
Saat semua orang melihat siapa yang datang, suasana semakin mencekam ditambah lagi saat seseorang masuk menyusul dan berdiri tepat di hadapan mereka semua.
Ada apa ini,,!!!?
apa yang terjadi menatap semua orang satu persatu dan berakhir menatap felix dengan derai air mata yang memilukan hati.
Aliando,,,!! katakan apa yang terjadi,, dan ini lagi,, kenapa banyak orang disini mereka mau apa,, tanya maminya Ando.
Yah mami dan papinya Ando kembali dari luar kota dan sangat mengejutkan mereka karena suasana rumahnya di penuhi orang orang yang tak dikenalnya.
Mami ando yang bertanya sembari mendekati felix yang sedang menangis, demikian juga di ikuti Widodo duduk di sebelah istrinya.
Ando,,, apa kau bisa menjelaskan pada papi apa yang terjadi,, dan mengapa mereka semua berada di rumah kita,, tanya Widodo papinya Ando, seraya menatap mereka intens dan menyelidik.
Ando yang ditanyai pun,, mengjela nafas kasar dan mencoba menjawab, meski ia tahu papi maminya akan lebih murka bila mengetahu apa yang terjadi saat ini.
Mereka semua hanya ingin minta maaf atas kesalahan mereka pih,, jawab ando tegas.
kesalahan,,,?? kesalahan yang bagaimana maksudmu,?? bicara yang jelas,, apa kau sudah lupa bicara yang baik,, sahut papinya Ando dengan suara sedikit meninggi,, karena Widodo sudah bisa menebak bahwa ini menyangkut dengan felix, karena melihat situasi felix yang terlihat tidak baik baik saja.
Ando yang sudah melihat dan mendengar respon papinya yang mulai murka tak bisa mundur lagi, mau tak mau ia akan mengatakan yang sejujurnya, bersandiwara bahkan akan membuat kesalahan yang akan berujung akan mendapatkan kemurkaan sang papi,, pikirnya.
Mereka telah menghina felix pih,, mengatakan bahwa felix bisa bersama kita serta kedua adik felix yang juga kita anggap keluarga serta mendapatkan perhatian besar dari keluarga kita, tanpa mereka tahu ceritanya mereka menyimpulkan bahwa felix telah menjual dirinya pada orang yang kaya raya, saat mereka menghina felix tepat di hadapan ando, bahkan mereka menyiruh putri mereka membuly adiknya felix di kampus dan melontarkan hal yang sama pada felix terhadap fero, ucap ando menerangkan secara detail.
Maminya Ando yang mendengar penjelasan dari Ando pun, sontak amarahnya mendidih, dan lansung berdiri dengan sorot mata mematikan
Siapa yang sudah berani mengatakan hal itu pada putriku..!!! tanya mami ando dengan suara tinggi
saat mendengar teriakan dari nyonya Widodo, sontak membuat istrinya bayu membeku, lemas tak berdaya diatas tumpuan yang sudah berlutut saat itu.
istri bayu yang merasa bahwa dirinyalah yang sudah berbuat mengatupkan kedua tangannya sembari memohon.
Ampuni saya nyonya,, hiks,,hiks
ucapnya dengan mata terpejam dan menangis, memohon dengan gemetar dan ketakutan yang belum pernah ia rasakan.
Mami ando yang mendengar pun, menatap tajam serta berjalan mendekati istrinya bayu dan..
Plakk,,, satu tamparan melayang di wajah istri bayu.
Beraninya kau mengatkan hal itu pada putriku hah..!!!!!
Kau bahkan lebih hina dari putriku,,!!
__ADS_1
Kau belum tahu bagaimana putriku, dan berani mengatakan hal hina itu,,, kau tak akan ku ampuni,,!!! berteriak seperti kesetanan dengan amarah yang memuncak.
Felix yang tak ingin masalah ini semakin panjang dan juga tak ingin akibat masalah ini maminya akan mengalami serangan jantung lagi, berdiri dan mendekati maminya itu.
Mih,,,, felix mengenggam erat tangan sang mami dan menariknya untuk duduk, dan felix dapat merasakan tangan maminya gemetar akibat amarah yang tak dapat terbendung lagi.
Mami tak perlu marah lagi,, aku tak apa mih, dan aku sudah memaafkan mereka.
Tidakkk..!!! kali ini papinya Ando yang bicara.
Tapi pih,,, ucap felix dengan wajah memelas
Kali ini papi tak akan menurutimu lagi,, sudah cukup papi selama ini diam dan selalu turut apa pun yang kamu inginkan, tapi untuk hal ini papi tidak akan mengampuni mereka dan papi harap kamu mengerti dan jangan beranggapan kalau papi tak menyanyangimu lagi karena saat ini papi akan melakukan kewajiban papi sebagai orang tua,, sahut sang papi dengan ucapan tegas tak terbantahkan.
Felix yang mendengar ucapan papinya ando pun tak mau membantah dan menoleh ke sisi kanannya menatap ando dengan tajam,, seolah mengatakan ini semua karena ulahmu.
