
FYI "Quaoar adalah objek trans-Neptunus biner dan kandidat planet kerdil yang mengorbit Matahari di sabuk Kuiper."
Happy Reading All.
***
Adhara kini menatap dirinya sendiri di cermin. Menatap penampilannya yang kini terlihat begitu cantik dengan gaun yang akan digunakan untuk acara resepsi pernikahannya. Kini bahkan gadis tersebut menatap tak percaya pada penampilannya sendiri yang terlihat begitu cantik di sana.
“Anda sangat cantik nona,” ucap salah satu perias yang berada di sana membuat Adhara tersenyum mendengarnya.
“Terima kasih ini semua juga berkat kalian,” ucap Adhara pada perias tersebut.
Suara pintu dibuka membuat Adhara melihat ke arah pintu, hingga tatapannya langsung tertuju pada gadis yang kini malah terdiam di depan pintu menatap Adhara dengan tatapan yang begitu sulit untuk diartikan.
“Kalian boleh keluar,” ucap Adhara pada perias tersebut yang segera menuruti ucapan Adhara lalu mereka segera keluar dari sana. Membiarkan Adhara juga gadis yang kini masih mematung di depan pintu tersebut setelah para perias pergi barulah gadis tersebut memasuki kamar yang ditempati oleh Adhara.
Kini hanya tersisa mereka berdua di dalam ruangan tersebut karena Chan memang sudah sedari tadi keluar bersama dengan Arche entah kemana kedua laki-laki tersebut pergi.
“Long time no see Sky,” ucap Adhara dengan senyumannya pada gadis yang tak lain adalah sky. Gadis tersebut kini berjalan ke arah Adhara lalu langsung memeluk gadis tersebut yang langsung membuat Adhara membalas pelukan tersebut.
“Maaf Ra, Maaf karena udah membuat lo dalam masalah,” ucap Sky pada Adhara. Kini bahkan gadis tersebut sudah meneteskan matanya yang membuat Adhara mengelus punggung Sky dengan lembut.
“Udah lah Sky, semua udah berlalu. Lihat, bahkan sekarang gue sama Chan udah nikah,” ucap Adhara lalu melepaskan pelukannya dari Sky. Menghapus air mata gadis tersebut dan tersenyum dengan menenangkan pada Sky.
“Kenapa lo masih sebaik ini sama gue Ra? Setelah apa yang gue lakuin bahkan lo masih mau buat maafin gue dan menganggap semua seolah gak terjadi apa-apa,” ucap Sky pada Adhara yang membuat Adhara kini menggenggam tangan Sky dan menatap gadis tersebut dengan serius.
“Gue ngerti lo mungkin marah sama gue dan nyalahin gue juga Chan atas apa yang terjadi sama Antariksa, dan lo bertindak karena itu semua. Dan gue bisa memaklumi itu, tapi gue harap setelah ini gak ada lagi dendam di antara kita, gak ada lagi kebencian di antara kita. Jadi lebih baik kita sekarang saling memaafkan,” ucap Adhara pada Sky dengan tatapan seriusnya yang membuat Sky menjawabnya dengan anggukan dan sebuah senyuman.
“Gue udah nganggep lo sodara Sky, lebih dari sahabat,” ucap Adhara pada Sky yang membuat senyuman Sky mengambang mendengarnya lalu ia segera memeluk Adhara dengan begitu erat setelahnya ia segera melepaskan pelukan tersebut.
“Btw selamat atas pernikahan lo, tapi maaf gue gak bisa nemenin lo sampai akhir karena gue harus pergi,” ucap Sky pada Adhara yang kini membuat Adhara mengerutkan keningnya bingung mendengar ucapan gadis tersebut.
“Emang kenapa? kenapa lo buru-buru?” tanya Adhara dengan mengerutkan keningnya bingung sambil menatap Sky yang kali ini menghembuskan nafasnya kasar dan menatap Adhara dengan serius.
“Mama sama Papa tau perbuatan gue dan kelakuan gue yang kemarin-kemarin jadi mereka malah mau jodohin gue dan bilang kalau gue tuh butuh pengganti Antariksa mangkanya mereka mau jodohin gue,” ucap Adhara yang kini sontak tertawa mendengar ucapan sahabatnya yang satu itu. Sky yang melihat tawa Adhara memelototkan matanya mendengar hal tersebut.
“Malah ketawa lo, udah ya gue pergi dulu. Mama sama Papa dateng kesini jadi lebih baik gue pergi sebelum ketemu mereka,” ucap Sky pada Adhara lalu memeluk sahabatnya tersebut singkat sebelum akhirnya segera pergi dari sana membuat Adhara tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Tak berselang lama pintu kamarnya kembali terbuka memperlihatkan Chan yang kali mengerutkan keningnya melihat gadisnya tersebut yang kini tengah tersenyum sambil melihat ke arah pintu. Membuat Chan bertanya-tanya ada apa dengan gadisnya tersebut.
“Kenapa senyum-senyum gitu?” tanya Chan pada istrinya tersebut yang kini terlihat begitu cantik dengan gaun pengantin nya yang berwarna Biru laut. Saat acara ijab qabul tadi Adhara sudah menggunakan pakaian adat bandung dan tadi saat awal resepsi mereka sudah menggunakan gaun adat Sumatera mengingat keluarga Chan ada yang berasal dari sumatra. Sedangkan ibu dan ayah Chan sudah blasteran luar negeri.
