Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor
Tersenyum bahagia..


__ADS_3

Devan mengernyitkan dahinya begitu mendengar ucapan Angel.


Ya ampun istriku ini,, aku tuh sangat khawatir sama kamu,, aku nggak mau terjadi sesuatu pada anak kita apalagi pada kamu,, batin Devan sambil melihat Angel.


"Nggak usah khawatir sama aku,, mereka nggak mungkin ngapa-ngapain aku,, mereka itu sahabat aku,, kita sangat akrab jadi nggak usah khawatir yah," ucap Angel sambil tersenyum lembut pada Devan. Angel sudah tau maksud Devan berkata seperti itu pasti karena Devan sangat khawatir,, tapi Angel tidak mau kalau kekhawatiran Devan sangat berlebihan apalagi Devan yang mengkhawatirkan dirinya jalan dengan sahabatnya sendiri,, sahabat yang sangat akrab menurut Angel.


"Sayang,, Clarissa dulu sangat membenci kamu,, biarpun dulu juga kalian sangat akrab tapi tetap saja kamu harus berhati-hati,, apalagi sekarang Clara sedang di balik jeruji besi, ada kemungkinan Clarisa mau membalas dendam pada kamu,, ingat sayang Clarisa sangat menyayangi kakaknya,, dia bisa melakukan apa saja,, jadi aku mohon sama kamu,, kamu mau yah kalau aku ikut,, aku hanya ingin kalian baik-baik selalu,, kamu dan calon anak kita,, ingat sayang kamu ini sedang mengandung jadi kamu mau yah,, ini demi kebaikan sayang," ucap Devan sambil melihat Angel dengan tatapan penuh harap Angel mau dengan keinginan dirinya untuk ikut.

__ADS_1


Angel tampak berpikir begitu mendengar ucapan Devan,, karena menurutnya ada benarnya juga ucapan Devan,, namun disisi lain Angel merasa bahwa Clarisa tidak akan setega itu pada dirinya.


"Aku yakin kok Clarisa udah berubah,, dia nggak kayak dulu lagi, mungkin dia sudah sadar akan kesalahan dia selama ini,, jangan berpikiran negatif karena dia sebenarnya baik kok,," ucap Angel sambil melihat Devan.


"Hmm aku belum yakin sayang,, nggak mungkin ada orang yang langsung berubah seperti itu,, apalagi sekarang kakak yang dia sayang sekali sedang berada di dalam penjara,, tolong lah pikir baik-baik sayang,, aku nggak mau terjadi sesuatu pada kalian,, jadi izinkan aku ikut yah? biar aku tenang,," ucap Devan lagi sambil melihat Angel penuh harap.


"Aku nggak mau mereka menjadi sangat canggung nantinya,, terutama Clarisa aku yakin dia pasti akan sangat canggung sekali kalau kamu ikut,, padahal aku ingin berbicara leluasa dengan mereka terutama dengan Clarisa,, aku sudah sangat lama tidak berbicara akrab sama dia, jadi tolong kamu mengerti yah,," ucap Angel sambil melihat Devan.

__ADS_1


"Ya udah aku nggak usah ikut,," ucap Devan yang memutuskan untuk tak ikut dan akan memantau Angel saja dari kejauhan.


"Jangan memata-matai aku,, ataupun menyuruh orang,, aku akan sangat marah jika kamu lakukan itu,," ucap Angel lagi yang sudah tau Devan pasti akan lakukan hal itu.


Ya ampun kok dia tau,, batin Devan yang pusing sendiri.


"Jangan marah sayang,, aku akan sangat berusaha supaya Clarisa dan Nadia tidak tau,, aku hanya ingin menjaga kamu,, jadi tolong izinkan,," ucap Devan lagi sambil melihat Angel dengan tatapan penuh harap.

__ADS_1


Sementara di tempat lain ada Clarisa yang sudah memikirkan rencana jahat untuk Angel,, sambil tersenyum bahagia.


__ADS_2