
Fyi "Planet paling aneh yang pernah ditemukan di alam semesta kita adalah sebuah planet yang isinya disebut sebagai 'dunia air'. Planet aneh ini ditutupi seluruhnya oleh air atau lautan. Keunikan planet ini adalah kandungan airnya terbuat dari air tanpa massa padat."
Happy Reading All.
***
Rasanya hari minggu kali ini Adhara merasa begitu bosan tak ada yang dapat ia lakukan. Setelah terus bermalas-malasan di rumah dan tidak pergi ke kantor akhirnya kini ia merasa bosan setelah hanya berdiam diri di rumahnya.
“Chan,” panggil Adhara sambil melihat ke arah ruang kerja suaminya tersebut yang berada di samping kamar mereka.
Mendengar namanya dipanggil Chan segera melihat ke arah pintu yang menghubungkan kamarnya dengan ruang kerjanya, hingga terlihat kini Adhara yang melihat ke arahnya dengan wajah cemberutnya yang membuat Chan menaikan sebelah alisnya bingung dengan wanitanya tersebut.
“Kenapa?” tanya Chan dengan bingung. Dengan helaan nafas kasarnya Adhara berjalan ke arah Chan, yang kini membuat Chan semakin bingung dengan wanita tersebut.
“Aku bosen di rumah terus,” ucap Adhara akhirnya pada Chan, yang membuat Chan menghembuskan nafasnya kasar mendengar ucapan waniatnya tersebut yang kini sudah duduk di pangkuannya. Bahkan Chan kini dibuat bingung dengan sikap Adhara yang akhir-akhir ini begitu malas dan manja.
“Mau kemana hm?” tanya Chan akhirnya pada Adhara sambil memeluk wanitanya tersebut dari belakang. Namun mendengar pertanyaan Chan tersebut Adhara malah segera melepaskan dirinya dari Chan dan kini berdiri di hadapan laki-laki tersebut dengan berkacak pinggang.
“Aku gak mau sama kamu, bosen aku sama kamu mulu,” ucap Adhara dengan santainya yang sontak saja ucapan gadis tersebut membuat Chan memelototkan matanya mendengar hal tersebut. Bagaimana bisa dengan santai nya wanita tersebut mengatakan bosan pada suaminya sendiri.
“Kualat lo bilang gitu ke suami,” ucap Chan pada Adhara yang kini hanya berdecih mendengarnya.
“Gak boleh gitu tau doain nya,” ucap Adhara dengan mengerucutkan bibirnya kesal pada Chan.
“Aku mau main sama Sky juga Nora,” ucap Adhara pada Chan lalu segera berjalan ke arah kamarnya untuk menghubungi sahabatnya tersebut dan mengajak mereka untuk bermain bersama. Setelah mendapatkan jawaban dari sahabatnya tersebut akhirnya Adhara segera mengganti pakaiannya juga bersiap untuk pergi.
“Mau aku anter ke rumah Sky?” tanya Chan pada Adhara yang kini tengah menyisir rambutnya. Melihat hal tersebut Chan segera mengambil alih sisir tersebut dan menyisir rambut istrinya tersebut dengan sayang.
“Gak usah, nanti di jemput sama Sky,” ucap Adhara yang di jawab dengan anggukan oleh Chan yang kini tengah menata rambut Adhara.
“Udah cantik,” ucap Chan dengan senyumannya sambil meletakkan kembali sisirnya di meja rias.
“Iya lah cantik, udah dari dulu kali,” ucap Adhara dengan bangganya yang membuat Chan berdecih mendengar ucapan percaya diri wanita tersebut.
__ADS_1
Tak lama suara klakson mobil terdengar membuat Adhara dengan segera keluar yang diikuti oleh Chan di belakangnya sambil membawakan tas milik Adhara.
“Wow lo sekarang jadi asisten nya bukan suaminya lagi?” tanya Sky dari dalam mobilnya saat melihat Adhara yang keluar dengan Chan yang membawakan tasnya.
“Bapaknya dia gue,” ucap Chan yang kesal pada Sky. Sky yang mendengarnya hanya bisa terkekeh mendengar gerutuan laki-laki tersebut.
“Udah sana berangkat hati-hati ya,” ucap Chan pada Adhara yang menjawabnya dengan anggukan. Adhara segera menyalami tangan Chan, lalu bergantian Chan yang kini mengecup kening Adhara. Sky yang melihat hal tersebut merasa kasihan pada dirinya sendiri karena harus melihat kemesraaan rumah tangga tersebut, membuat jiwa jomblo nya meronta-ronta.
