Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor
EPISODE 6 BERTEMU LAGI


__ADS_3

Rina yang hari itu sudah sembuh dari sakitnya mengajak Ravel pergi ke Mall untuk nonton bioskop. Kebetulan hari itu adalah hari sabtu. Dan Ravel libur bekerja dan kuliahnya. Saat di perjalanan, Rina berkata kepada Ravel.


"Gimana kalau kita ajak Ardan sama Dika nonton sekalian? Biar seru?" Tanya Rina pada Ravel.


Ravel yang mendengar nama Ardan di sebut langsung teringat lagi kejadian beberapa hari yang lalu. Saat Ardan datang ke kantornya dan mengatakan kalau dia ingin lebih dekat dengan Ravel.


"Bee,, kamu kok diem aja?" Pertanyaan Rina membuyarkan Ravel dari lamunannya.


"Terserah kamu aja Bee. Aku ikut aja." Jawab Ravel malas.


"Baiklah, sesampainya di Mall aku hubungi mereka." Ujar Rina senang karena membayangkan akan bertemu dengan Ardan. Laki - laki yang dia sukai.


Sesampainya di salah satu Mall yang ada di ibukota Rina memarkirkan motornya. Lalu mengambil HP yang dia simpan di dalam tasnya. Kemudian dia mengirim pesan chat dari HP nya untuk Ardan. Tapi ternyata paket internetnya habis.


"Yah bee.. paket internet aku ternyata habis. Aku pinjam hp kamu yaa." Ujar Rina yang langsung merebut HP Ravel. Kebetulan Ravel sedang memainkan HP di tangannya.


Ravel terpaksa membiarkan Rina menggunakan HP nya. Padahal dia enggan sekali Rina menggunakan HP nya untuk menghubungi Ardan. Karena dengan begitu Ardan jadi tau nomor HP nya.


"Sudahlah, aku bisa memblokirnya nanti." Batin Ravel.


Tuuuut... Tuuutttt...


Terdengar dering telfon memanggil.


"Halo." Terdengar suara Ardan yang mengangkat telfon dari Rina.


"Halo mas, ini aku Rina." Ujar Rina memberitahu.


"Iya Rin ada apa? Kamu ganti nomor?" Tanya Ardan yang merasa tidak mengenali nomor HP yg digunakan Rina untuk menelfonnya saat ini.


"Enggak mas. Ini aku pakai HP Ravel. HP ku gak ada pulsa." Tutur Rina pada Ardan.

__ADS_1


"Oh ini nomor Ravel temen kamu yang kemaren itu?" Tanya Ardan pura - pura mengingat nama Ravel.


"Iya mas, temen aku yang waktu itu aku ajak ketemuan sama kamu." Jawab Rina.


Kamu ada apa nelfon?" Tanya Ardan lagi.


"Gini mas, aku sama Ravel lagi di mall XX nih mau nonton. Kamu mau ikutan gak?" Tanya Rina yang berharap Ardan mau menerima ajakannya.


Sedangkan Ravel berharap Ardan tidak menerima ajakan Rina. Karena dia rasanya enggan untuk bertemu Ardan setelah kejadian beberapa hari lalu.


"Semoga dia menolak." gumam Ravel dalam hati.


Akan tetap beda dengan Ardan yang mendengar nama Ravel langsung menyetujuin ajakan Rina untuk pergi. Padahal saat ini jarak dia dari Mall cukup jauh. Butuh waktu 1 jam untuk sampai.


"Baiklah, kebetulan aku juga senggang. 1 jam lagi aku sampai." Kata Ardan menerima ajakan Rina.


Rina yang mendengar Ardan menerima ajakannya merasa kegirangan. Kemudian dia menutup telfonnya. Lalu menyuruh Ravel untuk menelfon Dika. Teman kerjanya Ravel untuk ikut nonton bersama mereka.


"Nih bee HP kamu. Sekarang kamu telfon dika gih ajakin nonton." Perintah Rina.


"Setidaknya kalau ada Dika aku ada temennya." Fikir Ravel.


Tuuuut... Tuuut... Tuuut...


Dering telfon memanggil. Tapi tidak ada yang menjawab telfonnya.


"Gak di angkat." Ujar Ravel memberitahu Rina.


"Coba lagi bee. Siapa tau dia masih tidur. Secara kan libur kerja." Kata Rina.


"Baiklah." Lalu Ravel mencoba menghubungi Dika lagi.

__ADS_1


Setelah beberapa kali Ravel mencoba menghubungi Dika, akhirnya Ravel menyerah. Karena Dika tidak mengangkat telfonnya.


"Udahlah bee, mungkin dika lagi sibuk." Kata Ravel pada Rina.


"Yaudah kalau gitu. Kita bertiga aja." Kata Rina.


Sambil menunggu kedatangan Ardan, Ravel dan Rina berkeliling untuk melihat lihat.


Setelah 1 jam, akhirnya Ardan sampai di mall tempat Ravel dan Rina berada. Dan Ravel yang mendengar HP nya berbunyi lalu mengangkat telfonnya.


"Halo." Sapa ravel.


"Halo, aku udah sampai. Kamu dimana?" Tanya Ardan di sebrang sana.


"Ini siapa? Tanya Ravel yang tidak tahu kalau Ardan yang menelfonnya.


"Ini aku, laki - laki yang mengagumimu saat pandangan pertama." Jawab Ardan sekenanya.


"Aku gak kenal." Jawab Ravel dan ingin memutuskan sambungan telfonnya. Tapi di urungkannya karena mendengar Ardan berbicara lagi.


"Ini aku Ardan." Kata Ardan memberi tahu dengan suara lantang. Hingga bisa di dengar oleh Rina.


Rina yang tau kalau itu telfon dari Ardan langsung mengambil HP yg ada di tangan Ravel.


"Halo mas, kamu udah sampai?" Tanya Rina.


"Udah nih, aku baru masuk loby. Kalian dimana?" Ardan tau yang sekarang berbicara dengannya itu adalah Rina.


"Kita ada di lantai 2 nih. Kamu ke sini aja." Kata Rina.


"Baiklah." Ujar Ardan sambil menutup telfonnya.

__ADS_1


Ardan lalu begegas menuju lantai 2. Tapi sesampainya di lantai 2 dia tidak langsung menghampiri Rina dan juga Ravel. Dia memilih untuk mengamati mereka dari jauh. Ardan melihat Ravel dan Rina bercanda lalu tertawa. Ntah apa yang mereka bicarakan sampai bisa membuat Ravel tertawa bahagia.


"Andai aku juga bisa menjadi salah satu orang yang membuatmu tertawa bahagia seperti itu Vel." Gumam Ardan sambil terus mengamati Ravel. Pandangannya terus tertuju pada Ravel.


__ADS_2