
...Venue Resepsi Pernikahan Ana dan Rio...
Rio mengusung konsep resepsi pernikahannya beach wedding dengan pemandangan sunset untuk menambah kesan romantis, pelaminan yang di buat lebih sederhana karena nantinya ia dan Ana ingin berbaur dengan semua para tamu undangan.
Ana nampak sangat cantik dengan gaun simple tanpa ekor berwana peach, rambutnya di sanggul rapih dengan menyisakan beberapa helai di depan, kali ini Ana tidak mengenakan high heel tapi flat shoes tipis berhiaskan pernak pernik mewah yang nempilkan kesan elegan.
Sedangkan Rio mengenakan setelan jas berwana senada dengan warna pakaian yang Ana kenakan dan celana pendek terkesan sangat santai.
"Udah siap?" Rio mengulurkan tangannya, menggendeng tangan Ana.
Keduanya berjalan menuju pelaminan di iringi beberapa orang bridesmaid, sedangkan Ibu, Pak Reino, Risti sudah terlebih dahulu berada di pelaminan.
Semua mata tertuju pada Ana dan Rio, keduanya tak hentinya menebarkan senyuman kebahagiaan. Saat Ana dan Rio tiba di pelaminan barulah MC memulai acara, MC memita Rio dan Ana mengucapkan janji pernikahannya.
"Kak Rio suamiku tersayang, aku berjanji akan mencintai dan menghormatimu dengan sepenuh hatiku. Suamiku sayang, aku janji untuk selalu masakin kamu, bikinin kamu sarapan dan berusah untuk tidak membantah perkataanmu lagi. I love You suamiku" ucap Ana sambil tersenyum manis kepada suaminya.
"Sandriana Alfian istriku tercinta, hari ini adalah hari yang paling bahagia di hidupku karena hari ini akhir dari penantian panjangku untuk bisa memilikimu seutuhnya. Aku berjanji akan mencintaimu, menjaga kamu sampai maut memisahkan kita. I love you so much my beautyful wife."
Setelah keduanya mengucapkan janji pernikahan, MC memanggil Adit, Risti dan Lyra untuk memberikan testimoni tentang Ana dan Rio.
"Kalo dari saya untuk Pak Rio, Pak Rio bukan hanya sebagai atasan saya tapi juga sebagai mentor sekaligus sahabat terbaik saya. Lima tahun saya bekerja dengan beliau tidak pernah sekali pun saya melihat beliau marah kepada semua karyawannya dan semakin tinggi pencapaian yang beliau raih justru beliau semakin rendah hati. Pokoknya doa dari kami semua yang hadir di sini untuk Pak Rio dan Mba Ana, langgeng dan bahagia selalu."
"Ana adikku sayang, sebelumnya aku mau minta maaf jika selama ini aku belum bisa jadi sosok kakak yang baik untuk kamu hiks..." Risti meneteskan air matanya karena teringat dulu ia sering menyakiti adiknya.
" Tapi untuk ke depannya aku janji, aku akan terus berusaha jadi kakak yang baik untuk kamu. Dan untuk rio, aku mau ngucapin banyak terima kasih atas kesabaran dan kebesaran hatimu yang mau memberikan kami kesempatan untuk quality time bersama Ana di Jerman dan memberikan kesempatan untuk Ana melanjutkan studynya. Aku titip adikku tolong jaga, bimbing dan bahagiakan adikku hiks..." Ucap risti tak dapat menhan rasa haru bahagianya melihat adiknya kini telah mendapatkan pendamping hidup.
Ana juga ikut meneteskan air mata harunya, ia mendekat ke arah Risti kemudian memeluknya dengan hangat.
__ADS_1
"Terima kasih sudah menjadi kakak yang terbaik untuk Ana, ana sayang Kak Risti." Ana menghapus air mata Risti dengan jarinya, keduanya saling menatap dan tersenyum.
"Kakak juga sayang kamu, selamat berbahagia ya sayang" Risti mengecup kedua pipi adiknya.
Rio merasa lega bercampur bahagia melihat hubungan Ana dan Risti kini terlihat saling menyayangi, selanjutnya giliran Lyra yang memberikan testimoni tentang Ana dan Rio.
