Khan, Kamulah Jodohku

Khan, Kamulah Jodohku
Bab 184. Surprise


__ADS_3

Vefe tercengang mendapat surprise sari suami dan keluarga. Yang mengira awalnya seluruh keluarga sudah pulang terlebih dahulu. Ternyata mereka mempersiapkan kado dari Khan.


Mobil mewah yang harganya selangit itu sekarang stand bye di depan pintu restoran. Seluruh karyawa juga berdiri disamping kanan kiri bertepuk tangan menyambut Vefe datang. Berteriak memberikan ucapan selamat kepada yang berulang tahun.


Bukan tanpa alasan Khan melakukan surprise kepada istrinya. Sebenarnya rencana awal mobil akan di parkir di depan rumah sendiri. Memberikan surprise setelah sampai rumah.


Karena penolakan keluarga dari ketua anggota dewan. Khan sengaja untuk menunjukkan mobil mewah itu. Dengan tujuan agar Pak Raharjanto melihat siapa wanita yang mirip dengan mendiang istrinya.


"Selamat Mami Sayang. Cinta kami tak terbatas untuk Mami, apalagi Papi sangat dan sangat mencintai Mami dari dalam hati dan segenap jiwa raga." Khan memeluk Vefe dengan erat.


"Terima kasih, Papi. Mami juga sangat mencintai Papi."


"Ayo kita pulang ... Masuklah, Mami mau menyetir mobil milik Mami sendiri?"


"Apakah boleh?"


"Tentu ... SIM juga sudah siap, coba lihatlah!"


Khan mengambil dompet yang ada di kantong celana panjang. SIM sudah diurus oleh Asisten Satria saat proses pembelian mobil kemarin.


"Waah terima kasih, sekarang Mami bisa ke manapun tanpa takut."


Vefe membawa mobil sendiri di dampingi Khan. Yang lain mengikuti dari belakang beriringan. Melakukan konvoi sampai di rumah dengan selamat.

__ADS_1


Zaman yang serba digital, dengan mudah berita akan tersebar walau tanpa wartawan. Karyawan restoran sendiri yang merekam momen itu di instagram resmi restoran. Di media sosial lainnya juga ada kabar dan berita tentang hadiah ulang tahun mewah Vefe.


Dibumbui juga latar belakang kehidupan Vefe. Disertai rekaman saat wawancara Khan menjadi pebisnis terbaik beberapa bulan lalu. Hari itu juga menjadi tranding topik di dunia maya.


Tanpa harus bekerja keras menjelaskan siapa Vefe kepada keluarga ketua anggota dewan. Pasti mereka dengan cepat mendengarnya. Karena peristiwa dan momen langka itu berada di depan restoran milik mereka.


Malam harinya, Vefe masih sering termenung saat sendirian. Menyembunyikan perasaan dan kegundahan hati saat bersama keluarga atau bersama Khan. Tidak ingin membuat keluarga khawatir apalagi Khan.


Keluarga sudah berusaha menghibur dan memberikan dukungan penuh. Memberikan kasih sayang yang melimpah padanya. Melakukan apapun demi kebahagiaannya.


Kekuatan berita di media sosial memang dahsyat. Keesokan harinya pukul sepuluh pagi di kantor, Khan kedatangan tamu. Resepsionis sedang mengabarkan kepada Asisten Satria dan langsung di teruskan kepada Khan.


"Pagi Tuan, di lobi ada tamu yang ingin bertemu dengan Anda," kata Asisten Satria setelah selesai menutup telepon sambungan dari resepsionis.


"Nyonya Darwati Raharjanto."


"Berarti straregi kita berhasil kemarin, perintahkan resepsionis untuk mengantar putri ketua anggota dewan itu ke sini!"


"Siap laksanakan, Tuan."


Tidak sampai lima menit tamu sudah berada di depan kantor milik Khan. Pintu di ketuk dari luar perlahan. Asisten Satria langsung membukakan pintu dengan cepat, "Silahkan masuk, Nyonya!"


"Terima kasih, selamat pagi, Tuan Khan," sapa Darwati Raharjanto.

__ADS_1


"Selamat pagi, silahkan duduk."


"Maaf soal kemarin, Tuan. Kami ...!" Darwati Raharjanto tidak melanjutkan ucapannya, Khan langsung memotong ucapannya, "Jangan memanggil saya dengan sebutan tuan, panggil saja Khan."


"Ooo baik."


"Apa yang bisa saya bantu?"


"Saya ingin meminta kejelasan tentang istri Anda!"


"Semua kabar yang ada media sosial itu benar adanya, Anda akan bertanya tentang apa lagi?"


Kabar itu tidak komplit dan banyak terpotong, apakah bisa Anda menjelaskan dari awal!"


"Tentu saja, dari dia bayi saya bisa ceritakan."


Khan menceritakan semua kehidupan Vefe dari dia dibuang oleh Daddy Kim Oen di kontrakan milik panti asuhan Bunda. Masa sekolah, remaja dan masa perjuangan Vefe menjadi wanita yang mandiri dan berjualan online. Pernikahan dan sekarang memiliki satu putra.


Pertemuannya dengan Mommy Astrid saat kerjasama bisnis. Terkuaknya orang tua kandung Vefe. Sampai acara ulang tahun kemarin yang ingin mengenal keluarga kandung.


"Istri saya hanya ingin mengenal keluarganya saja, tidak lebih dari itu," kata Khan setelah selesai bercerita.


"Maafkan kami, kami yang terlalu curiga, kami mengira mantan Mas Igun itu ingin menuntut dan ingin dikenal sebagai keluarga besar kami," kata Darwati Raharjanto sambil menunduk.

__ADS_1


"Apa maksud Anda, Bu?"


__ADS_2