Atmosphere

Atmosphere
S2 Gerhana Bulan Penumbra


__ADS_3

Fyi "Gerhana bulan penumbra adalah saat seluruh bagian bulan berada di bagian penumbra. Sehingga bulan masih dapat terlihat dengan warna yang suram."


Happy Reading All.


***


Sky kini tengah berada di rumah Antares, orang tua Antares baru saja pindah ke kota mereka karena Ayah laki-laki tersebut memiliki pekerjaan disana, mengingat kini perusahaan pusat dari kantor milik Antares sudah di pindah ke kota mereka.


“Ma ini taruh dimana Ma?” tanya Sky pada ibu Antares sambil menunjukkan album foto pada wanita tersebut. Kini Sky tengah membantu ibu Antares untuk mengatur barangnya di rumah Antares. Rumah yang biasanya Antares tinggali sendiri hanya bersama dengan pelayan juga penjaga di rumah tersebut.


“Taruh di sini aja sayang,” ucap Elara pada Sky sambil menunjuk laci di bawa tv yang berada di sana.


“Ma, Sky boleh liat dulu gak?” tanya Sky meminta izin pada Elara terlebih dulu untuk melihat foto album tersebut. Mendengar hal tersebut Elara melihat ke arah Sky lalu menjawabnya dengan anggukan. Dengan semangat Sky membuka album tersebut yang memperlihatkan foto pernikahan Elara juga Ellio. Sky terus melihat album tersebut hingga ia berhenti saat melihat foto laki-laki yang terlihat begitu menggemaskan.


Melihat Sky yang tengah tersenyum Elara ikut melihat album tersebut yang kini memperlihatkan seorang bocah yang tengah berebut es krim dengan gadis yang berusia lebih kecil darinya.


“Dia adalah adik Antares, juga Antares. Saat itu mereka tengah berebut es krim membuat Mama gemas melihatnya jadi mama yang foto mereka,” ucap Elara dengan senyumannya melihat foto tersebut. Antares memang memiliki seorang adik perempuan yang usianya berjarak dua tahun dari Antares. Dan kini gadis tersebut tengah kuliah di luar negeri.


“Saat kecil Antares itu begitu jahil juga nakal. Mama sampai bingung harus berbuat apa pada Antares saat itu,” ucap Elara sambil menggelengkan kepalanya saat mengingat bagaimana anaknya tersebut saat masih kecil.


“Sekarang juga masih suka jahil Ma,” ucap Sky mengadukan Antares pada Elara yang membuat wanita tersebut terkekeh mendengar ucapan Sky.


“Kalau nakal cubit aja, gak papa mama Ikhlas,” ucap Elara yang membuat mereka akhirnya tertawa bersama mendengar ucapan tersebut.


Setelahnya mereka melanjutkan acara membereskan barang-barang milik kedua orang tua Antares tersebut. Sedangkan Antares kini masih di kamarnya entah apa yang laki-laki tersebut lakukan namun kini Antares sepertinya begitu tenang dengan kegiatannya hingga tak ada kemunculannya untuk mengganggu Sky. Sedangkan Ellio kini tengah memberi makan hewan peliharaannya di taman belakang.


“Akhirnya selesai juga ya Ma,” ucap Sky dengan senyumannya yang dibalas dengan anggukan oleh Elara.


“Kita ke ruang keluarga aja yuk nonton,” ajak Elara mengajak Sky untuk ke ruang tamu dan bersantai di sana.


“Sky mau ke kamar Antares dulu ya Ma, mau ambil hp,” ucap Sky pada Elara yang dijawab dengan anggukan oleh wanita tersebut.


Setelahnya Sky segera berjalan ke arah kamar Antares karena ia meletakkan tas juga ponselnya di sana. Saat Sky masuk ternyata Antares tengah bermain game di komputernya namun ia juga menyempatkan untuk melihat ke arah Sky yang masuk ke kamarnya.

__ADS_1


Sky segera berjalan untuk mencari ponselnya yang tadi ia letakkan di dekat tas nya. Namun ia mengerutkan keningnya bingung saat tak melihat keberadaan ponselnya di sana. Dengan bingung Sky mencari ponselnya tersebut, melihat Sky yang kebingungan bukannya membantu Antares malah tetap saja sibuk dengan game nya.


“Res, kamu liat hp aku gak?” tanya Sky pada Antares saat tak menemukan keberadaan ponselnya tersebut ia bahkan sudah mencarinya di bawah ranjang namun ia tetap saja tak menemukan ponselnya.


Tak mendengar jawaban dari Antares, Sky dengan segera berjalan ke arah Antares yang kini malah dengan santai memakan makanannya. Melihat hal tersebut Sky berdecak kesal lalu segera mengambil makanan tersebut dan segera mengambilnya karena kesal pada Antares yang tak menjawab pertanyaannya.