"Mas Rio yang kadang ngeselin, jail dan super bawel, hari ini Lyra cuma mau bilang kalo Lyra bangga banget punya Kakak seperti Mas Rio. Doaku dan doa kita semua yang hadir di sini semoga Mas Rio dan Mba Ana bahagia terus, sakinah mawadah warohmah."
Setelah pemberian testimoni dari saudara dan kerabat, Ana dan Rio memotong kue pernikahan yang telah di persiapkan. Selanjutnya para undangan di persilahkan untuk menikmati hidangan yang di sajikan sambil menikmati hiburan dari penyanyi-penyanyi artis ibu kota yang turut menghadiri resepsi pernikahan Ana dan Rio.
Ana, rio dan keluarga menikmati sunset dengan berfoto bersama hingga break adzan magrib. Pukul 19.30 acara kembali lanjutkan dengan Rio memberikan surprise kepada istrinya, ia memaikan piano dan bernyanyi membawan lagu ed sheeran yang berjudul perfect.
...Well I found a woman, stronger than anyone I know...
...She shares my dreams, I hope that someday I'll share her home...
...I found a love, to carry more than just my secrets...
...We are still kids, but we're so in love...
Rio beranjak dari tempat duduknya menghampiri Ana yang berada di pelaminan, kemudian ia mengulurkan tangannya mengengam erat tangan Ana menuju ke tengah para tamu undangan, Rio menatap mata aana sambil bernyanyi.
...Fighting against all odds...
...I know we'll be alright this time...
...Darling, just hold my hand...
...Be my girl, I'll be your man...
__ADS_1
...I see my future in your eyes...
...Baby, I'm dancing in the dark with you between my arms...
...Barefoot on the grass, listening to our favourite song...
...When I saw you in that dress, looking so beautiful...
...I don't deserve this, darling, you look perfect tonight...
Rio dan Ana berdansa bersama dengan para tamu undangan lainnya, sesekali Rio mengecup lembut bibir Ana. Rio hanya berfokus kepada Ana mengikuti alunan musik, sambil membiskian kata cinta kepada istrinya.
"Love you baby, happy with you" ucap Rio.
"Love you too" balas Ana.
Di akhir acara semua yang hadir melepaskan balon berwarna putih yang telah di siapkan oleh tim WO, semarak kembang api menutup rangkaian acara resepsi Ana dan Rio, para undangan bersalaman memberikan selamat kepada Rio dan Ana.
Sebelum kembali ke kamar Rio dan Ana menerima ajakan wawancara dari beberapa media yang telah menunggunya. Dengan santai Rio menjawab semua pertanyaan yang di ajukan, berbeda halnya dengan Ana yang kurang nyaman karena ia tidak terbiasa dengan sorot kamera dari para pencari berita tersebut.
Rio tersenyum ke arah istrinya sambil menggengam erat tangan istrinya, agar Ana bisa lebih rileks dalam menjawab.
"Terima kasih semuanya" Rio tersenyum mengakhiri sesi wawancaranya, kemudian ia menggandeng tangan Ana menuju kamarnya kembali, saat keluar dari lift rio membopong tubuh Ana sambil mengecupi bibir Ana dengan lembut.
Sesampainya di kamar menurunkan Ana di atas sofa, Ana menatap mata Rio dalam-dalam sambil menggenggam tangan Rio kemudian menaruh tangan Rio di dadanya.
" I love you, I am who I am because of you. Yo are every reason, every hope and every dream I’ve ever had and no matter what happens to us in the future, everyday we are together is the greatest day of my life, I will always be yours."
*Aku mencintaimu. Aku seperti sekarang ini, itu karena kamu. Setiap harapan dan mimpi yang aku buat, semua adalah karenamu. Tak peduli apa yang akan terjadi esok, karena setiap hari saat ini adalah hal yang luar biasa bagi hidupku. Aku akan selalu menjadi milikmu.
__ADS_1
"I love you too my beautiful wife." Rio mengecup bibir Ana dan Ana pun membalas ciuman Rio lebih dalam dan semakin dalam kemudian berlanjut menjadi cumb*an, baik Rio maupun Ana saling berbalas memberikan kenikmatan satu sama lain.