Atmosphere

Atmosphere
S2 Hoba


__ADS_3

Tapi meteorit terbesar di bumi adalah monster ini, bernama Hoba. Itu terletak di Namibia, dan tidak pernah dipindahkan. Hoba hampir dua kali berat saingan terdekatnya El Chaco dengan berat 60 ton. Ini menjadikannya bagian terbesar dari besi alami yang diketahui di permukaan bumi dengan luas 6,5 meter persegi.


Happy Reading All.


***


Seorang gadis kini tengah duduk seorang diri di salah satu halte yang berada di depan kampusnya, kini hari sudah mulai sore, namun ia baru saja selesai menyelesaikan tugasnya di perpus hingga ia baru pulang saat jam sudah menunjukkan pukul 4.00.


Tak beberapa lama bus yang biasa ditumpangi oleh gadis tersebut akhirnya datang juga, dengan segera ia menaiki bus tersebut dan duduk di salah satu kursi kosong yang berada di sana. Tak banyak kursi yang kosong mengingat hari sudah menunjukkan waktu orang pulang bekerja.


“Wow ini first time sih gue naik angkutan umum gini,”  ucap seorang laki-laki yang kini duduk di sebelah Adhara gadis yang sedari tadi menunggu taksi yang biasa ia tumpangi tersebut. Adhara sontak menoleh kearah sampingnya tersebut saat mendengar suara seorang laki-laki yang duduk disampingnya, Padahal tadi ia merasa sendiri berada di sana.


“Ares?”  tanya Adhara saat melihat laki-laki yang di sampingnya yang tak lain adalah Antaress, Adhara memang memanggil Antares dengan sebutan Ares, ia tak ingin memanggil laki-laki tersebut dengan panggilan Anta karena baginya Anta hanyalah Antariksa.


“Kenapa, lo pasti kaget kan ngeliat pangeran kayak gue naik angkutan umum?”  tanya laki-laki tersebut yang kini sontak membuat Adhara memutar bola matanya malas mendengar ucapan Antares yang begitu percaya diri. Ia tak menyangka Jika ada laki-laki yang bisa begitu percaya diri seperti Antares.


“Pede banget lo ya,”  tanya Adhara sambil menggelengkan kepalanya pada Antares yang kini hanya tersenyum sambil menunjukkan wajah berbangga diri nya. adalah benar-benar dibuat habis pikir dengan laki-laki yang berada di sampingnya tersebut entah bagaimana kini laki-laki tersebut berada di sana, padahal jam kelas sudah selesai beberapa jam yang lalu namun kini ia bisa berada di sana tempatnya berada di samping adalah.


“Lagian lu kenapa bisa ada di sini, bukannya lo udah pulang dari tadi?”  tanya Adhara pada laki-laki tersebut yang kini malah menyengir di samping Adhara. Adhara mengerutkan keningnya bingung karena Antares bukannya menjawabnya malah kini tersenyum dengan memamerkan gigi putihnya tersebut.


“Gue tadi baru kelar UKM,” ucap Antares dengan cengirannya yang membuat Adhara kini menaikkan sebelah alisnya bingung ia tak pernah tahu jika laki-laki tersebut mengikuti UKM.


“Lo?” tanya Adhara tak percaya pada Antares yang kini hanya menjawabnya dengan anggukan.


“Gue ikut renang sama basket,” ucap Antares yang membuat Adhara menganggukkan kepalanya mendengar hal tersebut.


“Gue dulu juga niat mau masuk tapi gak jadi,” ucap Adhara bercerita pada Antares yang kini mengerutkan keningnya bingung.


“Kenapa?” tanya Antares sambil mengerutkan keningnya bingung yang membuat Adhara menghembuskan nafasnya kasar.

__ADS_1


“Males aja akhirnya, apalagi Chan gak suka kalo gue ikut taekwondo, takut gue kenapa-napa katanya,” ucap Adhara yang membuat Antares mengangguk mendengarnya. Jujur saja mendengar nama kekasih gadis tersebut disebut ia merasa begitu kesal, ada rasa cemburu yang ia rasakan.


“BTW Kenapa lo nggak bawa mobil lu?”  tanya Adhara pada laki-laki di sampingnya tersebut. karena biasanya laki-laki tersebut selalu membawa kendaraan namun kali ini ya Allah tidak membawa kendaraannya tersebut dan lebih memilih untuk menaiki angkutan umum.