Ando yang ditatap pun hanya megedikkaan bahunya dan menaik turunkan kedua alis matanya seolah berkata,, nasi sudah menjadi bubur,, karena pada kenyataannya saat ini mereka terciduk oleh nyonya besar dan "pak tua" yang berkuasa.
setelah mengatakan bahwa papinya Ando tak akan memberi ampun, mengeluarkan benda pipih dari saku celananya dan menghubungi seseoran.
Tutt,,,
segera kemari,, dan aku tak ingin menunggu, kalau kau masih ingin hidup, ucapa Widodo dengan sangat tegas dan penuh tekanan.
tak berapa lama orang tersebut sudah berada di hadapan Widodo saat ini.
Apa kau sudah ingin mati,,??? ucap Widodo saat melihat Lucas yang sudah siap di tempatnya..
Maafkan saya tuan besar,,,, membungkukkan badan dengan hormat.
Apa yang kau kerjakan selama ini,, hingga kau tak tahu hal sekecil ini dan tak pernah memberiku informasi bahwa putriku bisa dianiaya dan dihina mereka,, hahh.!!!!! ucap wifodo marah
Maaf tuan besar,,, sebenarnya... diam sebentar dan menatap Ando dengan tatapan yang sulit di artikan.
Katakan cepat.!!!!!! hardik widodo lagi dengan suara yang cukup meledakkan telinga
Mereka yang melihat pun semakin ciut, takut dan semakin gemetar,, karena lebih sangat menakutkan dari sang tuan muda.
Sebenarnya tuan muda yang melarang saya memberi tahu,, dan saya sempat menolak, namun tuan muda mengatakan bahwa tuan muda bisa menuelesaikan sendiri tanpa melibatkan anda tuan besar,, ucap lucas yang sudah sangat terintimidasi,, dan dia tak ingin lagi berbohong karena situasi sangat mencekam saat ini.
Sontak papinya Ando menatap anaknya itu dengan sorot mata tajam.
Ando yang melihat pun hanya tersenyum singkat dan mengankat dua jarinya berbentuk huruf V, Vis gitu loh, hejehee
__ADS_1
Jebloskan mereka semua ke penjara,, dan buat berita ini tertayang langsung, agar semua orang di luar sana tahu tidak sembarang untuk mengusik keluargaku, apalagi putriku ini..!!! ucap Widodo dan menekankan kata "putri" serta menatap 4 pasang suami istri itu dengan aura membunuh.
Mereka yang mendengar perintah dari tuan besar itu pun, sontak terkejut dan lemas tak berdaya, tamat sudah riwayat kami batin mereka,, karena tak akan ada pengampunan dan siapa pun tak ada yang bisa menyelamatkan mereka
Felix yang melihat pak bayu pun merasa kasihan, padahal pak bayu sama sekali tak salah, karena istrinyalah yang pantas dihukum.!
namun felix tak putus asa dia tetap berusaha menyelamatkan pak bayu, karena dia tak tega pada pak bayu yang terlihat pasrah dan takut.
Papi,,,,, panggil felix
Kenapa.??? sahut Widodo menatap felix
Felix ingin papi memenuhi permintaan felix, setelah ini felix tak akan lagi membantah keputusan papi, ucap felix sendu dengan kepala menunduk takut.
Katakan apa itu, tanya Widodo mencoba menerima keinginan felix, meski sebenarnya Widodo kesal.
Felix mohon, pak bayu dan bapak yang berdua itu jangan di libatkan, karena mereka tak salah, karena istri merekalah yang bersalah, biarlah ini sebagai pelajaran bagi ibu ibu itu, ucap felix dengan mata yang sudah berkaca kaca.
Melihat hal itu widodo pun tak bisa menolak lagi, dan menuruti kemauan felix membebaskan para suami mereka.
Mereka sudah menyakitimu, tapi kamu masih saja bisa memaafkan mereka,, entah terbuat dari apa hatimu itu sayang, yang seperti hati malaikat, ucap maminya memeluk felix dengan erat.
Lucas yang sudah menerima perintah, dengan sigap melakukan pekerjaannya.
Sekarang tinggalah mereka berempat diruang keluarga itu, sebelum meninggalkan ruang keluarga Widodo menatap Ando tajam dan mengatakan..
Kau berhutang penjelasan pada papi.!!!
berjalan meninggalkan mereka menuju kamarnya.
Akhh,,,, "Pak tua" selalu saja begitu, batin Ando.
Jangan mengataiku dengan "Pak tua" sambil berjalan mengucapkan hal yang tengah di pikirkan Ando barusan.
Ando membelalak tak percaya,,, lagi lagi Pak tua itu tahu kalau aku mengumpatinya.
Huhhh..!!! nafas Ando kasar
Felix dan maminya pun tertawa melihat Ando yang ketahuan mengumpat Widodo.
Hajarrrrr "Pak tua" hihiihiii
Babang Ando yang malang.!!!
__ADS_1