“Ares kamu denger gak sih?” tanya Sky dengan kesal pada Antares yang kini kembali membuka makanannya yang lain. Melihat hal tersebut Sky dengan segera mengambilnya kembali. Antares tetap saja tak mau menjawab pertanyaan Sky tersebut.


Antares kembali membuka makanannya yang lain melihat hal tersebut Sky kembali mengambilnya dan memakannya bahkan yang akan masuk ke dalam mulut Antares pun ikut ia ambil. Sky berteriak frustasi karena tak menemukan ponselnya tersebut.


Kini Antares kembali mengambil makanan yang berada di dekatnya namun kali ini yang ia ambil adalah makanan kucing berniat untuk mengerjai Sky. Sky yang tak melihat-lihat malah langsung mengambilnya dan memakannya. Melihat hal tersebut sontak membuat Antares terkejut dan berdiri.


“Muntahin,” ucap Antares pada Sky yang dengan segera memuntahnya saat merasakan makanan tersebut yang terasa aneh. Antares bahkan melihat mulut Sky untuk memeriksa takut masih ada makanan kucing di dalam sana.


“Huaa Antares jahat,” ucap Sky pada Antares yang kali ini malah meledakkan tawanya. Antares segera menyerahkan minum untuk Sky yang segera diminum oleh gadis tersebut karena mulutnya yang terasa aneh. Setelahnya Antares memeluk Sky dengan erat untuk meminta maaf pada gadis nya tersebut yang kini hanya bisa mengerucutkan bibirnya.


***


Adhara bersama dengan Chan juga sahabatnya yang lain kini tengah berada di dufan. Semua ini atas permintaan Adhara yang ingin bermain ke dufan bersama dengan sahabatnya. Karena ingin menuruti kemauan ibu hamil tersebut akhirnya kini mereka datang ke dufan.


“Nah itu dia, woy lah bawa cewek,” ucap Sky sambil menunjuk Arche yang kini berjalan dengan membawa seorang gadis yang berjalan di sampingnya.


“Biar kagak jomblo sendiri lagi,” ucap Nora dengan kekehannya yang membuat mereka ikut tertawa mendengar ucapan tersebut.


“Pada ngetawain gue, lo pada ya,” tebak Arche pada sahabatnya yang kini hanya terkekeh mendengar ucapan sahabatnya tersebut.


“Ayolah langsung masuk,” ajak Chan mengajak yang lainnya masuk. Laki-laki tersebut sepertinya sama sekali tidak tertarik untuk berkenalan dengan gadis yang dibawa oleh Arche tersebut.


“Kenalan dulu dong, ini Delia. Dan Delia ini sahabat-sahabat aku,” ucap Arche memperkenalkannya pada Delia.


Mereka selanjutnya saling berkenalan. Namun para laki-laki tersebut malah mengikuti gaya Chan yang menggunakan tangan Adhara untuk berkenalan dengan Delia agar ia tak perlu menyentuh tangan gadis lain selain istrinya dan orang-orang yang dekat dengannya.


Arche sama sekali tak merasa tersinggung dengan hal tersebut karena ia begitu mengenal sahabatnya tersebut yang memang begitu sulit untuk menerima orang baru.

__ADS_1


Mereka pun akhirnya mulai menjelajahi berbagai wahana permainan yang berada di sana. Adhara serta kedua sahabatnya kini terlihat begitu bersemangat untuk menaiki wahana permainan yang berada di sana.


Setelah merasa lelah kini akhirnya mereka memilih untuk duduk di tempat duduk yang berada di sana sedangkan para laki-laki kini tengah membeli minuman. Selama mereka bermain Delia hanya diam saja karena masih merasa canggung dengan sahabat-sahabat Arche.


“Pakek sepatu bot gitu gak ribet apa Sky? enakan kayak gue gini gak usah tali,” ucap Adhara pada Sky sambil memperlihatkan sepatu boot yang digunakannya.


“Santai ini mah,” ucap Sky lalu malah bertepuk tangan hingga tak lama Antares yang memang sudah datang segera menghampiri gadis tersebut lalu segera memasangkan tali bot Sky yang terlepas. Melihat hal tersebut Nora juga Adhara menatap nya datar lalu segera berjalan ke arah pasangan mereka masing-masing.


“Ada yang lebih bucin dari kita,” ucap Adhara pada Chan yang menjawabnya dengan anggukan.


Setelahnya mereka kembali melanjutkan untuk mencoba wahana permainan yang lain. Menikmati hari minggu mereka dengan menamni ibu hamil tersebut. Bahkan tadi Sky setelah menemukan ponselnya dan mendapat telepon dari Adhara ia segera tancap gas untuk menemui Adhara.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Ini karya baru yang aku tulis nih Guys. Tentang gadis yang memiliki Self injury namun tetap bertahan dengan segala beban dan rasa sakit yang di tutupi dengan sebuah senyuman. Yuk, langsung baca aja.

__ADS_1



__ADS_2