“Lagi pengen naik angkutan umum aja, lagian kalau kayak gini gue ngerasa deket sama elu. gue juga yakin kalau gue ngajak elu naik mobil gue yakin nggak akan mau,”  ucap Antares sambil menatap Adhara dengan wajah datarnya yang membuat gadis tersebut terkekeh mendengarnya. Ia memang begitu jarang untuk mau jika Antares mengajaknya menaiki kendaraan laki-laki tersebut, Adhara hanya tidak ingin untuk merepotkan laki-laki tersebut oleh karena itu ia jarang untuk mau jika laki-laki tersebut mengajaknya untuk menaiki kendaraan laki-laki tersebut.


“Terserah lu lah, gue turun di depan,” ucap Adhara yang setelah nya segera berdiri untuk mengatakan pada sopir bus jika ia akan turun.


Antares hanya diam memperhatikan Adhara yang sudah turun dari bus tersebut sedangkan ia masih berada dalam bus tersebut. Kini pikirannya masih saja memikirkan tentang persahabatan Adhara dengan sahabat-sahabatnya namun ia tak ingin mengusik privasi Adhara.


***


Chan kini tengah  begitu sibuk dengan tugas di depannya, laki-laki tersebut kini tengah berada di kamar asramanya. Selama kuliah laki-laki tersebut memang memilih untuk tinggal di asrama padahal ia juga memiliki apartemen di luar kampusnya tersebut namun ia lebih memilih untuk tinggal di asrama karena menurutnya tempat tersebut lebih ramai jika ia berada di apartemen mungkin ia hanya tinggal seorang diri dan merasa kesepian.


“Apa saja yang kau lakukan hingga terlihat begitu sibuk?”  Tanya teman Chan Yang kini sudah berada ada di hadapan laki-laki tersebut duduk di meja belajar mereka yang memang berada di tengah ruangan dan menjadi satu.


“Ya kau tahu, belakangan ini Tugasku begitu banyak,” ucapnya pada temannya tersebut yang tak lain bernama Aster tersebut dengan menghembuskan nafasnya lelah sedangkan Aster hanya menjawabnya dengan anggukan/


Chan yang memang sudah berjanji pada Adhara jika setelah ia mendapatkan gelar sarjananya ia akan kembali ke Indonesia dan kuliah di tempat yang sama dengan gadis tersebut untuk melanjutkan jenjang S2 nya.


“Sepertinya kau memang begitu mencintai gadis ini tersebut,” ucap Aster dengan senyumannya yang membuat Chan menjawabnya dengan senyuman juga anggukan. Karena nyatanya memanglah seperti itu, baginya Adhara segalanya.


“Kau harus membawanya kemari dan memperkenalkannya kepada kami,”  ucap Aster dengan begitu menuntutnya yang membuatnya hanya bisa menganggukan kepalanya. karena Ia memang berniat untuk membawa Adhara ke tempatnya menimba ilmu Ia juga ingin memperkenalkan Adhara pada semua penghuni kampus jika Adhara gadisnya dan ia adalah milik Adhara.


“Wah rasanya hari ini begitu melelahkan,” ucap Alto yang baru saja masuk ke kamar asrama mereka bersama dengan Jericho yang juga merupakan teman satu kamar asrama mereka.


“Apa yang membuatmu lelah? berburu perempuan?” tanya Aster dengan tawanya menanggapi ucapan temannya yang satu itu yang memang begitu terkenal dengan sifat playboy nya.


“Ah sudah lah kau tak akan tahu bagaimana aku begitu giat belajar,” ucap Alto yang membuat Aster dan Chan malah berdecak mendengarnya.

__ADS_1


“Pemberian dari gadis yang menyukaimu,” ucap Alto pada Chan yang malah hanya melihatnya saja.


“Buat lo aja,” ucap Chan pada Alto yang malah langsung bersorak senang mendengarnya. Begitulah Chan jika ada yang memberikannya apapun ia akan memberikannya pada teman asramanya. Ia tak akan mau repot-repot menggunakanya.


Tak lama saat mereka sedang berbincang ponselnya berbunyi menandakan ada sebuah pesan masuk membuat Chan dengan segera melihatnya hingga ia dapat melihat pesan tersebut dari nomor tak dikenal yang mengirimkannya sebuah foto yang sukses membuat Chan mengepalkan tangannya melihat foto tersebut.


Deru nafas laki-laki tersebut berderu lalu segera keluar dari kamar tersebut membuat teman-temannya bertanya-tanya ada apa dengan laki-laki tersebut.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.

__ADS_1



__ADS_2