
Fyi "Kepler-36b adalah planet yang sama dengan planet Kepler-36c yang merupakan planet misterius. Kedua planet tersebut sangat dekat satu sama lain setiap 97 hari dan dianggap temuan langka karena merupakan spesies pertama dari jenisnya."
Happy Reading All.
***
Sky menatap dokumen di depannya dengan tatapan mengantuknya. Bahkan kini rasanya matanya sudah tidak bisa lagi diajak kompromi untuk tetap siaga. Hari kini semakin sore, jam sudah menunjukkan pukul 15.50 tapi kini Sky masih setia di kantornya dengan Antares yang kini menemani dan membantu gadis tersebut menyelesaikan pekerjaannya.
Antares melihat ke arah Sky saat melihat gadis tersebut yang tak ada suaranya lagi, namun kini ternyata gadis tersebut ternyata sudah tertidur. Antares yang melihat hal tersebut menghembuskan nafasnya kasar lalu segera berjalan ke arah Sky dan memindahkan gadis tersebut ke arah sofa.
“Lo tuh cantik juga ya,” ucap Antares sambil melihat ke arah Sky dengan senyumannya, namun tak lama laki-laki tersebut segera menggelengkan kepalanya berusaha untuk menghilangkan pikirannya tersebut.
“Apa yang lo pikirin Ta? Gak, gak,” ucap Antares sambil menggelengkan kepalanya.
Tak ingin lagi memikirkan hal tersebut akhirnya Antares segera menuju meja kerja Sky untuk menyelesaikan pekerjaan gadis tersebut. Entah apa yang memasuki Antares hingga laki-laki tersebut mau untuk mengerjakan pekerjaan yang bukan pekerjaannya.
"Anggap aja sebagai rasa bersalah gue karena gue teledor udah nerima tawaran dia buat jadi pacar pura-pura yang akhirnya buat kita jadi tunangan," ucap Antares meyakinkan dirinya akan hal tersebut.
Setelahnya Antares melanjutkan untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Hingga hari yang semakin sore barulah pekerjaannya tersebut selesai. Laki-laki tersebut tak lupa untuk membangunkan Sky dan mengajak adik tersebut pulang.
***
Malam ini Nora terlihat begitu cantik dengan dress selutut yang panjang sebatas lutut. Rambut gadis tersebut dibiarkan tergerai membuat kesan cantik pada gadis tersebut semakin bertambah.
Suara ketukan pintu dari luar kamarnya membuat Sky menoleh ke arah pintu tersebut setelahnya ia segera mempersilahkan orang di luar sana masuk. Hingga terlihat kakaknya yang kini muncul dengan pakaian santainya yang terlihat begitu tampan walau hanya menggunakan kaos dan celana training.
“Udah cantik aja adik kakak, mau kemana?” tanya Arche pada adiknya tersebut sambil duduk di ranjang king size adiknya tersebut.
Nora yang tengah memasang antingnya segera menoleh ke arah kakaknya tersebut dengan senyuman yang menghiasi wajah cantik tersebut.
“Dinner sama Izar,” ucap Nora dengan senyumannya yang membuat Arche menjawabnya dengan anggukan.
Hingga tak lama berselang terdengar suara mobil yang memasuki pekarangan rumahnya, Arche segera berdiri dan berjalan ke arah jendela untuk melihat jika yang datang benarlah Izar. Dan benar saja yang datang memang laki-laki tersebut.
__ADS_1
Bisa Arche lihat kesungguhan pada Izar pada adiknya tersebut. Kini ia hanya bisa berharap agar adiknya tersebut bisa bahagia dan tak ada lagi yang menyakitinya. Karena menurutnya sudah cukup rasa sakit yang pernah dirasakan oleh adiknya tersebut di masa lalu.
“Izar udah dateng tuh, ayo turun,” ajak Arche pada Nora yang menjawabnya dengan anggukan.
Sepasang kakak beradik tersebut akhirnya turun bersama menuju lantai bawah untuk menghampiri Izar yang sudah menunggu Nora. Saat sampai di lantai bawah benar saja di sana sudah ada Izar yang menunggunya bersama dengan kedua orang tuanya, ya, baginya kini ibu Arche juga merupakan ibunya. Wanita tersebut bahkan sudah begitu baik padanya dan menganggapnya sebagai anaknya sendiri.
“Udah?” tanya Izar pada Nora yang di jawab dengan anggukan oleh Nora.
“Kalau begitu saya pamit dulu tante, om, Bang,” ucap Izar pada keluarga Nora yang lainnya yang segera di balas dengan anggukan oleh mereka. Izar dan Nora secara bergantian menyalami tangan kedua orang tua Nora juga Arche sebelum pergi.
