
Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan berganti bulan, Ando masih belum bisa menemukan felix,,
Karena tak menemukan felix beberapa bulan ini,, Ando pun jadi sangat kacau,, dia malah semakin terlihat dingin dengan siapa pun, terkadang kehidupan di luar sana pun tak menarik lagi bagi Ando, karena pikirannya hanya felix dan felix.
Ando yang kacau karena memikirkan felix, dan selama ini ia sangat jarang menyentuh minuman beralkohol dan merokok, jadi kebiasaan buatnya untuk menghilangkan rasa rindunya pasa felix meskipun itu hanya sesaat.
Hari ini kedua orang tua Ando datang ke apartemennya, melihat keadaan Ando, karena mereka mendapat kabar dari Rico dimana Ando jarang kekantor, dan sering mengurung diri di kamarnya,, dan selalu mabuk mabukkan.
Ando yang setengah sadar pun melihat keberadaan, mami papinya di dalam kamarnya, dan menatap dengan tersenyum sendu, seolah mengatakan dia sudah menyerah dan sudah tak punya semangat hidup lagi.
Ando, apa yang kamu lakukan nak??
kenapa kamu menyiksa dirimu seperti ini,, ini bukan jalan yang baik nak, untuk masalah yang kau jalani,, mami mohon, jangan begini, mami tak sanggup melihat keadaanmu yang seperti ini,, hiks,,hikss ucap maminya sambil nangis tersedu.
__ADS_1
Haaahaaa,, Ando pun tertawa dengan air mata yang membasahi wajahnya, seolah ia menutupi kesedihannya di hadapan mami papinya.
Ini hukuman buatku mih,,pihh,,
bahkan untuk menebus kesalahanku pun Tuhan tak memberiku kesempatan, menatap mami papinya sendu, dengan isak tangis yang semakin menjadi,, Ando meluapkan semua perasaannya dihadapan papi dan maminya itu.
Sebenarnya papinya, tak tega melihat kondisi anak semata wayangnya itu, dengan kondisi yang sangat memprihatinkan itu, namun papinya ingin Ando bisa lebih menghargai orang lain dengan tidak memandang status sosialnya, karena di mata Tuhan manusia itu semua sama, baik itu buruk, bakinya seseorang, dan papinya juga bukan tidak tahu Felix ada dimana, namun papinya ingin Ando berusaha sendiri mengejar cinta sejatinya, tanpa campur tangannya.
Ando yang mendengar ucapan papinya itu merasa tenang dan bisa membuka sudut pandangnya dalam menyikapi situasinya ini, dan benar yang dikatakan papinya,, seharusnya aku tak begini, aku harus lebih berusaha bukan malah menjadi tidak berguna seperti ini.
perasaan lega pun dirasakan Ando, setelah ia mencerna semua ucapan papinya itu,,
Maafin Ando,, mih, pihh,
__ADS_1
Ando terlalu putus asa dan merasa tak punya harapan lagi bisa bertemu felix, Ando janji Ando akan bangkit dan berusaha sekeras mungkin untuk menemukan felix.
Terimakasih pih,, papi selalu bisa membuat perasaan Ando lebih tenang, Ando bangga punya papi,, yang selalu bisa menyemangati dan membuat Ando lebih tenang,, seraya memeluk papinya dan menagis dalam pelukan sang papi.
Sudah,, sudah,, sambil mengelus elus punggung Ando, papinya berkata lagi, kau adalah anak papi dan mami, kau kebanggaan dan harta kami yang paling berharga nak,, jangan sedih lagi, masak pria tampan dan dewasa masih menangis hem??? papinya sengaja menggoda Ando agar suasana haru segerah berakhir.
Lalu maminya Ando pun tak mau kalah menggoda Ando, dan pura pura cemberut dan berucap,, Jadi seperti itu yaa?? kamu cuma bangga dan sayang sama papi doang, sama mami ngak??? mencebikkan bibir layaknya anak anak yang sedang jengkel karena di abaikan.
Hahaaaaahaaaaaa,,, mereka bertiga pun tertawa terbahak bahak karena suasana yang tiba tiba seperti cerita upin dan ipin.
Hahhhahhaaaaaaaaaa
Laaaaannnnjjjjuuuuuuttttttttt
__ADS_1