
Angel aku benar-benar senang sekarang kamu bersama orang yang tepat,, suami kamu sangat mencintai dan menyayangi kamu,, terlihat jelas dia sangat bucin dan menjaga kamu,, dan sekarang kamu juga sedang mengandung anaknya,, mungkin kamu dan Diki memang tidak berjodoh,, jodoh kamu adalah Devan,, kamu sangat beruntung mendapatkan suami seperti Devan,, suami yang sifatnya diinginkan oleh hampir semua wanita,, dan kamu berhasil mendapatkan itu,, batin Nadia begitu melihat Devan yang memperlakukan Angel sangat lembut bahkan ketika Devan sedang marah dan Angel yang terlihat seperti ingin membela orang yang telah membuat Devan marah.
Devan masih terus mengelus lembut rambut Angel sekaligus merasa lega karena tepat waktu datang membatalkan niat jahat Clarisa,, karena jika niat jahat Clarissa berhasil,, bahkan melenyapkan Clarisa pun tidak akan cukup buat Devan.
Clarisa benar-benar jahat ingin mencelakai Angel dengan obat,, aku benar-benar nggak nyangka sahabatku dulu yang baik bisa sejahat ini pada sahabatnya juga,, kenapa Clarisa kamu sangat berubah,, batin Nadia lagi sambil melihat Clarisa.
Sedangkan Angel benar-benar shock begitu mendengar ucapan Devan,, Angel benar-benar tidak menyangka jika Clarisa akan bertindak sejauh itu,, namun disisi lain dia juga kasihan melihat Clarissa yang sekarang seorang diri karena kakak Clarisa masuk penjara.
__ADS_1
Kenapa harus kamu yang seperti ini padaku Clarisa,, padahal aku sangat berharap kita bisa seperti dulu lagi,, aku adalah orang yang sangat bahagia Clarisa jika kita bisa seperti dulu lagi,, batin Angel sambil melihat Clarisa,, perasaan Angel benar-benar campur aduk.
"Clarisa,, kamu berniat seperti itu padaku? kenapa kamu tega Clarisa,, aku pikir kamu benar-benar mau bersahabat seperti dulu lagi sama aku,, nyatanya kamu seperti ini padaku," ucap Angel sambil melihat Clarisa.
Devan sangat kasihan melihat istrinya yang dikhianati oleh sahabatnya sendiri,, karena Devan juga sebenarnya ingin Angel dan Clarisa bisa seperti dulu lagi,, akrab tidak ada permusuhan.
"Angel,, aku benar-benar menyesal,, aku hanya iri pada nasib kamu yang selalu enak,, sedangkan aku nggak bisa Angel,,, kakak ku juga sekarang masuk penjara,,, makanya aku melakukan cara itu,, aku benar-benar menyesal,, maafin aku,," ucap Clarisa sambil memasang ekspresi wajah sedihnya di depan Angel.
__ADS_1
"Stop Clarissa,, kamu nggak usah memasang ekspresi muka dua kamu itu,, karena aku nggak akan tertipu pada itu semua,, kamu iri pada istriku? kamu benar-benar nggak tau diri,, dia bisa seperti ini karena dia baik,, nggak seperti kamu,, kamu perlu tau diri Clarisa,, mana ada pria baik yang mau sama kamu kalau kamu seperti ini," ucap Devan pada Clarissa.
Angel sebenarnya juga kasian pada Clarisa, tapi apa yang dikatakan Devan juga benar. Angel benar-benar bingung harus bagaimana.
"Clarisa maaf,, aku nggak bisa apa-apa,, karena saat ini kamu benar-benar salah banget Clarisa,, aku juga kecewa sama kamu,," ucap Angel pada akhirnya.
"Angel,, aku mohon Angel maafin aku,, aku nggak akan seperti ini lagi," ucap Clarisa.
__ADS_1
"Tobat lah ketika kamu di dalam penjara Clarisa,, kamu perlu dipenjara biar kamu bisa merenungkan kesalahan kamu tanpa ada gangguan,," ucap Devan yang sudah benar-benar kesal pada Clarisa.
"Sini ikut aku," ucap Devan lagi yang akan membawa Clarisa ke kantor polisi.