Atmosphere

Atmosphere
S2 Wobbly


__ADS_3

Fyi "Teleskop luar angkasa Kepler NASA pernah menemukan planet aneh yang tidak stabil dan sangat jauh dari bumi, jaraknya 2.300 tahun cahaya. Planet yang diberi nama Wobbly itu termasuk rasi Cygnus."


Happy Reading All.


***


“Bapakku kawin lagi,” suara merdu Sky kini terdengar dengan begitu keras di dalam mobil yang kini ditumpangi oleh Sky juga Antares yang kini hendak menuju kampus mereka. Antares dan Sky kini malah seperti anak kembar yang kemana-mana selalu bersama, mereka sudah seperti kertas dan perangko.


“Kapan bapak lo kawin? gue kagak diundang?” tanya Antares menanggapi lagu yang kini tengah di nyanyikan oleh Sky tersebut. Mendengar ucapan tersebut Antares sontak memelototkan matanya.


“Heh jangan ngadi-ngadi lo ya, bapak gue mah setia gak kayak lo buaya,” ucap Sky menjawab ucapan laki-laki tersebut dengan wajah kesalnya pada Antares yang kini menatap datar pada Sky, karena kebutalan lampu lalu lintas saat ini tengah berwarna merah.


“Lo sendiri ya yang bilang kalau bapak lo kawin lagi,” ucap Antares dengan nada tak terimanya pada Sky karena akhirnya malah ia yang disalahkan oleh gadis tersebut yang kali ini menatap sinis pada Antares.


“Gue lagi nyanyi bego,” ucap Sky kesal pada Antares yang kali ini hanya terkekeh sambil menggelengkan kepalanya mendengar hal tersebut.


“Ganti lirik dong buat gue gak salah paham,” ucap Antares membenarkan yang kali ini dijawab dengan anggukan oleh Sky yang setelahnya langsung mengulang nyanyiannya.


“Antares punya pacar lagi, Aku pun oleh ke Atlas,” ucap Sky yang kali ini langsung di bekap oleh Antares membuat Sky segera menoleh ke arah Antares dengan tatapan bingung.


“Udah gak usah nyanyi, sakit teling gue dengernya,” ucap Antares akhirnya yang membuat Sky kini berdecih mendengar ucapan laki-laki tersebut yang begitu mengesalkan.


“Jadi gimana Res, menurut lo Atlas baik gak buat gue?” tanya Sky tiba-tiba saat mereka kini sudah sampai di parkiran kampus mereka.


“Kagak, Atlas terlalu baik buat lo yang banyak jeleknya,” ucap Antares yang berhasil membuat Sky menganga mendengar ucapan laki-laki tersebut yang malah menghinanya. Baru saja Sky akan protes kini Antares malah sudah keluar lebih dulu dari mobilnya, melihat hal tersebut Sky dengan segera mengikutinya.


“Antares,” ucap seorang gadis yang menghentikan langkah Antares, gadis yang tak lain adalah Alula tersebut kini memang begitu sering menghampiri Antares hanya sekedar untuk memberikannya makan siang.


“Thank ya,” ucap Antares sambil mengambil makanan yang diberikan oleh Alula. Melihat hal tersebut Sky segera menghampiri Antares sambil menoyor kepala laki-laki tersebut membuat Antares memejamkan matanya merasakan sakit yang diakibatkan oleh ulah gadis tersebut.


“Rada ganas emang peliharaan gue hari ini,” ucap Antares pada Alula yang hanya terkekeh mendengarnya. Sedangkan Sky kini sudah dibuat tercengang karenanya.


“Gue duluan ya,” ucap Antares akhirnya sambil membawa Sky untuk segera pergi dari sana membuat Sky berdecak kesal karena laki-laki tersebut.

__ADS_1


***


“Pak maaf, tapi Nona Delia menolak tawaran dari bapak,” ucap Asisten Arche pada laki-laki tersebut saat kini Arche tengah menanyakan bagaimana dengan Delia yang ia tawarkan untuk bekerja di Jakarta.


Mendengar jawaban dari asistennya tersebut Arche berdecak kesal. Karena tawarannya yang sudah ia buat begitu menarik malah kini ditolak oleh gadis yang dulu mengejar-ngejarnya. Arche kini jadi berpikir apa memang ucapannya begitu melukai gadis tersebut hingga membuat gadis tersebut tak mau untuk bertemu dan bekerja dengannya?


 “Kita susul dia sekarang,” ucap Arche dengan begitu tegas nya yang sekarang malah langsung pergi. Mendengar hal tersebut Asistennya tersebut berhasil dibuat menganga karena Arche yang malah ingin pergi untuk menghampiri Delia. Padahal jarak mereka kini begitu jauh. Namun akhirnya ia hanya bisa mengikuti atasannya tersebut tanpa  bisa protes.


Setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh kini akhirnya mereka sampai di gedung kantor Arche yang berada di Bandung. Sebuah perjuangan bukan? begitulah laki-laki saat ia sudah menyukai perempuan dan meletakkan hatinya pada seorang gadis maka ia akan begitu menjaganya dan akan melakukan apapun untuk gadis tersebut.


Setelah sampai di gedung tersebut. Arche dengan segera memasuki kantornya tersebut, banyak karyawan yang menunduk hormat pada Arche, Arche hanya menjawabnya dengan anggukan. Dengan langkah tegasnya laki-laki tersebut berjalan ke arah ruangannya selama ia datang ke kantor tersebut.


“Langsung minta pada Direktur untuk memanggil Delia ke ruangan saya,” ucap Arche dengan tegasnya pada Asistennya tersebut yang kini menjawabnya dengan anggukan.


Tak lama Arche menunggu hingga kini masuklah Asistennya tersebut bersama direktur utama perusahaan cabangnya tersebut juga Delia yang mengikuti di belakangnya.


“Ada apa bapak memanggil saya juga karyawan saya ini pak?” tanya direktur perusahaan tersebut pada Arche yang kini tatapannya langsung tertuju pada Delia yang hanya diam sambil menundukkan kepalanya merasa takut juga malas untuk menghadapi Arche.


“Baik pak untuk pemindahannya akan saya urus,” ucap Direktur tersebut pada Arche yang kini menjawabnya dengan anggukan berbeda dengan Delia yang kini terlihat ingin memprotes atasannya tersebut yang dengan seenaknya saja akan memindahkannya pada Arche.


“Tapi pak bagaimana dengan persetujuan dari saya?” tanya Delia dengan nada tak terimanya.


“Ingat Delia, Papa kamu memiliki banyak hutang pada perusahaan ini apa kamu memiliki alasan untuk menolak sekarang?” tanya Direktur tersebut yang kini membuat Arche bingung mendengarnya karena ia tak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Ia hanya mengetahui jika perusahaan ayah Delia bangkrut. Ia tak mengetahui keterlibatan perusahaannya akan hal tersebut. Mungkin yang menangani masalah ini adalah ayahnya.


“Baik pak,” ucap Delia akhirnya karena ia merasa tak bisa menolak permintaan tersebut. Tentu jika diingatkan tentang hutang ayahnya ia tak dapat berkutik.


Ayahnya memang sebelum perusahaannya bangkrut meminjam sejumlah uang pada perusahaan cabang Arche, dengan persetujuan dari ayah Arche yang memang cukup mengenal ayah Delia. Namun kini setelah perusahaannya bangkrut jadi mau tak mau Delia harus membantu ayahnya untuk melunasi hutangnya yang begitu banyak tersebut.


“Apa ada yang Anda perlukan lagi pak?” tanya Direktur tersebut yang dijawab dengan gelengan oleh Arche.


“Saya pergi,” ucap Arche dengan tegasnya lalu segera berdiri dari singgasana nya yang dan memilih untuk segera keluar. Melihat hal tersebut Delia merasa ia perlu berbicara pada Arche jadi setelah berpamitan kepada Direktur tersebut akhirnya ia segera mengejar Arche.


“Pak Arche tunggu,” ucap Delia yang sontak membuat Arche menghentikan jalannya dan melihat ke arah Delia dengan tatapan bingungnya, dan keningnya yang berkerut.

__ADS_1


“Apa ada yang kurang jelas?” tanya Arche dengan senyuman sinisnya yang membuat Delia ingin mengunpati wajah laki-laki yang sialnya sampai sekarang masih ia kagumi tersebut.


“Maksud Anda memindahkan saya apa? bukannya sebelumnya Anda meminta saya untuk menjauhi Anda?” tanya Delia dengan bahasa formalnya yang membuat Arche kini tersenyum sinis mendengar pertanyaan dari gadis tersebut.


“Anggap saja saya sedang melakukan apa yang saya suka,” ucap Arche tegas lalu memilih untuk segera pergi dari sana. Namun sebelum jauh ia segera menoleh kembali ke arah Delia yang kini tengah merutukinya.


“Besok saya ada pekerjaan bisnis ke Bali, dan kamu ikut dengan saya,” ucap Arche dengan tegas lalu segera pergi dari sana membuat Delia kini menganga mendengar hal tersebut.


Bagaimana bisa Arche langsung mengajaknya dalam perjalanan bisnis padahal besok hari pertamanya bekerja di sana? Tidak, bahkan ia bahkan belum menyiapkan apapun untuk pemindahannya. Delia kini tak ada hentinya merutuki laki-laki tersebut berbeda dengan Arche yang kini tersenyum karenanya.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.


__ADS_1


__ADS_2