sifat tuan muda,, bila kalian memang ingin minta maaf,,, minta maaflah secara ikhlas dan dan satu hal yang perlu kalian ketahui bahwa tuan muda tidak akan mengampuni seseorang bila orang yang di sayanginya terusik,, jadi buatlah tuan muda,, melihat penyesalan dan permohonan maaf kalian dengan baik,, itu saran saya, ucap bibi dan berlalu masuk ingin menyampaikan pada sang tuan muda ada tamu yang ingin bertemu.


sementara mereka yang mendengar ucapan si bibi barusan,, semakin resah dan gelisah,, takut dan gemetar menyelimuti perasaan mereka.


Menyesal sudah pasti mereka rasakan, tapi apakah penyesalan mereka itu akan di terima tuan muda seperti yang dikatakan si bibi tadi,, tamatlah riwayat kami, batin mereka masing masing.


Hahaaaa,, si bibi boleh aja tuh,, membuat para tamu semakin ketakutan.!!! Good job bibi.


saat ingin memberitahukan pada sang tuan muda si bibi masih mendapati ando dan felix saling mengejek dan tertawa lepas,, melihat itu bibi tersenyum melihat kedekatan tuan mudanya dan felix..


Maaf tuan muda,,, ucap bibi


Ando dan felix pun reflek menatap bibi bersamaan saat bibi menyapa mereka.


Ah iya,,, ada apa bik?? sahut ando


Anu tuan,,, diluar ada beberapa tamu,, katanya ingin bertemu dengan tuan muda,,sahut bibi


Maksudnya dengan beberapa tamu,, apa bik,?? apa tamunya lebih dari satu orang,? tanya felix yang sedikit penasaran.


Iya non,,,, mereka ada 8 orang, sahut bibi sopan.

__ADS_1


Hahhh,,!!! 8 orang??


apa tujuan mereka bik.?? tanya felix semakin penasaran.


Namun Ando yang sudah tahu siapa yang datang tak terkejut dengan banyaknua jumlah tamu yang di sebut si bibi, namun ia menyeringai dan tersenyum sinis.


belum sempat si bibi menjawab pertanyaan felix,, ando lansung memotong ucapan bibi.


Suruh mereka masuk bik.!!!


terdengar dan terlihat aura dari ando sekejap berubah dingin dan datar saat tahu siapa yang datang,, seolah sikap lembut dan candanya barusan tak pernah ada dalam diri ando,, inilah babang ando dengan sisi yang berbeda saat sesuatu miliknya terusik,, dia akan memberi pelajaran pada setiap orang yang sudah lancang dengan bermain api dengannya.


Bibi yang mendapat perintah pun,, mengangguk dan pergi menemui tamu yang sedang menunggu di luar.


felix yang melihat perubahan sikap Ando,, menelan salivanya dengan kasar,, dia kembali melihat sisi ando yang terlihat kejam,, karena dia pernah merasakan dan melihat bagaimana Ando bila emosi dan marah,, itu sudah sangat di pahami oleh felix.


Sesaat para tamu yang di persilahkan pun masuk,, Ando yang sudah duduk di sebelah felix hanya diam dan dengan sorot mata yang tajam dan terlihat sangat dingin, secara otomatis suasana di ruangan itu menegang dan mencekam dengan aura yang sangat mengintimidasi, seolah ingin menguliti tubuh musuhnya.


Tamu yang diperdilahkan masuk pun semua hanya menunduk dan takut menatap si pemilik rumah,, mereka hanya berdiri dan tak berani duduk karena akan terlihat lancang apa lagi mereka punya kesalahan.


Apa yang kalian lihat dibawah.!!? Ando membuka suara dengan suara yang cukup tegas.


mereka yang mendengar pun langsung ciut takut dan mengangkat kepala mereka perlahan melihat lawan bicara mereka.


Felix,,,,!! batin mereka bersamaan.


Katakan..!!!! apa yang membawa kalian datang kemari???? tanya Ando dengan sorot mata tajam.


pak bayu yang kenal siapa Ando, dan dia sudah cukup lama bekerja sebagai security di hotel milik keluarga Widodo pun,, paham dengan siapa ia berhadapan saat ini, dan memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan Ando mewakili mereka semua, terlebih dia tahu bahwa istrinya yang paling bersalah disini.


