Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor
Menghubungi Diki...


__ADS_3

Clara yang melihat adiknya teriak-teriak dan akan dimasukkan ke dalam penjara juga mengernyitkan dahinya bingung.


"Clarisa,, kok kamu bisa begini juga,, apa yang kamu lakukan?" tanya Clara karena Clarisa dimasukan ke dalam penjara yang sama dengan kakaknya.


Clarisa masih terus menangis tanpa mau menjawab pertanyaan kakaknya.


"Clarissa,, udah kamu nggak usah nangis terus,, percuma tau nggak, dengan kamu nangis seperti itu,, nggak akan membuat kamu keluar dari dalam penjara juga,, jadi lebih baik kamu menjawab pertanyaan aku,, kenapa bisa kamu berada di dalam penjara juga?" ucap Clara sambil melihat Clarisa yang benar-benar terlihat sangat kasihan dimatanya.


Clara tau betul bagaimana Clarissa tidak menginginkan tempat nya sekarang,, tapi Clara tidak bisa berbuat apa-apa karena dia juga sedang berada di dalam penjara.


Apa jangan-jangan ini semua karena mas Devan,, Clarisa berada di dalam penjara yang sama dengan ku,, pasti nih anak cari masalah sama mas Devan,, Clarissa,, Clarisa,, kamu ini anak baru gede kemarin mau cari masalah sama mas Devan,, ya ampun punya adik kok gini amat,, padahal tinggal dia harapan satu-satunya ehh dia malah masuk juga ke dalam penjara,, batin Clara sambil melihat Clarisa dengan tatapan penuh kasihan dan juga kesal secara bersamaan.

__ADS_1


"Clarisa,, sudah menangis nya,, kamu sudah di dalam penjara sekarang,, nggak bisa keluar lagi,, jadi lebih baik cerita sama aku,, kamu kenapa, kok bisa masuk penjara juga?" ucap Clara lagi karena Clarissa masih saja menangis.


"Aku cerita pun,, nggak akan membuat aku ke luar dari tempat ini," ucap Clarisa sambil sesenggukan.


"Yah iya,, tapi setidaknya mengurangi beban kamu,, ayo cerita saja,, aku penasaran tau kenapa kamu bisa berada disini juga," ucap Clara lagi.


"Ini semua karena mantan suamimu dan juga istrinya itu," ucap Clarisa kesal.


Clarisa pun menganggukan kepalanya sambil melihat Clara.


"Iya,, mau siapa lagi selain mereka berdua,," ucap Clarisa.

__ADS_1


"Kok bisa sih,, Angel kan paling dekat sama kamu,, mana mungkin dia tega lihat kamu masuk penjara begini," ucap Clara yang tau betul kedekatan Angel dan adiknya..


"Buktinya sekarang aku berada di tempat ini,, berarti dia tega kak,, aku tadi sudah mohon-mohon padanya untuk tidak dimasukkan ke dalam penjara,, tapi dia tidak mau membantu aku kak,, aku benar-benar benci pada wanita itu," ucap Clarisa lagi sambil terus menangis.


"Memang apa sih yang mau kamu lakukan Clarisa? kok bisa Angel nggak membela kamu,, ayo katakan,, apa yang kamu lakukan," ucap Clara lagi sambil melihat Clarisa.


"Aku mau meracuni dia,, aku mau membuat dia keguguran,, tapi mantan suami kakak mengetahui itu,, dia datang mencegah aku kak,, padahal tadi rencana ku hampir saja berhasil," ucap Clarisa.


"Ya ampun Clarisa kamu kok nekat banget sih dan juga goblok, kamu pikir mas Devan akan lengah dalam menjaga Angel,, jangan harap Clarisa,, itu anak yang sudah dia tunggu-tunggu,, jadi mana mungkin dia akan lengah,, dasar bodoh,, nikmati saja kebodohan kamu di dalam penjara ini," ucap Clara yang menjadi kesal pada Clarisa karena terlalu ceroboh.


Sementara di tempat lain,, ada Nadia yang teringat pada Diki,, Nadia pun segera menghubungi Diki.

__ADS_1


__ADS_2