
""" Apa kau sudah tidak punya kemampuan lagi, hanya seorang wanita saja kau sangat sulit mencari keberadaannya???"" Ando begitu marah saat Rico mengatakan bahwa dia belum behasil menemukan keberadaan felix.
"" Maaf,,, karena kali ini saya membuatmu kecewa dengan potensiku sebagai orang kepercayaanmu""
""" Sudahlahh,, aku tak ingin berdebat denganmu, dan semua sudah terlanjur""
Mendengar ucapan dan raut wajah Ando, Rico merasakan Ando sedang merasakan gelisah dan perasaan yang sulit diartikan, apa jangan jangan dia menyesal dengan perbuatannya?? pikir Rico dalam hati.
"" Jangan bilang saat ini kau sedang merasa bersalah dan menyesal dengan perbuatanmu??""
Ando yang mendengar pun menatap Rico frustasi, karena memang benar dia menyesal karena sudah tahu kebenaranya dari buku diary felix, dan menyadari kalau ia sudah begitu keterlaluan memperlakukan felix yang tak salah apa apa.
""menurutmu bagaimana?? Ando bukannya menjawab Rico, malah balik bertanya""
"" hemm,,, mendengar jawabanmu yang tidak emosi, aku yakin kau sudah mengetahui sesuatu tentang istrimu itu, iya kan??""
Mendengar Rico mengatakan kata "Istri" Ando merasakan sesak seketika di dadanya,, betapa bodohnya ia selama sebulan ini tak pernah menganggap felix itu istrinya, melainkan hanya seorang pembantu,,, Ya Tuhan apa yang sudah kulakukan?? aku sudah dibutakan ego dan emosiku sendiri, pikirnya dalam hati, dan sangat menyesal.
""Aku mohon Ric,, temukan istriku untukku, aku menyesal, dan kau benar felix tidak seperti gadis yang seperti dalam golongan gadis yang lain, ternyata selama ini dia hidup begitu menderita, dan aku tahu saat felix pergi dari apartemen dan aku menemukan buku diarynya di kamarnya, dan aku sangat sakit saat di dalam diary itu dia menceritakan semuanya disana dengan semua sikapku padanya Ric,, sambil menundukkan kepala disisi meja kerjanya, dia benar benar menyesal dan sudah tak sadar air matanya pun menetes karena mengingat felix yang Ando larang makan dan melemparkan makanan yang sedang dinikmati felix waktu itu, bahkan dia melarang felix untuk memasak mengunakan dapur apartemennya, dan paling menyakitkan Ando sama sekali tak bertanggung jawab dalam menbutuhi biaya hidup felix sebagai istrinya.
__ADS_1
"" sekarang kau sangat menyesal, setelah kau tahu kebenarannya, apa menurutmu felix akan mau kembali padamu dengan sikapmu yang sudah membuatnya menderita dan sakit hati??""
"" Entahlah ric,, saat ini aku bingung harus apa, aku lelah dengan pikiranku sendiri, tolong handel semua pekerjaanku, akau akan ke hotel menenangkan diri, dan tolong secepatnya temukan keberadaan istriku"" menyudahi pembicaraan mereka yang sangat serius itu dan beranjak pergi menuju hotel miliknya karena disanalah biasanya Ando merenung bila ada masalah yang menghampirinya.
Tiga hari kemudian Ando yang sedang berperang dengan pikirannya di ruang kerjanya, mendengar bunyi bel apartemennya beberapa kali, Ando yang sudah mengharapkan ingin bertemu dengan felix, mengira felix pulang ke apartemen dengan sendirinya, Ando turun dengan semangat dan akan membukakan pintu dia begitu yakin bahwa felixlah yang dantang saat itu.
Ando pun membuka pintu apartemen itu dengan kasar karena ia ingin sekali bertemu dengan felix secepatnya dan meminta maaf pikirnya, namun harapan itu sirna saat yang dilihatnya di depan pintu itu bukanlah felix melainkan sang pengacara keluarganya.
""Selamat siang tuan"" Ando yang sempat bengong pun tersadar.
"" Ah iya,, selamat siang, silahkan masuk""
""Ah saya hanya mau menyampaikan ini tuan"" langsung to the poin tanpa basa basi,, dan menyerahkan amplop warna coklat itu pada Ando""
"" Apa ini pak,,??""
"" Silahkan anda buka sendiri dan anda bisa melihat apa isinya tuan"" Ando pun membuka amplop tersebut dan seketika dia berteriak pada Brandy dan melemparkan surat tersebut,, yang berisikan tentang perceraiannya dengan felix.
""Apa maksud semua ini hahhh.!!!! dengan nada suara yang meninggi ando mengepalkan tangannya dan meluapkan amarahnya di hadapan Brandy.
__ADS_1
""Kenapa kau bisa melakukan ini, apa kau lupa siapa kau dalam keluarga Pratama????
dan kenapa kau mau melakukan itu tanpa bicara dulu padaku hahhhh!!!!!! masih dalam murkanya dan tidak terima dengan tindakan pengacaranya ini hanya mendengarkan cerita sepihak, padahal sebenarnya Ando paham, ceritanya pun bahkan tidak bisa menolongnya karena memang dia yang tidak menghargai felix sebagai istrinya dan malah menyiksa batin istrinya itu.
"" maaf tuan,, saya harap Anda bisa menghargai keputusan klien saya, meskipun saya ini pengacara keluarga Pratama, sebagai pengacara pofesional saya tetap menghargai privasi klien saya,, dan tanggal persidangannya akan ditentukan jika anda dan nona felix sepakat dan memenuhi prosedur yang ada""
Ando yang masih terdiam dengan ucapan Brandy, masih berpikir dan tak menyangka akan sejauh ini felix bertindak dan akan mengakhiri semuanya. Apa yang akan ia katakan nanti pada mami dan papinya, jangankan bicara bertemu pun dia sudah tidak berani,, dan pada akhirnya Ando bicara pada Brandy.
"" Apa kau tahu dimana istriku tinggal sekarang?? dan tolong jangan menyembunyikan sesuatu yang kau tahu, aku mohon???""
"" Sebenarnya saya sudah berjanji dengan nona felix, tapi saya pikir kalian perlu bertemu dan meluruskan kesalahpahaman kalian, dan saya sarankan bila memang masih memungkinkan untuk memperbaiki hubungan kalian masih ada waktu untuk membatalkan perceraian ini, karena ini masih layangan gugat pertama dan saya harap kalian bisa bersikap lebih bijak dalam mengambil keputusan,, dan nona felix saat ini tinggal di kontrakkannya di jalan S, selesaikanlah masalah anda dan saya doakan anda berhasil meyakinkan nona felik"""
"" Baiklah terima kasih atas saranmu Brandy, dan tolong rahasiakan ini dari mami dan papi, karena bila tak ada hasilnya nanti dan kami tetap akan berpisah, biar aku sendiri yang bicara dengan mami dan papi""
"" Baiklah tuan,, jika itu yang anda mau,, saya permisi dulu"""
Beranjak dari duduknya dan meninggalkan apartemen Ando.
Lanjutttt.......
__ADS_1
like, komen dan vote gaes