“Kalian hati-hati ya, awas aja anak mama lecet,” ucap ibu Arche pada Izar yang di balas dengan senyuman oleh Izar.
“Siap tante,” ucap Izar yang setelahnya segera keluar bersama dengan Nora menuju mobil Izar.
“Adik kamu aja udah bawa pacarnya ke rumah, kamu kapan? masak kalah sama adik sih,” ucap ibu Arche pada laki-laki tersebut yang kali ini membuat Arche memutar bola matanya malas mendengar ucapan ibunya tersebut. Jika sudah seperti ini ia pasti akan melanjutkan dengan membahas Chan yang bahkan sudah menikah.
“Udah lah Ma, aku mau masuk dulu banyak kerjaan,” ucap Arche pada ibunya tersebut untuk menghindar dari ibunya tersebut. Akhirnya laki-laki tersebut segera menuju ke arah kamarnya untuk menyelesaikan pekerjaannya itu.
“Udah lah Ma, mungkin belum ada yang cocok aja,” ucap Adam pada istrinya tersebut sambil mengelus punggung istrinya tersebut. Miranda menghembuskan nafasnya kasar mendengar jawaban tersebut.
***
Sebuah restoran mewah kini di salah satu meja yang berada di lantai paling atas kini terlihat begitu indah. Belum lagi restoran bagian atas tersebut yang memang hanya dilapisi kaca memperlihatkan keindahan kota pada malam hari semakin mempercantik tempat tersebut.
Nora benar-benar dibuat kagum dengan keindahan tempat tersebut. Melihat Nora yang begitu kagum dan menyukai tempat tersebut membuat Izar ikut tersenyum senang. Laki-laki tersebut menarik meja untuk Nora mempersilahkan gadis tersebut untuk duduk.
Tak membutuhkan waktu lama para pelayan sudah datang membawa pesanan yang sebelumnya memang sudah di pesan lebih awal saat Izar memesan meja tersebut.
“Waw ini terlalu indah, apa ini tidak berlebihan?” tanya Nora pada Izar dengan senyumannya yang membuat Izar terkekeh mendengarnya sambil menggelengkan kepalanya.
“Udah mending kita makan dulu, ini sama sekali tidak berlebihan jika untuk gadis yang sangat aku sayangi,” ucap Izar pada Nora yang membuat gadis tersebut tersenyum senang mendengarnya. Diperlakukan begitu baik dan begitu istimewa pada laki-laki yang dicintainya.
Mereka makan dalam diam tak ada yang membuka pembicaraan, hanya suara musik dari restoran tersebut yang terdengar. Tentu saja jenis musik klasik yang begitu menangkan yang tersaji di sana.
__ADS_1
“Kamu suka?” tanya Izar pada Nora setelah mengelap mulutnya. Ia menyelesaikan makannya lebih dulu dari Nora yang kini membalas ucapan Izar tersebut dengan anggukan dan senyuman,
Tak beberapa lama akhirnya Nora juga selesai dengan makannya. Gadis tersebut segera meminum minumannya hingga tandas lalu mengelap mulutnya. Bersamaan dengan itu Izar mengeluarkan kotak berwarna merah di atas meja membuat Nora bertanya-tanya apa maksud dari laki-laki tersebut karena jelas ia begitu tahu apa isi dari kotak tersebut.
“Kamu tau aku begitu bersyukur dipertemukan dengan perempuan seperti kamu, kamu adalah perempuan terkuat dan terbaik yang pernah aku temui. Dan aku tahu pertemuan kita masih begitu singkat. Namun perjalanan kita yang hampir tiga tahun bersama membuat aku meyakinkan diri aku buat lebih serius sama kamu. Nora aku tau aku bukan laki-laki sempurna jadi maukah kamu menyempurnakan kekurangan aku sebagai pendamping hidup ku?” tanya Izar dengan senyumannya dan tatapannya yang kini menatap lurus ke arah Nora yang hanya bisa terdiam di tempatnya dengan wajah terkejutnya.
Ia masih tak tahu apa yang kali ini terjadi, bahkan rasanya kini ia tak berada di posisinya.Kini ia bahkan tak tahu apa yang harus ia lakukan dan jawaban apa yang harus ia berikan.
“Izar maaf….”
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah seru dari Atmosphere ini. Yang pasti cerita ini juga bagus, jadi langsung aja yuk di cek judulnya "True Love".
Baca juga yuk cerita temen ku yang gak kalah seru ini.
__ADS_1