Maaf tuan,,,, ucap pak bayu


Maaf karena kami sudah lancang datang kemari menemui anda,, kami tahu sebenarnya kami tak pantas datang menemui anda dengan kesalahan yang sudah di lakukan oleh istri istri kami, ucap pak bayu dengan kepala menunduk.


Jadi kau sudah tahu apa kesalahan istrimu hahh!!!??


menatap para wanita itu dengan aura tajam dan sangat murka.


sementara felix yang sudah tahu apa tujuan dan perubahan sikap ando, dia hanya menghela nafasnya berat,, apa yang di pikirkannya telah terjadi di hadapannya saat ini, bahwa ando sudah bertindak sesuai dengan kekuasaannya.


Dan kamu,,,,,!!!! teriak Ando dengan suara yang meninggi menujuk istri dari pak bayu.

__ADS_1


Apa kamu tidak punya seorang putri,,??!! kau bahkan tak merasa kau seorang wanita,, dan kau tak pantas menghina seseorang dan kamu tak punya hak dengan itu. ucap Ando emosi memuncak.


Felix yang melihat kemarahan Ando pun akhirnya bicara,, dia tak mau diam saja,, dia melihat semua orang yang di hadapannya saat ini begitu ketakutan.


Ndo..!


menatap ando dengan wajah memelas


Ando yang di panggil felix pun menoleh kesamping dan melihat sorot mata felix yang terlihat memohon untuk menhentikan semuanya.


Diamlah,,!! ucap Ando


dia tahu felix akan memintanya untuk mengampuni mereka.


Aku tak mau lagi menuruti apa pun permintaanmu bila hal demikian, mereka harus tahu akibatnya bila berurusan denganku, jawab ando dengan sikap datar dan sorot mata tajam.


Jangan selalu mengalah dengan orang orang yang selalu menghinamu,, mereka tidak tahu siapa kamu sesungguhnya,,, dan mereka tak merasa bahwa meleka lebih hina,, menatap mereka semua sangat tajam.


mereka bahkan tak punya hati sedikit pun,, mereka bahkan menganiayamu hingga kamu sakit, apa pantas mereka di ampuni, ucap Ando dingin.


Deg,,


istrinya pak bayu terkejut,, karena ando tahu ia pernah menganiaya felix,, saat ini ia benar benar takut,, tak ada lagi harapan pikirnya, habislah aku batinya.


Kenapa..!!? anda terkejut karena saya tahu perbuatan Anda??? ucapa Ando menatap sinis pada istrinya bayu.


Jangan kira aku tak mengetahui perbuatan anda, bahkan anda menyuruh putrimu membuly adik felix di sekolah agar semua orang membenci dengan temeng putrimu mengatakan bahwa adik felix sama dengan felix yang menjual diri pada orang kaya.


felix yang mendengar pun reflek menangis dan merasakan sesak di dadanya, ia tak tahu bahwa adiknya di buly dan di hina juga, namun ia juga tak habis pikir kenapa fero adiknya tak pernah cerita padanya dengan hal itu.


Ando yang melihat felix menangis, mengenggam tangan felix erat, seolah tahu felix merasakan sakit saat tahu kenyataan tentang adiknya.


Jangan buang air matamu dengan hal yang tak penting,,, aku tidak akan tinggal diam siapa pun yang sudah berani menghina calon istriku dan kedia adik tersayangki itu,,, sudah jangan menagis ando memeluk felix memberi ketenangan sesaat.


Istri bayu yang melihat felix pun sangat menyesal karena dia tidak menyangka bahwa felix calon istri dari "Aliando Pratama Widodo"


Spontan dia berlutut dan mengatupkan kedua tangannya,, memohon pengampunan dari felix dan ando.


Saat ia ingin bicara dan menyampaikan rasa bersalah dan menyesalnya,, tiba tiba mereka dikejutkan kedatangan seseorang dan mereka pun reflek melihat siapa yang datang dan mata mereka membelalak melihat siapa yang sedang berdiri dihadapan mereka,,, kecuali bibi,, ando dan felix terlihat biasa melihat seseorang tersebut.


**Rasain loh,,!!!! main main sama babang Ando, lu ngkk tahu ya babang ando sudah mulai bucin??? heheheeee

__ADS_1


tapi siapa ya yang datang itu,, penasarannnn??? ditunggu ya gaes up nya.


mohon selalu dukungannya gaes, dan kasih saran biar arthor semangat nulisnya, thanks**


__ADS_2