Atmosphere

Atmosphere
S2 Troposfer


__ADS_3

Fyi "Lapisan troposfer adalah lapisan dasar yang paling dekat dengan Bumi. Lapisan ini terletak pada ketinggian 0 sampai 12 kilometer di atas permukaan Bumi.Lapisan troposfer mengandung dua senyawa kimia, yaitu karbondioksida dan uap air."


happy Reading All.


***


Suara dentuman musik dan bau asap rokok serta alkohol kini rasanya membuat Adhara yang tak biasa datang ke tempat seperti ini menjadi begitu pusing. Nora yang biasanya datang untuk bertugas pun kini merasa risih, setelah sekian lama tak pernah datang ke tempat seperti ini akhirnya ia datang lagi.


Ya, kali ini ketiga gadis tersebut tengah berada di club malam. Jelas semua ini adalah ide Sky yang malah mengajak mereka ke tempat seperti ini. Patah hati gadis tersebut malah membuat teman-temannya kini berada di club malam. Namun tak satupun dari mereka memesan minuman beralkohol. Adhara dan Nora yang memang tak pernah meminumnya dan Sky yang sudah tidak mengkonsumsi minuman beralkohol lagi. Saat itu ia hanya khilaf bisa mengkonsumsi minuman beralkohol tersebut.


“Lo kenapa sih? Sumpah ya kita baru kelas sholat isya lo ajakin ke tempat begini Sky, astagfirullah,” ucap Nora sambil menggelengkan kepalanya. Bagaimana bisa setelah beribadah mereka malah di ajak melakukan maksiat? Nora jadi khawatir jika ada yang salah dengan gadis tersebut.


“Lo ngajak kita main dari sore, ini udah jam 9 malam Sky. Laki gue lagi ngamuk nih pasti,” ucap Adhara yang kini sudah memikirkan tentang Chan yang mungkin saja kini sudah mengamuk karena tidak mendapati Adhara di rumahnya.


“Paling juga laki lo lagi lembur. Buktinya gak ada telpon kan? lo udah megang hp lo itu dari tadi tapi gak ada dering juga,” ucap Sky yang kali ini menimpali ucapan Adhara. Memang benar sedari tadi tak ada telpon dari suaminya tersebut.


“Lo juga kenapa sih? main seharian gak pulang, malah ngajak kita ke tempat kayak gini,” ucap Adhara merutuki Sky yang kali ini menghembuskan nafasnya mendengar pertanyaan tersebut.


“Menghibur diri aja. Lo tau gue lagi kesel banget sama Sky,” ucap Sky yang akhirnya kali ini membuka suaranya tentang alasannya mengajak kedua sahabatnya tersebut bermain dan mengajak mereka ke club malam tersebut.


Mendengar ucapan Sky kini kedua sahabatnya sontak menatap Sky dengan tatapan seriusnya, sambil mengerutkan keningnya bingung.


“Kenapa?” tanya Nora akhirnya angkat suara. Ia juga merasa penasaran ada apa sebenarnya pada sahabatnya tersebut hingga ia terlihat begitu patah hati.


Sky menghembuskan nafasnya kasar sebelum akhirnya ia memulai ceritanya, menceritakan bagaimana kedekatan antara Alula juga Antares. Juga bagaimana tentang Atlas, dan kejadian yang tadi menimpanya. Bagaimana Alula yang terjatuh di pangkuan Antares.


Hingga ingatannya juga kembali saat ia berada di rooftop di sana Antares mengejarnya untuk menghampiri Sky. Merasakan kehadiran Antares saat itu Sky segera menoleh ke arah laki-laki tersebut sebentar sebelum kembali menatap gedung tinggi di depannya yang kini menjulang begitu tinggi/


“Ngapain di sini?” tanya Antares dengan tidak pekanya yang membuat Sky kini terus merutuki laki-laki tersebut dalam hati.


“Nyari cicak,” ucap Sky dengan nada kesalnya yang membuat Antares malah terkekeh mendengar jawaban gadis di depannya tersebut.


“Cemburu ya?” tanya Antares dengan begitu santainya yang kini sontak membuat Sky seera menoleh ke arah Antares sambil terbengong menatap laki-laki tersebut yang malah dengan mudah mengatakan hal tersebut. Seolah apa yang ia katakan bukanlah apa-apa.


“Cih ogah banget gue cemburu sama lo, pede banget lo,” ucap Sky dengan senyuman sinisnya pada Antares yang kali ini hanya menjawabnya dengan anggukan saja.

__ADS_1


“Oh ya udah,” ucap Antares dengan santainya lalu kini ikut berdiri di samping Sky sambil ikut menatap ke arah gedung tinggi tersebut, Sky yang mendapatkan jawaban seperti itu hanya bisa di buat menganga mendengar ucapan tersebut yang terdengar tak peduli sama sekali.


