Khan, Kamulah Jodohku

Khan, Kamulah Jodohku
Bab 118. Maternity Photoshoot


__ADS_3

Khan dan Vefe melakukan perawatan berdua mulai dari perawatan wajah, badan, menikur, pedikur, berendam dengan aroma terapi sampai sauna. Mereka selalu berdua di tangani oleh pasangan suami istri juga.


Wajah menjadi kinclong dan segar. Badan menjadi segar dan rileks pikiran menjadi fress. Melakukan perawatan kompit sampai hampir tiga jam.


Sebagai bonus perawatan mereka mendapatkan bonus makan siang romantis. Dengan tiga menu makan khas Singapura. Yaitu Laksa Singapura, nasi ayam hainan dan rojak Singapura.


Pertama Vefe menikmati laska Singapura. Laksa ini sebenarnya hampir mirip dengan laska penang. laska yang terispirasi dari hidangan tionghoa yang tinggal di daerah Katong. 


satu porsi laska Terdiri dari kuah santan yang merah pedas, kerang, udang, kacang, perkedel ikan. Rasanya manis, asin, dan gurih berpadu menjadi satu.


"Rasanya enak banget, Mas. Ini cuma satu porsi Ve makan semua ya?"


"Tentu makan saja."


"Mas makan apa?"


"Ini ... Mas makan nasi ayam hainan."


"Apa saja kondimen nasi ayam hainan, Mas?"


"Nasi ayam hainan terdiri dari nasi hainan yang di beri lauk ayam yang direbus dengan bumbu, di makan dengan kuah kaldu khas memberikan citarasa nikmat tersendiri.


"Apa itu nasi hainan, Mas?"


"Nasi yang dimasak menggunakan bayang putih, kaldu ayam, jahe dan minyak wijen, gurih seperti nasi uduk tetapi lebih ringan karena tidak memakai santan."


"Ooo ...."


"Ve mau, buka mulutnya!"


Vefe membuka mulutnya menerima satu suap nasi hainan lengkap dengan ayamnya. Rasa gurih di lidah seperti nasi uduk. Hanya lauk pendamping yang yang berbeda.


"Mau lagi, Sayang?"

__ADS_1


"Tidak mau, Mas. Ve makan satu lagi itu saja!"


Vefe menunjuk satu porsi rujak yang penampilannya sedikit berbeda dengan Indonesia namanya rojak Singapura. Rojak Singapura ini hampir sama dengan rujak di Indonesia. Yang membuatnya berbeda adalah saosnya yang di isi dengan gula, jeruk nipis, dan sambal.


Perpaduan sayur-sayuran, buah-buahan, cakwe dan tahu. Buah umumnya terdiri dari nanas, mangga dan jambu. Ditambah dengan daun selada menambah sensasi yang berbeda.


Untuk rasanya sangat segar pedas manis dan asin. Yang paling enak adalah beberapa irisan buah berpadu dengan tahu dan cakwe. Satu porsi rujak ini sangat sempurna jika dimakan saat siang hari.


"Waaaah segar banget, Mas. yang ini boleh tidak ya beli lagi untuk dibawa ke villa?" tanya Vefe.


"Nanti Mas tanyakan."


Pulang dari perawatan Vefe membawa dua porsi rojak Singapura. Dia langsung tidur cantik di kamar utama villa. Badan rasanya sangat ringan setelah melaksanakan perawatan tidur menjadi nyenyak.


Khan keluar kamar duduk di ruang tamu villa. Ada Asisten Satria dan Pak Gun yang sedang berbincang. Mereka baru pulang jalan-jalan ke pasar tradisional yang ada di sana.


"Kok cuma berdua, pada ke mana semua?" tanya Khan.


"Mereka istirahat di kamar, capek karena keliling pasar tadi," jawab Asisten Satria.


"Mereka ada di kamar dari tadi pagi tidak ada yang keluar," jawab Pak Gun sambil tergelak.


"Lo percuma dong kalau cuma di kamar saja jauh-jauh ke Singapura." Khan sudah membayangkan apa yang mereka lakukan di kamar.


"Tuan dulu juga begitu, 'kan?" tanya Asisten Satria asal.


Khan tergelak teringat dulu saat bulan madu pertama di Bali. Pinginnya hanya berburu di kamar saja. Sedangkan Vefe pingn menikmati indahnya wisata.


