Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor
Udah semua kan?


__ADS_3

Diki terlihat sedang membawa belanjaan diikuti dengan Ayu dibelakangnya.


Andre yang melihat Mila menggosok-gosok matanya ikutan melihat ke arah pandangan Mila.


Mila juga sedang jalan bersama Andre untuk membeli sesuatu.


"Ada apa Mila? kok matamu kamu gosok-gosok seperti itu? kamu lihat siapa?" tanya Andre sambil menyentuh bahu Mila.


Mila sedikit terlonjak kaget.


"Aku lihat kak Diki,, apa dia benar-benar kak Diki?" ucap Mila lagi dengan ekspresi wajah shock nya.


"Kak Diki masih hidup," ucap Mila sambil tersenyum bahagia.


"Aku harus menemui dia,, dia pasti kak Diki,," ucap Mila lalu segera berjalan untuk menemui Diki,, namun Andre menahan tangannya,, Mila pun secara otomatis menghentikan langkahnya.


"Ada apa Andre?" ucap Mila sambil menoleh kepada Andre.

__ADS_1


"Kamu mau kemana Mila?" tanya Andre.


"Mau ke sana,, aku melihat kak Diki,, pacar kakakku,," ucap Mila lagi.


"Kak Angel?" tanya Andre.


"Iya Andre,, mau siapa lagi memangnya,, aku kan cuma punya satu kakak yaitu kak Angel," ucap Mila lagi sambil melihat Andre.


"Loh,, tapi bukannya kakak kamu sudah menikah dengan pengusaha yang kaya raya,, baru-baru ini beritanya kan heboh,," ucap Andre lagi.


"Baiklah,, ayo kita temui dia,, walupun nggak masuk akal sih Mila," ucap Andre yang memilih menuruti keinginan Mila,, wanita yang dia cintai tapi Mila tidak tau sama sekali perasaan dia sampai saat ini.


Mila dan Andre pun segera berjalan ke dekat Diki.


"Adri makasih yah kamu udah bantuin aku bawa belanjaan aku ini,," ucap Ayu sambil tersenyum manis pada Diki.


Diki pun tersenyum juga pada Ayu sambil menganggukkan kepalanya.

__ADS_1


Mila yang baru mau menegur Diki langsung menghentikan langkahnya begitu mendengar nama Adri.


Hah Adri? bukannya dia kak Diki? nggak mungkin kan aku salah orang,, jelas-jelas dia ini kak Diki,, batin Mila sambil melihat Diki.


"Mila nama dia Adri tuh,, sepertinya kamu salah orang,," ucap Andre pelan.


"Nggak mungkin sih,, apa kak Diki punya kembaran,, secara dia dari ujung rambut sampai ujung kaki jelas-jelas kak Diki," ucap Mila lagi.


"Yah tapi kamu dengar sendiri kan wanita yang berada didekatnya memanggil dia dengan nama Adri,, dan kamu lihat deh mereka terlihat dekat jangan sampai itu pacar pria itu yang mirip dengan kak Diki,, lagian kalau dia memang Diki ngapain dia tidak pulang ke rumahnya,, atau dia ada kemungkinan besar mencari kakak kamu,,, dia nggak melakukan itu kan yah berarti bukan,," ucap Andre lagi yang membuat Mila tampak berpikir.


"Udah semua kan?" tanya Diki pada Ayu.


Ayu pun tampak menganggukkan kepalanya sambil tersenyum pada Diki.


"Udah,, ayo kita balik," ucap Ayu lagi yang baru satu hari sudah merasa nyaman pada Diki, karena benar kata Devan menurut Ayu,, Diki pria yang baik.


Diki pun dengan segera berjalan ke mobil. Diki tidak melihat sama sekali Mila,, hanya Mila lah yang melihat dirinya,, karena Diki hanya fokus pada belanjaan dan juga Ayu.

__ADS_1


__ADS_2