“Tadi Sky ke sini,” ucap Adhara pada Chan yang kini sontak membuat Chan terkejut mendengarnya dan langsung menghampiri Adhara melihat kondisi gadis yang kini sudah resmi menjadi istrinya tersebut. Melihat hal tersebut membuat Adhara terkekeh mendengarnya.
“Aku gak papa sayang, lagian Sky dateng cuma buat minta maaf,” ucap Adhara pada Chan yang membuat laki-laki tersebut kini tersenyum mendengarnya lalu memeluk Adhara dengan erat. Tak lama ia melepaskan pelukan tersebut.
“Sekarang dia kemana?” tanya Chan pada Adhara yang malah tersenyum mendengar ucapan laki-laki tersebut.
“Pergi, lagi kabur katanya,” ucap Adhara yang membuat Chan menaikkan sebelah alisnya bingung.
“Mau di jodohin dia jadi kabur,” ucap Adhara menjelaskan saat melihat kebingung di wajah Chan.
Mendengar ucapan Adhara tersebut Chan ikut terkekeh mendengarnya lalu segera mengajak Adhara untuk keluar dari kamar tersebut menuju acara resepsi mereka digelar.
Hari ini kini sudah semakin malam. Dan mereka melakukan resepsi pernikahan di lantai paling atas hotel karena Adhara yang ingin melakukan resepsi secara outdoor. Chan merangkul pinggang Adhara dengan begitu posesif menuju tempat resepsi mereka.
Saat mereka sampai di tempat resepsi tersebut mereka segera berjalan ke arah pelaminan dan duduk di sana. Hingga banyak tamu yang datang untuk memberikan selamat pada mereka.
“Selamat malam semua mohon perhatiannya sebentar, karena acara selanjutnya malam ini adalah pelepasan lampion yang akan di pimpin oleh kedua pengantin kita yang tengah berbahagia,” ucap Arche yang malam ini bertugas menjadi MC untuk pernikahan sahabatnya tersebut.
“I love you Chan, terima kasih untuk segalanya,” ucap Adhara pada Chan yang di balas dengan kecupan di kening oleh Chan.
Setelahnya para sahabat mereka segera menghampiri mereka untuk memberikan selamat. Begitupun dengan orang tua mereka yang juga datang untuk memberikan selamat. Tak hanya kedua orang tua Chan juga Adhara bahkan kini juga Adhara orang tua Antariksa juga Arche.
“Kami berdua yang terbaik untuk kalian. Maaf atas perbuatan Sky,” ucap Arpina dengan tatapan sendunya meminta maaf pada Adhara juga Chan.
Adhara menghembuskan nafasnya mendengar hal tersebut lalu memeluk wanita paruh baya tersebut.
“Ma kita udah maafin Sky, kita tahu Sky bukan orang yang jahat,” ucap Adhara pada Arpina lalu segera melepaskan pelukan mereka.
Arpina tersebut pada Adhara lalu menganggukkan kepalanya.
Bersamaan dengan itu Antares kini datang dengan senyumannya dan langsung memeluk Adhara membuat mereka semua kini memelototkan matanya melihat hal tersebut. Chan yang melihatnya segera melepaskan pelukan Antares dari Adhara.
“Lo jangan asal meluk bini gue ya,” peringat Chan pada Antares yang kini malah menyengir sambil melihat ke arah Chan.
__ADS_1
“Kelepasan sorry,” ucap Antares membuat mereka menggeleng melihat hal tersebut.
“Antares lo kapan dateng?” tanya Adhara dengan tatapan tak percayanya saat melihat Antares yang kini berdiri di depannya.
“Gue baru aja dateng dan langsung ke sini buat dateng di acara nikahan lo,” ucap Antares pada Adhara membuat Adhara tersenyum senang mendengarnya karena di malamnya yang begitu bahagia seperti ini kita sahabatnya bersama dengan dirinya.
Dan alasan Adhara melakukan acara resepsi pernikahan secara outdoor adalah karena ia ingin di hari yang begitu bahagia baginya ini Antariksa berada di sini bersama walaupun dengan bentuk yang berbeda karena baginya kini Antariksa adalah bintang yang paling terang yang kini tengah tersenyum melihat semua ini.
Kini ia begitu bersyukur karena kebahagiaannya terasa lengkap tak hanya mendapatkan Chan, kini hubungannya dengan Sky juga sudah baik-baik saja dan sahabatnya kini berkumpul bersamanya. Ini bukanlah akhir melainkan awal dari kisahnya juga Chan.
“Tunangan lo gimana?” tanya Adhara pada Antares yang kini malah menyengir mendengarnya.
“Udah gak lagi, tapi sekarang emak gue lagi semangat banget nyari penggantinya emang dasar bini nya Ellio suka ngadi-ngadi,” ucap Antares yang kini sontak membuat mereka tertawa mendengarnya.
“Ellio? kamu anak Ellio?” tanya ayah Sky yang tiba-tiba saja menanyakan hal tersebut pada Antares membuat Antares kini menoleh ke arah ayah Sky dengan kerutan di keningnya.
“Dia yang di maksud Ma,” ucap laki-laki tersebut yang kali ini sukses membuat bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi.
***
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
__ADS_1
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita temen ku yang kisahnya gak kalah seru. Yuk langsung cek aja yuk kisahnya. Btw jangan lupa buat baca cerita ku yang "True Love" ya