
Hmmm akhirnya target datang juga,, batin Clarisa sambil tersenyum bahagia.
Nadia pun ikut tersenyum bahagia dan lega begitu melihat Angel yang sedang mengandung itu sampai di tempat janjian mereka.
Sedangkan Angel merasa deg-degan begitu melihat Clarissa setelah sekian lama Clarissa membenci dirinya,, baru kali ini mereka akan bertemu lagi dan bicara baik-baik seperti dulu. Namun Angel berusaha terlihat biasa saja seperti dulu ketika mereka masih akrab.
Angel tersenyum begitu berada di dekat Clarisa dan Nadia.
"Maaf yah kalian nunggu lama, aku lagi ada urusan tadi," ucap Angel sambil melihat Nadia dan Clarisa secata bergantian..
Dihh sadar juga kamu,, kalau bukan untuk rencana balas dendam ku,, aku benar-benar nggak sudi bertemu dengan kamu,, apalagi sampai menunggu lama begini,, aku heran kenapa banyak sekali yang menyukai dia, padahal dia biasa aja tuh nggak cantik dan juga sok malas,, menjengkelkan pula,, batin Clarisa yang harus menyimpan dalam-dalam kekesalannya pada Angel karena membuat dirinya menunggu lama.
"Oh iya nggak apa-apa kok bumil,,ayo duduk dulu,, kamu nggak boleh sampai kecapean," ucap Nadia sambil tersenyum pada Angel.
"Iya duduk dulu,, kandungan kamu itu harus dijaga baik-baik,, jangan sampai kenapa-kenapa karena suami kamu pasti sangat menginginkan anak,, aku tau banget itu,, karena sejak dulu dia sangat menginginkan anak dari kakak aku, tapi kakak aku nggak mau,," ucap Clarisa.
__ADS_1
"Emmm maaf yah Angel, aku nggak maksud...," ucap Clarisa lagi.
"Iya nggak apa-apa kok,, aku tau kamu nggak maksud apa-apa," ucap Angel yang memotong langsung ucapan Clarisa.
Angel pun segera duduk.
"Udah santai aja,, aku ingin kita seperti dulu," ucap Angel.
"Jangan canggung-canggung dong,, kita kan sahabat," ucap Angel lagi sambil tersenyum.
Angel sebenarnya kamu itu baik,, aku sebenarnya nggak ingin terjadi seperti ini diantara kita,, tapi kenapa kamu selalu mengambil kebahagiaan aku,, kamu mengambil Diki,, cowok yang aku cintai,, kamu membuat hidup kakak aku menjadi berantakan seperti sekarang ini,, kenapa orang itu harus kamu Angel? batin Clarisa yang benar-benar bingung saat ini begitu bertemu dan bicara lagi dengan Angel.
Clarisa lupa bahwa sebenarnya dirinya lah yang membawa Angel masuk ke dalam keluarga Clara,, dirinya lah yang membuat Devan dan Angel kenal semakin dekat.
"Clarisa kok kamu melamun sih?" ucap Nadia sambil menyentuh bahu Clarisa.
__ADS_1
Clarisa sedikit terlonjak kaget begitu Nadia menyentuh bahunya.
"Kamu sedang memikirkan apa? ayo cerita sama kita Clarisa," ucap Nadia sambil melihat Clarisa.
"Iya,, ayo kamu cerita saja,," ucap Angel juga.
"Nggak kok,, aku nggak ada masalah apapun, cuma kepikiran kakak aku saja, tapi itu semua sudah resiko dari semua yang dia lakukan selama ini," ucap Clarisa lagi.
"Maaf yah Clarisa aku nggak bisa bantu masalah itu,, karena itu semua sudah menjadi keputusan..." ucap Angel.
"Iya nggak apa-apa kok Angel,, aku mengerti posisi kamu saat ini seperti apa," ucap Clarisa yang langsung memotong ucapan Angel.
"Oh iya,, ayo pesan makanan," ucap Nadia yang memilih mengalihkan pembicaraan.
Ini saatnya, batin Clarissa.
__ADS_1