
Mama Devan segera berjalan mendekati Angel.
"Sayang mau kemana? udah cantik aja menantu mama ini," ucap mama Devan sambil tersenyum pada Angel.
"Mama,, aku dari tadi nyariin mama,, aku mau izin ma,, mau keluar bentar bertemu dengan sahabat-sahabat ku," ucap Angel sambil tersenyum bahagia.
Mama Devan mengernyitkan dahinya lagi-lagi begitu mendengar ucapan Angel.
"Sahabat?" tanya Mama Devan untuk memastikan pendengarannya,, karena dia melihat Angel sangat kekurangan orang yang dekat padanya..
"Iya ma,, aku mau bertemu dengan Nadia dan juga Clarisa," ucap Angel lagi..
__ADS_1
"Hah Clarisa? adik Clara?" tanya mama Devan yang tau hubungan Angel dan Clarisa dulu memang dekat,, semua itu dia lihat dari Angel dan Clarisa datang ke pernikahan Clara dan juga Devan dulu..
Angel pun menganggukan kepalanya pertanda mengiyakan pertanyaan mama Devan.
"Iya ma,, mau siapa lagi,, aku hanya punya dua sahabat,," ucap Angel sambil tersenyum.
Apa nggak salah? dia mau bertemu dengan Clarisa,, adik Clara,, yah walaupun dulu mereka dekat tapi kok aku seperti nggak mau yah dia bertemu dengan Clarisa,, walaupun ada Nadia,, Angel kan sangat polos,, jangan sampai Clarisa berbuat ulah yang akan menyebabkan Angel kenapa-kenapa,, batin Mama Devan yang ingin melarang Angel namun merasa tidak enak juga pada Angel yang terlihat sangat bahagia sekarang.
"Emmm mama hanya terkejut saja sayang,, apa kamu yakin mau bertemu dengan Clarisa? kamu tentu sadar dong sayang dengan apa yang terjadi diantara kalian berdua akhir-akhir ini,, mama takut terjadi sesuatu sama kamu,, sama calon cucuku juga,, mama nggak ingin terjadi apa-apa pokoknya pada kalian berdua," ucap Mama Devan.
"Mama sama aja sama suamiku,, dia juga sangat khawatir padaku padahal aku kan bertemu ada Nadia juga ma,, jadi mama nggak usah khawatir yah,, aku yakin Clarisa nggak mungkin seperti itu kok,, dia sekarang sudah sadar dengan apa yang dilakukannya selama ini,, jadi aku pasti akan baik-baik saja," ucap Angel lagi sambil tersenyum melihat mama Devan,, agar mama Devan tidak lagi terlalu khawatir pada dirinya..
__ADS_1
"Yah tapi mama belum percaya sama sekali sama anak itu,, apalagi sekarang kakak dia masuk penjara,, jangan-jangan dia hanya mau balas dendam saja pada kamu sayang,," ucap mama Devan..
"Oh iya Devan mana? kamu harus sama-sama dengan Devan, biar mama tenang disini karena ada Devan yang menjaga kamu,, bisa-bisanya dia santai melihat istrinya yang sedang hamil keluar rumah hanya bersama sopir saja,," ucap mama Devan lagi.
"Dia yang nggak mau Devan antar ma,, jadi mama bilangin dong supaya mau,, karena aku juga khawatir sama dia," ucap Devan dari arah belakang yang membuat Mama Devan dan Angel langsung menoleh padanya.
"Ihhh kok gitu,, kan tadi sudah perjanjian kamu nggak nemenin," ucap Angel lagi sambil melihat Devan.
"Kok kamu nggak mau sayang,, kan dia suami kamu dan juga bisa menjaga kamu,," ucap Mama Devan lagi.
"Aku hanya nggak mau nanti Clarisa dan Nadia nggak bebas ma ngobrolnya sama aku karena ada suamiku,, mereka pasti takut deh aku yakin itu,," ucap Angel lagi.
__ADS_1
Sementara di tempat lain ada Clarisa yang sudah menyiapkan sesuatu untuk menggugurkan kandungan Angel.