Mendengar cerita tersebut kini kedua sahabat Adhara hanya bisa tertawa mendengarnya, namun ia juga merasa kasihan dengan sahabatnya tersebut.


“Udah lah mending sekarang kita seneng-seneng, kapan lagi kalian bisa ke sini kan,” ucap Sky yang setelahnya segera membawa Adhara juga Nora menuju dance floor yang berada di sana.


Mereka akhirnya ikut larut dalam tarian mereka. Mereka kini malah terlihat begitu asik dengan dunia mereka. Sampai mereka merasakan seseorang yang kini menarik tangan mereka untuk segera menjauh dari sana.


***


Chan baru saja pulang dari kantornya, hanya ini ia malah harus lembur karena proyek yang baru di bangunnya di gedung yang dibelinya bersama sahabatnya tersebut. Jadilah kini ia baru pulang karena kini ia harus mengerjakan proyek tersebut sendiri mengingat Arche kini tengah berada di Bali.


“Sayang,” panggil Chan mencari keberadaan Adhara yang tak terlihat keberadaannya. Biasanya saat ia pulang gadis tersebut sudah menunggunya dan membukakan pintu untuknya namun kini ia malah tak melihat keberadaan istrinya tersebut.


Chan dengan segera berjalan ke arah kamarnya mengira jika Adhara mungkin sudah tertidur mengingat kini jam sudah menunjukkan pukul 21.41 walau biasanya Adhara akan tidur lebih malam tapi siapa yang tahu jika Adhara memang sudah tidur.


Namun saat Chan masuk ke kamarnya ternyata lampu kamarnya masih mati padahal Adhara tidak akan bisa tidur jika lampu nya mati. Chan segera menghidupkannya namun ia malah tak mendapati keberadaan istrinya tersebut. Chan segera mencari keberadaan Adhara di sekitar rumah.


“Bi, Adhara ke mana?” tanya Chan saat tak sengaja bertemu dengan salah satu asisten rumah tangganya.


Chan memilih untuk segera menghubungi Antares juga Izar untuk menanyakan keberadaan kekasih mereka namun mereka juga malah tidak mengetahui dimana keberadaan ketiga perempuan tersebut.


Chan kini melajukan mobilnya tak tentu arah mencari keberadan ketiga perempuan tersebut. Antares juga Izar akhirnya juga ikut mencari keberadaan ketiga perempuan tersebut dengan begitu khawatir.


“Sial, kemana sih mereka,” ucap Chan dengan frustasi karena belum juga mendapati keberadaan para perempuan tersebut.


Chan akhirnya memilih untuk menghentikan mobilnya lebih dulu saat melihat Izar dan Antares yang kini terlihat tengah beradu argumen.


“Kalian ngapain disini bukannya cari Adhara, Sky, sama Nora?” tanya Chan saat ia sudah keluar dari dalam mobilnya.


“Kita sudah cari tapi tetep gak ketemu,” ucap Antares sambil mengusap wajahnya gusar karena kini ia tengah mengusap wajahnya kasar.


“Gue telpon Arche dulu,” ucap Chan akhirnya. Ia harus memberitahu tentang hal ini pada sahabatnya tersebut agar ia bisa membantu Chan untuk menghubungi ketiga perempuan tersebut.


***

__ADS_1


“Delia,” panggil Arche dengan serius pada Delia yang kini tengah berjalan di sampingnya. Kini mereka tengah berada di salah satu pantai yang berada di Bali. Mencari angin malam di pantai. Mendengar namanya dipanggil Delia segera menoleh ke arah Arche dengan menaikkan sebelah alisnya bingung.


“Gue….” baru saja Arche membuka suaranya namun tiba-tiba saja ponselnya berdering membuat Arche dengan segera memeriksa ponselnya tersebut yang ternyata ada panggilan dari sahabatnya.


“Kenapa Chan?” tanya Arche pada sahabatnya tersebut dengan bingung.


“Adhara cs ilang,” ucap Chan langsung yang kini ucapan laki-laki tersebut sontak membuat Arche terkejut mendengar ucapan tersebut.


“Gue balik sekarang,” ucap Arche pada Chan. Kini rasanya ia begitu khawatir mendengar ucapan Chan tersebut.


“Delia sorry tapi gue harus balik ke Jakarta. Lo urus di sini sama Asisten gue,” ucap Arche yang setelahnya langsung pergi dari sana.


Mendengar hal tersebut dan melihat kepergian Arche, Delia hanya bisa tersenyum sinis melihat Arche yang malah lebih memikirkan Adhara dari pada dirinya. Adhara sepertinya memang prioritas Arche.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.

__ADS_1



__ADS_2