Pasangan Wahono dan Aan keluar bersamaan. Mereka sudah siap untuk keluar mengajak pasangan berwisata. Langsung bergabung dengan Khan yang sedang berbincang.


"Kalian tidak berwisata?" tanya Wahono.


"Telat dodol, kita baru pulang." Khan melempar bantal sofa.

__ADS_1


Asisten Satria dan Pak Gun tergelak melihat Kak Mur dan Dewi yang terlihat malu. Mereka terlihat sayu karena kurang tidur, "Dari tadi malam sudah berapa ronde yang kalian lakukan?" tanya Asisten Satria.


"Rahasia dong, yang jelas memuaskan," jawab Aan sambil mengedipkan mata pada istrinya.


"Sudah sana berangkat, jangan sia-siakan waktu di Singapura!" perintah Khan sambil tersenyum devil.


Sore harinya Khan mengajak Vefe ke salah satu wisata ikonik khas negara Singapura. Patung Marlion yang pernah Vefe gambar dan mendapatkan juara. Dengan diantar oleh pegawai villa menuju taman yang tak pernah sepi pengunjung.


"Ramai banget Mas di sini," kata Vefe saat mereka sengaja berada di dekat patung yang selalu menyemburkan air dari mulutnya.


"Setiap orang yang berkunjung ke Singapura pasti mereka akan berkunjung di sini, Sayang. Jadi tidak pernah sepi."


Mungkin rasanya belum lengkap jika tidak mengunjungi atau berfoto dengan latar patung separuh singa separuh ikan. Patung Marlion setinggi 8,6 meter di Merlion Park atau Taman Merlion, lokasinya tidak jauh dari Marina Bay Sands.


Merlion Park didesain oleh Kwan Sai Kheong dan dipahat oleh Lim Nang Seng. Patung ini diresmikan oleh Perdana Menteri Lee Kuan Yew pada 15 September 1972.


Makna patung Merlion adalah awal Singapura yang sederhana lantaran masih berupa desa nelayan bernama Temasek. Nama Temasek bersumber dari bahasa Melayu "tasek" yang berarti danau. Kepala patung yang berbentuk singa merupakan simbol nama negara Singapura, yang dalam bahasa Melayu yang artinya Kota Singa.


"Ayo berdiri di sana, Mas foto!"


Khan mengambil banyak sekali foto feve dari berbagai arah. Tidak lupa foto selfi berdua di sekitar patung. Sambil menikmati indahnya senja duduk dan berbincang dengan mesra.


Hari ke dua di Singapura mereka masih memiliki acara masing-masing terutama dua pengantin baru. Rombongan Pak Gun terdiri dari keluarga Asiten Satria dan keluarga security mengunjungi patung Merlion. Sedangkan Khan dan Vefe masih enggan keluar kamar sampai pukul sepuluh pagi.


Khan mengajak Vefe ke sebuah stodio foto yang ada di mall ternama di Singapura. Berencana mengabadikan momen penting dalam kehamilan istrinya. Yaitu melakukan maternity photoshoot.


Maternity photoshoot adalah foto-foto ibu hamil dengan posisi fokus di bagian perut dan bergaya bersama suami. Dengan sengaja Khan foto di dalam studio saja agar tidak di lihat banyak orang.


Awalnya Fotografer wanita menawarkan di alam terbuka. Khan memilih di studio saja. Di sana juga banyak disediakan background yang tidak kalah menarik.


Hasilnya sangat memuaskan dari fotografer yang profesional. Vefe yang menyukai foto yang sangat bagus. Maternity photoshoot dilakukan hampir satu jam lamanya.


Baru berniat berburu kuliner yang ada di mall yang di kunjungi Khan dan Vefe. Mereka melihat pasangan wanono Dewi serta pasangan Aan dan Kak Mur. Mereka sedang memilih pakaian dalam yang ada di samping studio foto.

__ADS_1


Dari luar terlihat Kak Mur sedang mengangkat CD yang modelnya berenda dengan warna merah yang mencolok. Khan tersenyum devil dan berbisik di telinga Vefe, "Sayang coba Ve memakai yang di pegang Kak Mur itu, pasti terlihat bohay dan seksi!"


__ADS_2