Atmosphere

Atmosphere
Cancer


__ADS_3

Happy Reading All.


***


Sudah dua hari sejak Chan kembali ke rumahnya dan kini Adhara begitu merasa kesepian tinggal di apartemennya seorang diri. Terbiasa dengan kehadiran Chan dengan segala kebiasaan laki-laki itu membuat Adhara tidak terbiasa dengan kehidupannya dulu yang sendiri.


Suara alarm membangunkan gadis itu, Adhara mengambil alarmnya lalu segera mematikannya. Gadis itu segera bangun dan meregangkan tubuhnya.


“Ayo Adhara masih pagi harus semangat walau tanpa penyemangat,” ucap Adhara menyemangati dirinya sendiri.


Gadis itu segera bangun dan mengambil handuknya, lalu berjalan ke arah kamar mandi. Namun saat hampir sampai di dapur Adhara mengerutkan keningnya saat mendengar suara alat masak yang saling beradu.


Dengan segera Adhara berjalan menuju dapur hingga senyuman cerah tergambar di wajah gadis itu saat melihat kekasihnya yang tengah memasak di dapurnya.


Adhara dengan senyumannya berjalan ke arah Chan lalu memeluk laki-laki itu dari belakang. Membuat Chan yang tengah fokus memasak dibuat terkejut dengan gadisnya tersebut.


“Baru bangun hm?” tanya Chan masih melanjutkan acara memasaknya, sedangkan Adhara masih begitu setia memeluk Chan sambil memejamkan matanya. Menikmati punggung bidang laki-laki tersebut.


“Kenapa pagi banget ke sini?” tanya Adhara sambil melepaskan pelukannya. Chan membalikkan tubuhnya lalu meletakkan tangannya di pundak Adhara mengalungkan tangannya di leher gadis nya itu.


“Karena gue tau lo pasti mager lagi buat bangun, kayak kemarin kita malah kesiangan,” ucap Chan membuat Adhara mengerucutkan bibirnya lalu memeluk Chan dengan erat membuat Chan terkekeh melihat sikap manja Adhara yang baru kali ini ia lihat.


“Udah mandi sana, nanti malah kesiangan lagi,” ucap Chan sambil melepaskan pelukan mereka. Adhara mengerucutkan bibirnya kesal namun meskipun begitu ia tetap melangkahkan kakinya menuju kamar mandi meninggalkan Chan yang masih sibuk memasak sarapan untuk mereka.


***


Kini Nash highschool tengah begitu heboh dengan berita kedatangan murid baru dari kelas dua belas.


Adhara yang kedua temannya pun kini tengah ramai ikut membahas tentang murid baru tersebut.


“Udah kelas dua belas tapi kok bisa ya pindah gitu?” tanya Adhara pada kedua sahabatnya yang pasti akan tahu jawabannya mengingat kedua teman kelasnya itu begitu jago dalam urusan pergosipan.


“Ya namanya juga pakai uang pasti bisa lah,” ucap Elara yang di balas dengan anggukan oleh Adhara dan Ariel.


“Ck dasar orang kaya, tinggal bentar lagi lulus juga,” ucap Adhara sambil menggelengkan kepalanya. Hanya tinggal menghitung bulan untuk lulus tapi mala merepotkan banyak pihak hanya demi pindah sekolah.


“Katanya sih sepupunya Antariksa,” ucap Elara yang membuat Adhara memelototkan matanya mendengar ucapan tersebut.


“Serius?” tanya Adhara tak percaya pasalnya Antariksa tak pernah membahas tentang sepupunya yang akan pindah sekolah.


“Iya, katanya gak kalah ganteng dari Antariksa,” ucap Ariel yang semakin membuat Adhara penasaran dengan sepupu Antariksa tersebut.

__ADS_1


“Gue pergi dulu,” ucap Adhara lalu segera ingin pergi namun Elara malah menahan gadis itu membuat Adhara mengerutkan keningnya.


“Kenapa? Mau ikut?” tanya Adhara yang di belas dengan gelengan oleh Elara sedangkan Ariel membalasnya dengan anggukan lalu setelahnya baru gadis itu menggeleng.


“Ini jam pelajaran Adhara, lo mau ke sana sekarang kalau tar ada guru yang masuk gimana?” tanya Elara membuat Adhara berdecak. Ia lupa jika saat ini tengah masuk jam pelajaran, salahkan guru nya yang malah tak datang membuat jam pembelajaran saat ini kosong dan membuat Adhara lupa jika saat ini masih jam pembelajaran.


“Ijinin gue ke toilet kalo ada guru, gue mau cek situasi dulu,” ucap Adhara yang setelahnya langsung berlari meninggalkan kelasnya. Kedua temannya tersebut hanya bisa di buat menggeleng dengan tingkah temannya itu.


Saat Adhara menoleh ke arah lapangan, Adhara mengerutkan keningnya saat  melihat Chan yang berjalan dengan terburu-buru menuju lift. Entah dari mana laki-laki itu di tengah jam pembelajaran seperti ini.


