Ketegaran Hati Wanita Miskin

Ketegaran Hati Wanita Miskin
episode 98


__ADS_3

Setelah menunggu beberapa jam, akhirnya hasil yang di harapkan dokter kevin pun berhasil, tubuh felix merespon semua obat yang sudah di suntikkan kedalam tubuhnya.


18:30 wib,, kita akan lakukan operasi tepat di jam itu, dan bawa felix ke ruang operasi yang sudah di sterilkan,!! ucap dokter kevin, pada beberapa dokter juga perawat yang ikut dalam tim pengoprasian felix.


Dokter kevin pun menuju kamar dimana felix berada, saat ia masuk ia melihat ando masih tertidur di sofa ruangan itu. Sesaat dokter kevin menghela nafasnya berat karena ia begitu iba melihat sahabatnya yang nampak begitu takut dan lelah.


Ndo.!!! kevin menepuk lengan Ando berniat membangunkannya karena satu jam ke depan ia akan melakukan operasi pasa felix.


Ando yang mendengar suara kevin pun membuka matanya, ia begitu terkejut mengira terjadi sesuatu pada istrinya.


Ada apa.?? apa terjadi sesuatu.? tanya ando yang mulai terlihat ketakutan, namun sesaat ia melirik ranjang istrinya masih tetap seperti ia tinggal tidur tadi, dan ia pun menghembuskan nafas lega karena tak terjadi apa apa pada istrinya.


Tidak terjadi apa pun, aku membangunkanmu karena satu jam lagi aku akan melakukan operasi pada felix, karena tubuhnya merespon baik semua obat yang masuk, maka kondisinya cukup stabil untuk melakukan operasi, terang dokter kevin.


Benarkah.?? ucap ando dengan mata berkaca kaca, ia bersyukur karena istrinya merespon baik semua obat itu.


Kalau begitu aku akan menghubungi mami dan papiku, dan menyuruh mereka datang ke rumah sakit, sahut ando.


Baiklah,,, aku tinggal dulu dan mau bersiap untuk operasi, sebentar lagi para perawat akan membawa felix ke ruang operasi yang sudah di sterilkan, ucap dokter kevin lagi.


Ya,, aku mengerti dan tolong selamatkan mereka berdua untukku, sahut ando dengan suara parau tampak ingin menangis.


Berdoalah dan optimis, kita serahkan semua pada Tuhan, dan jangan mudah putus asa, ucap dokter kevin menyemangati.


Aku pergi dulu, dan sebaiknya kau makanlah jangan seperti ini, aku tak suka melihatmu lemah.!! kata dokter kevin lagi berlalu pergi.


Ando pun menghubungi mami dan papinya,, setelah itu ia juga menghubungi rico asiten pribadinya agar membawakannya makanan.


Yang di katakan kevin benar, aku harus kuat dan tak boleh lemah, Tuhan aku mohon jangan ambil mereka dariku, istriku sudah banyak menderita selama ini, ijinkanlah istriku bisa menikmati kebahagiannya dan ijinkan kami menikmati keluarga kecil kami Tuhan seperti harapan istriku, aku mohon Tuhan kepadamu, mereka adalah nyawaku ,, hiks,,hiks,,hiks,, lagi dan lagi ando menangis pilu karena situasi ini sangat berat untuknya.

__ADS_1


Permisi tuan.!! kami akan membawa nona ke ruang operasi, kata seorang perawat pada ando.


Silahkan,, sahut ando dan berdiri menatap istrinya serta menggenggam erat sesaat jemari felix.


Bertahanlah sayang,, jangan pernah berpikir untuk meninggalkanku, aku tak mengijinkanmu untuk pergi sebelum kau bahagia, dan aku tak bisa sayang, ku mohon bertahanlah demi aku dan anak kita, batin ando yang menangis pilu.


Widodo dan istrinya yang sudah tiba di ruangan felix pun heran kenapa felix di bawa para perawat itu.


Mau di bawa kemana menantuku.! tanya widodo yang terlihat cemas dan panik.


Maaf tuan,, kami akan membawa nona ke ruang operasi yang steril, karena nona akan menjalani operasi pukul 18:30 wib,, dan ini sudah perintah dari dokter kevin sendiri, jawab perawat itu sopan menerangkan.


