
Fyi "Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan garis edar berbentuk elips/lonjong, parabolis, atau hiperbolis."
Happy Reading All.
***
“Apa ini tujuan lo ngelakuin semua ini Sky?” tanya Chan dengan tatapan tajamnya pada gadis yang kini tengah duduk dengan santai di depan televisi di ruang tamu apartemennya.
“Gue cuma berbaik hati ngebantu lo lepas dari cewek tukang selingkuh itu Chan,” ucap Sky yang kini menatap Chan dengan tatapan polosnya pada Chan yang kini terkekeh mendengar ucapan adik dari sahabatnya tersebut.
“Lo ngelakuin ini cuma buat Adhara kehilangan gue kan?” tanya Chan pada Sky yang kini malah terkekeh mendengar ucapan tersebut lalu berdiri di depan Sky dengan senyuman nya dan menatap polos pada Chan.
“Kalau lo mikir gue kayak gitu terus ngapain lo mutusin dia Chan? bahkan lo sampai bilang kalau lo yang selingkuh,” ucap Sky pada Chan yang kini terdiam mendengar ucapan Sky tersebut. Sky kini berjalan mengitari Chan lalu memegang pundak Chan.
“Lo mutusin dia karena hati lo tau kalau dia selingkuh sama Antariksa kan. Bahkan lo liat sendiri gimana mereka berpelukan sambil Antares yang mengatakan perasaannya ke Adhara. Apa Adhara ngelepasin pelukan itu setelah denger ucapan Antares itu? Engga, bahkan dia gak marah sama sekali, udah ngebuktiin kan kalau dia emang selingkuh,” ucap Sky dengan senyuman sinisnya pada Chan yang kini terdiam memejamnya.
Chan mengusap wajah nya kasar lalu memilih untuk duduk di sofa yang berada di sana sambil memijat pangkal hidungnya. Ia benar-benar lelah dan begitu pusing memikirkan hal tersebut. Namun amarahnya dan rasa cemburunya benar-benar membuatnya kalang kabut hingga mengambil keputusan tersebut.
Saat itu ia memang melihat saat Antares dan Adhara yang berpelukan serta Antares yang mengatakan jika ia mencintai Adhara. Ia tak salah bukan jika ia berpikir jiak Adhara selingkuh?
“Lo udah terlalu baik Chan, sampai lo ngelukain harga diri lo membuat lo jadi pemeran jahatnya dalam kisah kalian dengan mengatakan jika lo yang selingkuh hanya agar Adhara membenci lo dan melupakan lo. Tanpa lo mengatakan pada Adhara kalau dia yang selingkuh agar harga diri Adhara gak jatuh,” ucap Sky yang kini masih saja terus memanas-manasi Chan. Agar laki-laki tersebut semakin membenci Adhara.
“Lo harusnya sadar Chan, dia perempuan yang jahat dia cuma ngemanfaatin lo juga keluarga lo untuk kepentingan dia sendiri. Buktinya dia sekarang malah selingkuh dari lo,” ucap Sky yang kini sudah duduk di samping Chan. Menatap laki-laki tersebut dengan tatapan seriusnya. Chan semakin dibuat kalang kabut dengan segala ucapan Sky tersebut.
Laki-laki tersebut segera bangun dan memilih untuk pergi. Ia butuh ketenangan saat ini. Dan duduk bersama Sky yang hanya memanasinya saja membuat Chan semakin pusing.
Melihat kepergian Chan Sky tersebut dengan sinis.
“Kalau kakak gue gak bisa buat dapetin Adhara maka lo gak bisa juga buat dapetin dia. Kalian adalah alasan gue kehilangan kakak gue. Dan lo sahabat kakak gue, bahkan setelah kakak gue nyelametin lo, lo masih tega buat ngerebut gadis yang dia suka,” ucap Sky dengan penuh kebenciannya lalu memilih untuk segera pergi dari apartemen tersebut menuju hotel yang selama ini ditempatinya.
Kehilangan kakaknya membuat gadis tersebut merasa benar-benar hancur. Dunianya seakan runtuh setelah Antariksa pergi meninggalkannya. Ia pikir dengan pindah ke luar negeri akan membuat ia bisa melupakan segalanya namun nyatanya tidak rasa dendam justru muncul di hatinya.
Hingga ia melakukan semua ini pada Adhara dan Chan. Sedari dulu ia ingin menghancurkan hubungan Adhara juga Chan namun ia dan segala rencananya selalu gagal karena baik Adhara maupun Chan tak pernah tergoda dengan laki-laki atau gadis manapun yang ia kirim untuk menghancurkan hubungan Adhara juga Chan.
Hingga laki-laki yang tak ia ketahui namanya tersebut muncul dan membantu memperlancar rencananya. Sky memang selama ini tak pernah mengetahui siapa Antares karena ia tak peduli siapa Antares. Karena menurutnya semua itu tak penting yang terpenting Antares yang membantunya untuk memperlancar rencananya ini.
***
__ADS_1
Adhara kini selama di kelasnya terus saja diam. Antares yang melihat hal tersebut dibuat kebingung dengan sikap Adhara tersebut. Nora yang melihat hal tersebut pun juga tak kalah bingungnya. Ia juga bahkan tak mengetahui apa yang terjadi pada sahabatnya tersebut.