“Apa dia dari toilet?” tanya Adhara pada dirinya sendiri pasalnya koridor yang tadi Chan lewati adalah koridor yang mengarah pada toilet, ruang ekskul, juga taman belakang sekolah mereka.


Adhara berjalan ke arah Lift menunggu laki-laki itu di lift. Setelah Lift berhenti Adhara langsung saja masuk dan menatap Chan yang juga berada di dalamnya dengan tatapan penuh selidik.


“Lo dari mana?” tanya Adhara pada Chan sambil memicingkan matanya curiga, sedangkan Chan yang mendapatkan tatapan curiga dari kekasihnya tersebut berusaha mengontrol kegugupannya.


“Dari ruang futsal, lo mau kemana?” tanya Chan yang membalikkan pertanyaan pada Adhara.


Bukannya menjawab pertanyaan Chan, Adhara mendekatkan dirinya pada Chan lalu mengendus tubuh laki-laki itu membuat Chan mengerutkan keningnya melihat tingkah Adhara tersebut.


“Kenapa lo?” tanya Chan bingung.


“Udah gue bilang, kan. Yang kayak lo itu susah dicari jadi buat apa gue selingkuh dari lo yang langkah ini buat cewek yang di pasar loak aja ketemu?” tanya Chan membuat senyuman Adhara mengembang dengan sempurna mendengar ucapan Chan yang entah berupa pujian atau hinaan tersebut.


“Lo belum jawab pertanyaan gue, lo mau kemana?” tanya Chan dengan menaikkan sebelah alisnya. Kini pintu lift sudah terbuka karena mereka sudah berada di lantai tiga yang merupakan kelas Chan.


“Mau liatin kakak kelas baru, katanya gak kalah ganteng dari Antariksa. Siapa tau kan kecantol sama gue,” ucap Adhara dengan senyuman manisnya yang begitu tulus namun langsung mendapatkan pukulan telak di kepalanya.


“Aduh sakit begok,” ucap Adhara sambil mengelus puncak kepalanya merasakan sakit.


“Lo bego, udah punya gue masih aja gatel lo,” ucap Chan lalu segera memencet tombol lift kembali. Setelah terbuka ia langsung membawa Adhara masuk kembali.


“Loh kok balik?” tanya Adhara saat melihat lift mengarah pada lantai dua.


“Gak usah banyak gaya, lo Cuma punya gue,” ucap Chan dengan wajah kesalnya yang malah membuat Adhara terhibur dengan wajah cemburu kekasihnya tersebut.


“Gue suka kalo lo cemburu,” ucap Adhara dengan senyumannya sambil menggandeng tangan Chan.


***


Titania berjalan dengan cepat menuju taman belakang sekolah mereka. Gadis itu melihat ke sekeliling memastikan jika tidak ada yang mengikutinya.

__ADS_1


Saat sampai di taman belakang Titania langsung menutup mata laki-laki yang membelakanginya tersebut.


“Titania,” ucap laki-laki tersebut dengan begitu lembutnya membuat Titania tersenyum lalu melepaskan tangannya dari laki-laki tersebut yang kini membalikkan tubuhnya menghadap ke arahnya.


“Aku kangen,” ucap Titania dengan wajah sendunya membuat laki-laki tersebut tersenyum dengan begitu menenangkan.


“Kita harus selesaikan semua nya dulu agar kita bisa bersama lagi,” ucap laki-laki tersebut membuat Titania menghela nafasnya sambil mengerucutkan bibirnya kesal.


“Jadi gimana?” tanya laki-laki tersebut sambil mengelus puncak kepala Titania sayang.


“Semua udah berjalan sesuai rencana kamu, bukankah aku harusnya dapat hadiah?” tanya Titania dengan senyuman menantangnya membuat laki-laki tersebut terkekeh mendengar nya.


Laki-laki tersebut mendekatkan wajahnya pada Titania lalu mencium bibir gadisnya tersebut yang juga dibalas oleh Titania dengan menuntut. Namun tak lama laki-laki tersebut melepaskan ciuman mereka.


“Kita gak bisa sering ketemu dulu,” ucap laki-laki tersebut sambil menangkup wajah Titania dengan lembut.


“Tapi kamu tenang aja, aku bakalan buat cara agar kita sering ketemu,” ucap Titania dengan senyumannya lalu segera mengecup pipi laki-laki tersebut. Setelahnya baru gadis itu segera pergi dari sana.


“Gue harap semua ini bakalan berhasil,” ucap laki-laki tersebut dengan senyuman sinisnya yang terlihat begitu jelas.


***


Hai Semua balik lagi nih sama aku.


Btw siapa nih yang udah nunggu Adhara bareng tiga cogannya?


Kalau kalian ada pertanyaan silahkan di ajukan ya, nanti aku jawab. Menerima kritik dan saran.


Semoga kalian suka ya, maaf kalau feel kurang dapet dan masih ada typo


Jangan lupa di tambahkan ke favorite, like, dan koment ya guys.


Follow ig aku ya @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Tim Interaksi udah aku aktifkan nih, yuk guys join.


Stay healthy all.


Thank For Reading all.


See You Next Chapter All.

__ADS_1


__ADS_2