“Jadi pengen nikah,” ucap Sky saat Adhara sudah masuk kedalam mobilnya.
“Jagain bini gue, awas aja lecet,” ucap Chan pada Sky memperingatkan gadis tersebut untuk menjaga wanitanya itu.
“Iye iye,” ucap Sky kesal lalu segera pergi dari sana melajukan mobilnya meninggalkan rumah besar milik sepasang suami istri tersebut.
“Lo mah kalo mau nikah ya tinggal nikah aja kali, tunangan udah ada,” ucap Adhar pada Sky mengingat gadis tersebut jika ia sudah tak jomblo lagi. Mendengar ucapan tersebut Sky malah menghela nafasnya kasar.
“Gue mah tunangan rasa jomblo,” ucap Sky pada Adhara yang membuat Adhara terkekeh mendengar ucapan gadis tersebut.
Selama di perjalanan kedua perempuan tersebut tak ada hentinya membahas banyak hal. Mulai dari Adhara yang sudah tak lagi bekerja di perusahaan Chan dan hanya datang jika ingin, juga Sky yang kini mulai kembali kuliah dan tidak bekerja lagi.
“Gue ambil kelas fast track jadi full kuliah, minggu doang yang libur,” ucap Sky pada Adhara yang menjawabnya dengan anggukan.
Tak lama mereka akhirnya sampai di depan rumah Nora yang di sana sudah ada Nora yang menunggu mereka. Akhirnya Nora segera masuk ke dalam mobil Sky lalu segera mereka pergi untuk bermain bersama.
“Ini kita mau kemana dulu nih?” tanya Sky yang kali ini menjadi sopir untuk kedua sahabatnya tersebut yang kali ini tengah duduk dengan tenang di tempatnya.
“Dufan aja lah main-main kita,” ucap Adhara menyarankan yang akhirnya di jawab dengan anggukan setuju oleh sahabatnya yang lain. Memang berbeda dengan perempuan lainnya ketiga perempuan tersebut. Jika gadis lain akan lebih memilih mall mereka malah memilih taman hiburan. Mengingat mereka memang begitu jarang untuk datang ke tempat seperti itu padahal mereka lebih menyukai taman hiburan atau tempat wisata.
“Eh btw hubungan lo sama Izar gimana Nora?” tanya Sky yang kali ini kembali membuka suaranya menanyakan tentang hubungan sahabatnya tersebut. Karena mereka memang sudah lama tidak bertemu bersama dan bercerita seperti ini mengingat kini mereka sudah fokus dengan kehidupan mereka masing-masing.
“Entahlah gue juga lagi bingung sama hubungan kita. Sekarang kita malah jarang ketemu,” ucap Nora menghela nafasnya kasar mengingat tentang hubungannya sekarang yang menjadi begitu renggang dengan Izar.
“Lah kenapa?” tanya Adhara bingung mendengar ucapan tersebut.
__ADS_1
“Dia ngelamar gue tapi gue tolak karena gue belum siap,” ucap Nora menjawab pertanyaan sahabatnya tersebut yang kini sontak membuat mereka terkejut mendengarnya.
“Dia ngelamar lo?” tanya Sky yang di jawab dengan anggukan oleh Nora.
“Harusnya dia gak bisa jauhin lo gitu aja sih, harusnya dia lebih usaha buat lo percaya sama dia,” ucap Adhara yang kali ini terdengar begitu dewasa.
“Namanya juga cowok Ra, mereka tuh maunya sendiri. Gue sama Antares sekarang juga lagi di titik males banget sama hubungan kita,” ucap Sky yang kali ini membahas tentang ia juga Antares.
“Lo mah gak masuk itungan, lo gak suka kan sama dia. Jadi apa yang di ribetin. Gue sama Chan aja sekarang juga lagi sering-seringnya tengkar, hal kecil pun dibuat ribet” ucap Adhara dengan begitu santainya yang membuat Sky menaikkan sebelah bibir bagian atasnya mendengar ucapan tersebut. Kini mereka malah terdengar seperti sedang adu nasib tentang pasangan mereka masing-masing. Melihat nasib siapa yang paling buruk.
“Tunggu deh, apa lo akhirnya mulai suka sama dia?” tanya Adhara dengan wajah terkejutnya yang kali ini langsung melihat ke arah Sky yang hanya diam.
“Lo suka sama Antares?” tanya Nora yang kali ini merasa penasaran dengan jawaban dari Sky. Kini ia bahkan sudah memajukan duduknya karena gadis tersebut pun duduk di bagian tengah.
***
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
__ADS_1
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.