
Diki,, kenapa aku tidak suka dia bersama wanita lain? apa aku benar-benar sudah jatuh cinta sama Diki? tapi dia kan kekasih Angel,, bagaimana jika Angel tau nanti aku memiliki perasaan pada Diki,, ya ampun nggak tau malu banget kamu Nadia,, batin Nadia.
Sementara di rumah orang tua Angel..
Mila akhirnya sampai di rumahnya bersama Andre.
Mila yang melihat mobil Devan benar-benar sangat bahagia karena itu berarti Angel ada di rumahnya.
"Kak Angel datang,," ucap Mila sambil tersenyum bahagia.
"Ayo Andre kamu masuk ke dalam," ucap Mila lagi.
"Nggak apa-apa nih Mila?" ucap Andre sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal,, karena dia sebenarnya takut pada Devan begitu mengingat pertemuannya pernah dengan Devan,, Andre langsung tau betapa mengerikannya Devan kalau berurusan dengan dia.
"Iyalah nggak apa-apa,, ayo masuk kalau kamu nggak masuk aku marah nih sama kamu," ucap Mila lagi.
"Ya ampun gitu amat, iya aku masuk," ucap Andre cepat.
"Mila,," ucap Ayah Mila yang baru pulang.
Mila dan Andre pun segera menoleh ke arah ayah Mila.
__ADS_1
Mila dan Andre segera salam kepada ayah Mila.
"Aku pikir Ayah udah pulang sejak tadi,,," ucap Mila sambil melihat ayahnya.
"Belum,, ayah baru pulang,, kakak kamu sepertinya datang yah?" ucap ayah Mila lagi sambil tersenyum bahagia.
"Iya ayah,, ayo kita masuk,, aku kangen banget sama kak Angel," ucap Mila lagi.
"Iya sama ayah juga,, ayo kita masuk,, nak Andre ayo masuk," ucap Ayah Mila lagi sambil melihat Andre,, Ayah Mila sudah tentu sangat mengenal Andre.
Mereka pun segera masuk ke dalam rumah.
Angel langsung berlari memeluk ayahnya begitu melihat Ayahnya,, membuat Devan langsung khawatir melihat Angel yang seperti itu.
Miko dan Mama Angel hanya tersenyum melihat Devan yang seperti itu,, dan juga mereka merasa sangat bahagia melihat Devan yang sangat perduli pada Angel disaat Angel sedang hamil.
"Aku rindu sama Ayah," ucap Angel sambil memeluk ayahnya.
"Sama nak," ucap Ayah Angel juga.
Devan pun segera salam kepada ayah mertuanya.
__ADS_1
"Sayang kamu hati-hati,," ucap Devan lagi begitu sudah salam kepada ayah mertuanya sambil melihat Angel.
"Iya aku sudah hati-hati loh,," ucap Angel lagi sambil cemberut melihat Devan.
Angel merasa dirinya diperlakukan seperti anak kecil oleh Devan. Sementara ayah Angel merasa aneh dengan tingkah Devan.
"Kak Angel nggak rindu sama aku yah?" ucap Mila sambil cemberut melihat Angel.
"Rindu dong adikku," ucap Angel sambil pergi memeluk Mila juga.
"Sayang hati-hati,, yang kamu kandung nanti kenapa-kenapa kalau mamanya terlalu aktif,, oke jadi kamu harus hati-hati yah," ucap Devan yang lagi-lagi dia lah yang memberitahukan pada keluarga Angel,, padahal Angel ingin memberitahukan sendiri kepada Ayahnya dan juga Mila.
Devan lagi-lagi nyengir begitu sadar akan ucapan dia.
"Nggak boleh ngambek,, wanita hamil nggak boleh ngambek," ucap Devan lagi yang semakin memperjelas dugaan ayah Angel dan Mila.
Ayah Angel dan Mila benar-benar sangat bahagia begitu mendengar ucapan Devan.
"Hmm beritahu aja, kan tadi maunya aku yang memberitahukan sama ayah dan juga sama adik aku," rengek Angel.
"Nggak apa-apa sayang,, kan sama aja," ucap Devan sambil mengelus lembut rambut Angel dan tersenyum.
__ADS_1
Sementara Mila di tengah perasaan bahagianya dia tiba-tiba teringat dengan pria yang dilihatnya yang sangat mirip dengan Diki.