Itu benar pih, tadi kevin sudah bicara padaku, ucap ando pada kedua orang tuanya.


Permisi tuan kami membawa nona.! kata perawat tersebut dan mendorong brankar felix keluar menuju ruang operasi steril.


Ando yang melihat istrinya di bawa pun sangat merasa takut dan hawatir karena pikirannya yang sudah lelah, banyak hal yang membuatnya berandai andai.


Maminya pun ikut menangis tak tega melihat ando yang sangat terpuruk.


Tok,,tok,,


Mereka pun melihat rico yang datang, membawa yang di minta oleh ando tadi.


Ini bos makanannya, lo makanlah dulu, jangan terus seperti ini, ingat yang dokter kevin bilang, lo harus kuat dan semangat, kita berdoa bersama, agar nona dan bayinya baik baik saja, ucap rico yang juga tak tega melihat ando.


Makasih ric,, lo selalu ada buat gue, dan lo pasti juga lelah mengurus perusahaan, dan gue sangat berterimakasih karena punya sahabat yang ngerti keadaan gue, ucap ando sembari memulai makannya.


Jangan di pikirkan Ndo,, kan lo sendiri yang bilang kalau gue ini kakakmu, berarti seorang kakak harus bisa berkorban untuk adiknya, ucap rico sendu.

__ADS_1


Mami dan papinya yang mendengar perkataan rico dan putranya pun menangis haru,, begitu banyak orang ternyata menyayangi mereka dan pantas untuk mereka syukuri, meski tak bisa berbuat banyak, setidaknya dukungan sangat berharga bagi mereka dalam keterpurukkan putranya itu, namun Tuhan sungguh baik, memberikan orang yang baik hati dan memahami situasi mereka.


Sekarang Ando dan mami papinya serta rico duduk di depan ruang operasi dimana felix bertarung dengan maut.


Dokter kevin yang langsung menangani felix dengan tekad menyelamatkan bayinya dahulu baru akan melakukan penyembuhan pada ibunya, setidaknya dokter kevin ingin mewujutkan impian felix melahirkan buah hatinya.


Duduklah nak,,,, mami tahu kamu hawatir,, kita semua juga seperti itu, kita berdoa yang terbaik agar cucu dan menantu mami baik baik saja, ucap mamainya ando karena melihat putranya itu terlihat tak tenang dan mondar mandir.


Ando pun menuruti maminya, dan duduk di sebelah maminya, reflek ia merebahkan kepalanya di pangkuan maminya itu.


Maminya yang melihat sikap putranya itu pun merasakan sakit dengan mata berkaca kaca, ia tahu ini sangat berat bagi putranya.


Mih,,,,, apa felix akan meninggalkanku.? tak tahan dengan ucapan putranya itu pun maminya menangis sembari mengusap kepala ando yang ada di pangkuannya.


Aku pernah menyakitinya mih, apa inikah saatnya felix menghukumku.??


Tapi kenapa cara ini yang di pilih istriku, untuk menghukumku mih, tanya ando yang tak di jawab oleh maminya, hanya derai air matalah jawaban semua pertanyaan ando.


Widodo yang sudah tak tahan melihat putranya pun berjongkok tepat di kaki istrinya dan mengusap lembut kepala putranya dalam pangkuan sang istri.


Yang kuat nak,, jangan seperti ini, lihatlah mamimu jadi sedih,, mami dan papi selalu bersamamu, dan ingatlah satu hal Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar batas kemampuan manusia.


Felix wanita kuat, Tuhan telah membuat garis setiap manusia dan rencana indahnya, yakinkan dirimu jangan seperti ini, papi tak pernah melihatmu seperti ini.


Dengan air matanya pun Widodo tetap bicara meski ia juga di rundung hawatir dan takut.


Dimana putra papi yang kuat itu, dimana putra papi yang tak mengenal putus asa itu.! ucap widodo memeluk putra dan istrinya dengan tangis pilu.


Rico yang menyaksikan itu pun ikut menangis, karena juga merasakan beratnya beban yang dialami keluarga bosnya itu.

__ADS_1


Up lagi gaes


Thanks


__ADS_2