
"Udah nggak usah mikirin aku,, kamu urus aja tuh selingkuhan kamu,, pikirkan saja selingkuhan kamu,,," ucap Angel yang masih tetap berjalan dengan bibir cemberut.
Devan semakin gemas dengan istrinya itu.
Mana ada aku kepikiran buat selingkuh,,, aku nggak ada niat sama sekali,, di pikiran ku hanya kamu dan calon anak kita,,, bentar lagi aku punya baby,,, batin Devan sambil geleng-geleng kepala dan menyusul Angel.
Mama Devan yang melihat kejadian itu hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum.
Rayu lah bumil itu Devan,,, dia sangat sensitif sekarang,, tapi baguslah supaya mereka bisa lebih dekat lagi,,, batin Mama Devan yang memutuskan hanya melihat saja tanpa mau ikut campur,, karena dia membiarkan Devan membujuk istrinya itu yang sedang sensitif akibat kehamilannya.
Devan yang sudah berada di dekat Angel dengan segera menggendong tubuh istrinya itu lalu segera membawanya ke kamar.
"Turunin aku,, aku bisa jalan sendiri,, kamu urus aja selingkuhan kamu,," ucap Angel sambil memukul-mukul dada Devan.
Devan langsung tersenyum lalu tertawa melihat tingkah istrinya yang sangat tidak biasanya. Tapi Devan sangat senang dengan Angel yang sekarang. Baginya itu hiburan tersendiri untuknya. Rasa capeknya setelah pulang kerja hilang seketika melihat tingkah istrinya.
"Tertawa lagi,," rengek Angel sambil melihat Devan dengan kesal.
"Istriku kalau cemburu sangat menakutkan yah,," goda Devan sambil tersenyum melihat Angel.
__ADS_1
"Hah aku cemburu? aku nggak cemburu tuh,, kamu terlalu kepedean,," ucap Angel cepat.
"Yakin nih nggak cemburu istriku sayang?" tanya Devan sambil mendudukkan Angel di pinggir tempat tidur dengan sangat pelan.
"Iya dong sangat yakin,, aku cemburu? nggak mungkin banget,," ucap Angel.
Devan benar-benar senang dengan Angel yang sudah bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu sudah bisa mengekspresikan dirinya,, tidak sama seperti dulu,, Angel selalu menahan kata-katanya padahal Devan sangat ingin Angel lebih mengekspresikan diri.
"Terus kenapa marah-marah sama suami?" ucap Devan lagi sambil mencubit gemas pipi Angel lalu mengecup bibir Angel.
"Ihh kalau bertanya yah bertanya aja,, jangan ambil kesempatan juga,," ucap Angel namun jauh di dalam lubuk hatinya Angel senang dengan yang dilakukan Devan.
"Kamu cemburu kan? ayo ngaku aja istriku sayang,," ucap Devan lagi.
"Nggak,, dan jangan cium-cium,, sekarang kamu libur dulu,," ucap Angel lagi.
"Nggak mau,," ucap Devan lagi lalu membawa Angel duduk di pangkuannya.
"Dengar yah istriku sayang,, aku itu nggak selingkuh sama sekali,, aku tuh cinta banget sama kamu,, aku tuh bucin banget sama kamu,, jadi jangan mikir macam-macam yah bumil ku,," ucap Devan sambil melihat Angel dengan tatapannya yang sangat lembut.
__ADS_1
Angel langsung tersenyum malu begitu mendengar ucapan Devan dan perlakuan Devan padanya yang sangat lembut dan penuh kasih sayang.
"Aku nggak mikir macam-macam tuh,," ucap Angel lagi.
"Iya,, iya,, bumil ku nggak mikir macam-macam,," ucap Devan yang memilih mengalah pada istrinya.
"Ya udah ayo kamu mandi dulu,," ucap Angel.
"Jatah dulu sayang baru mandi,, aku pelan-pelan kok,," bisik Devan ditelinga Angel sambil tersenyum evil.
Angel yang mau langsung kabur tidak bisa karena Devan sudah mengurungnya.
############
MALAM HARINYA...
"Kevin gimana?" tanya Devan dari balik telfon.
"Mereka sudah diamankan polisi tuan," ucap Kevin dari balik telepon.
__ADS_1
*N*ggak semudah itu bisa menjebak aku untuk kedua kalinya,, batin Devan sambil tersenyum sinis.