
Devan langsung merasa lega begitu mendengar suara Angel.
"Baguslah kalau kamu tidak kenapa-kenapa sayang,, tapi tetap saja aku nggak suka kalau dia nggak mengangkat telfon begitu,, aku disini kan jadi khawatir dan mikir macam-macam jadinya,, dia pasti sengaja nih menyuruh kamu yang mengangkat panggilan telfon dari aku,, biar dia nggak kena marah,,," ucap Devan lagi.
"Nggak kok,, kamu jangan berpikiran negatif sama dia, mana mungkin sih dia berani nyuruh-nyuruh aku pasti dia kan juga berpikir,, aku sendiri yang mau angkat panggilan telfon dari kamu,, karena aku tau kalau dia yang angkat panggilan telfon dari kamu pasti dia akan kena marah,, kan kasihan kalau dia kena marah hanya karena dia nggak angkat panggilan telfon dari kamu,, padahal dia disini lagi mengerjakan tugasnya dengan baik,," ucap Angel.
"Jangan marahi dia yah,, kalau aku tau aku pasti akan marah," ucap Angel lagi.
"Iya istriku sayang,, aku nggak akan memarahi dia karena permintaan dari kamu,, dan yang terpenting juga dia menjaga kamu dengan baik," ucap Devan.
"Kalian lagi dimana sekarang?,, jam berapa pulangnya? jangan lama-lama yah ingat kamu lagi mengandung sekarang,, kamu jangan kecapean,, aku benar-benar nggak mau terjadi sesuatu pada kamu dan juga calon anak kita,," ucap Devan lagi.
Angel pun tampak berpikir,, jika dia jujur Devan pasti akan curiga dan khawatir,, namun jika dia tak jujur,, itu sama saja dia bohong,, dan dia juga tidak mau berbohong pada Devan.
__ADS_1
"Sayang,, kamu dengarkan pertanyaan aku?" ucap Devan lagi karena tidak mendengar suara Angel sedikit pun setelah dirinya selesai bertanya.
"Iya dengar kok,, aku lagi dijalan sekarang,, aku belum sampai,, aku belum bertemu dengan Clarisa dan Nadia," ucap Angel yang memilih jujur saja pada Devan.
Devan mengernyitkan dahinya begitu mendengar ucapan Angel. Sesuai dengan perhitungan Devan,, harusnya saat ini Angel sudah sampai ditempat janjiannya dengan Clarisa dan Nadia.
"Kok belum sampai? kalian lagi ada masalah? ayo katakan saja,, aku kesitu sekarang sayang," ucap Devan lagi
"Nggak usah kesini,, aku nggak apa-apa kok,, aku hanya ingin keliling dulu saja tadi makanya belum sampai,, maklum bumil kadang maunya aneh-aneh," ucap Angel.
"Beneran?" tanya Devan lagi.
"Iya beneran," ucap Angel lagi lalu segera menyuruh anak buah Devan untuk menyetir mobilnya menuju tempat janjiannya dengan Nadia dan Clarisa.
__ADS_1
Ada baiknya aku sembunyikan dulu mengenai pria yang aku lihat tadi,, aku belum tau dia Diki atau bukan,, batin Angel.
"Kalau ada masalah segera kabari aku,, ponsel aku pegang terus kok,," ucap Devan lagi.
"Iya, lagian pasti anak buah kamu dengan segera mengabari kamu kalau ada apa-apa,, tapi kamu nggak usah terlalu khawatir dan memikirkan aku terus yah,, aku nggak akan kenapa-kenapa kok, selesai bertemu dengan Nadia dan Clarisa aku juga akan langsung pulang," ucap Angel lagi.
"Iya, tapi tetap saja aku selalu khawatir,, aku bisa tenang kalau kamu sudah berada di samping aku," ucap Devan lagi.
"Iya secepatnya aku pulang," ucap Angel lagi.
###########
Hingga akhirnya Angel pun sampai,, dengan segera Angel berjalan masuk ke dalam.
__ADS_1
Clarisa yang sudah kesal menunggu sejak tadi langsung tersenyum senang begitu melihat kedatangan Angel.