
"Sayang kamu disini saja dulu istirahat yah,, aku mau bersih-bersih dulu,," ucap Devan begitu selesai melakukan hal yang dia ingin lakukan pada Angel.
Angel pun hanya menganggukkan kepalanya pertanda setuju dengan apa yang dikatakan Devan. Karena dia benar-benar kelelahan melayani Devan.
"Sepertinya capek banget yah istriku,, istirahat yah sayang,,," ucap Devan sambil tersenyum lalu mencium kening Angel dan segera beranjak dari tempat tidur.
Iyalah aku capek banget,, apa dia nggak capek,, ya ampun aku heran banget sama suamiku itu,, batin Angel sambil melihat Devan yang sedang berjalan untuk membersihkan dirinya.
Devan hanya senyum-senyum bahagia,, dia benar-benar langsung bersemangat setelah mendapatkan jatahnya dari Angel.
Sebelum Devan bersih-bersih,, dia terlebih dahulu menelepon Kevin untuk menyiapkan dia setelan pakaian yang lain,, dan juga untuk istrinya,, beserta makanan dan Kevin pun segera melakukan apa yang diperintahkan oleh Devan,, meskipun dia bingung mengapa tiba-tiba dia diperintahkan untuk menyiapkan pakaian.
###########
__ADS_1
Devan tersenyum begitu selesai bersih-bersih dia melihat Angel sudah tidur dengan menutupi badannya yang belum memakai sehelai benang pun menggunakan selimut.
Di mata Devan,, Angel begitu imut.
Bagaimana bisa aku merelakan kamu bersama Diki lagi sayang,, aku nggak bisa benar-benar nggak bisa,, aku sangat mencintai kamu,, maaf kalau aku egois sama kamu,,, aku tidak memberitahukan pada kamu mengenai Diki yang masih hidup,, aku berusaha memisahkan kamu dan Diki,, tapi sebenarnya aku nggak salah,, kamu istriku sekarang dan tidak ada yang boleh mengambil kamu,, bahkan kamu juga tidak boleh meninggalkan aku,, ucap Devan lalu mencium bibir Angel dan segera ke luar dari ruangan pribadi nya untuk menunggu Kevin.
Tak lama Kevin pun mengetuk pintu ruangan Devan.
Devan yang sudah tau bahwa itu Kevin dengan segera menyuruh Kevin masuk.
Apa tuan tidak salah,, bisa-bisanya dia hanya melilitkan handuk pada pinggangnya ketika sedang berada di kantor,, kemana baju dia tadi,, istri tuan juga kemana,,, tapi bos kan bebas,, batin Kevin yang penuh tanda tanya di otaknya.
"Makanan untuk istriku simpan saja dulu di atas meja,," ucap Devan.
__ADS_1
"Iya tuan,, Nyonya muda memangnya kemana tuan? aku tidak melihat dia keluar sejak tadi?" ucap Kevin sambil melihat Devan.
"Dia lagi tidur di ruangan pribadi ku,, dia kecapean habis melakukan tugasnya sebagai istri karena aku sudah sangat menginginkan anak,," ucap Devan dengan santainya yang membuat Kevin yang menjadi malu sendiri.
Sopankah berbicara seperti itu sama aku tuan yang tidak memiliki pasangan,, begini lah akibat terlalu pengen tau,, lagian aku kok nggak sadar juga sih,, sudah jelas-jelas wajah tuan Devan sedang berseri-seri seperti ini dan juga hanya memakai handuk saja yah sudah pasti ada kemungkinan besar mereka habis melakukan itu,, batin Kevin.
"Semoga Nyonya muda segera hamil yah tuan,," ucap Kevin sambil tersenyum sambil berusaha menutupi perasaan malunya.
"Iya semoga,, kamu boleh keluar sekarang,, terima kasih yah sudah tepat waktu,," ucap Devan sambil tersenyum yang membuat Kevin benar-benar terkejut.
"Iya tuan," ucap Kevin lalu segera keluar dari dalam ruangan Devan.
Wah tuan Devan terlihat benar-benar sangat bahagia sekali sekarang,, batin Kevin yang ikutan senang juga.
__ADS_1
###########
Devan yang sedang fokus melihat layar laptopnya dikejutkan dengan kedatangan seorang wanita.