Setelah selesai dengan kelas Adhara bahkan sudah langsung pergi membuat Antares yang khawatir dengan gadis tersebut segera mengejarnya untuk menanyakan apa yang terjadi pada Adhara namun tangannya malah langsung ditahan oleh seseorang yang membuat Antares menoleh ke belakang hingga ia mendapati Arche di sana.
“Lo penasaran kan kenapa sama Adhara?” tanya Arche yang dijawab dengan anggukan oleh Antares. Karena ia memang begitu penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada gadis tersebut.
“Ikut gue, gue jelasin semuanya. Biarin dia sendiri dan nenangin dirinya,” ucap Arche pada Antares yang akhirnya menganggukkan kepalanya.
Setelahnya ia segera mengikuti Arche yang berjalan lebih dulu. Nora dan Izar yang melihat hal tersebut mengerutkan keningnya lalu juga mengikuti Arche. Karena Nora juga merasa penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi.
“Jadi Adhara sebenarnya kenapa?” tanya Antares pada Arche yang kali ini menghembuskan nafasnya mendengar hal tersebut.
“Dia baru aja putus dari Chan, dengan alasan Chan selingkuh,” ucap Arche pada Antares yang kini sukses dibuat terkejut dengan ucapan laki-laki tersebut.
“Lo bercanda? Apa Chan setega itu? Gue liat dia malah bucin banget sama Adhara,” ucap Antares dengan raut wajah nya yang jelas menunjukkan jika ia tak percaya dengan apa yang Arche katakan.
Nora yang sedari tadi bersembunyi bersama dengan Izar juga tak percaya dengan apa yang kakaknya tersebut katakan. Bagaimana semua ini bisa terjadi?
“Kakak yakin Chan selingkuh?” tanya Nora yang akhirnya keluar dari persembunyiannya. Arche yang melihat hal tersebut menghembuskan nafasnya lalu menggelengkan kepalanya.
“Chan sahabat kakak dari kecil dan kakak tau Chan gimana,” ucap Arche yang membuat Nora kini ikut berpikir tentang apa yang semuanya terjadi.
“Dia Sky, Sky yang mengatur semua ini untuk menghancurkan hubungan Chan juga Adhara. Dengan elo sebagai tumbal nya,” ucap Arche pada Antares yang kini dibuat terkejut mendengarnya karena ia juga terlibat dalam masalah Adhara kali ini.
“Sky ngirim foto lo sama Adhara saat kalian lagi berdua seolah Adhara selingkuh sama lo. Gue gak tau gimana lebih lanjut sampai akhirnya Chan mengambil keputusan ini tapi gue yakin lo juga salah satu alasan mereka putus,” ucap Arche pada Antares yang kini terdiam mendengarnya.
Mendengar ucapan tersebut membuat Antares dengan segera pergi dari sana membuat mereka terkejut sekaligus bingung, namun tetap membiarkan Antares pergi. Kini mereka hanya berharap Antares melakukan hal tepat untuk kebaikan Adhara.
Kini tujuan Antares adalah mencari Adhara ia ingin meminta maaf pada gadis tersebut, dan ia merasa jika ia harus bertanggung jawab atas apa yang telah terjadi. Semua adalah salahnya harusnya ia tak memaksa untuk mendekati Adhara padahal Adhara sudah memasang benteng yang begitu tinggi untuknya.
Namun tak lama akhirnya ia dapat bertemu dengan Adhara. Saat ini gadis tersebut tengah duduk seorang diri di taman kampus membuat Antares dengan segera duduk di samping Adhara membuat Adhara dengan segera menoleh ke arah laki-laki yang duduk di sampingnya tersebut.
“Sorry Ra,” ucap Antares yang membuat Adhara terkekeh mendengarnya. Ia mengerti untuk apa Antares meminta maaf. Pasti laki-laki tersebut sudah mengetahui jika ia putus dengan Chan dan ia menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang terjadi.
“Lo gak perlu minta maaf semua bukan salah lo,” ucap Adhara pada Antares yang kini malah menggelengkan kepalanya.
“Gue akan bantu lo buat ngejelasin tentang hubungan kita,” ucap Antares pada Adhara yang kali ini menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
“Gak perlu Res, semua udah terjadi. Dan ini bukan salah lo,” ucap Adhara pada Antares yang kini sudah menatap serius pada Adhara.
“Gue harus menyelesaikan semua ini sebelum gue pergi Adhara, gue gak mau ada kekacauan yang gue akibatkan sebelum gue pergi,” ucap Antares pada Adhara yang kali ini mengerutkan keningnya mendengar ucapan Antares tersebut.
“Pergi?” tanya Adhara yang di jawab dengan anggukan oleh Antares.
“Gue harus keluar negeri untuk nemenin calon tunangan gue di sana. Gue juga bakalan tunangan di luar negeri,” ucap Antares menjelaskan yang membuat Adhara terkejut mendengarnya. Ia juga merasa sedih karena akan berpisah dengan sahabatnya tersebut.
Adhara menghembuskan nafasnya dalam karena bagaimanapun juga ia harus mengikhlaskan Antares karena semua juga demi kebaikan laki-laki tersebut.
“Jangan pernah lupain gue dan selalu hubungi gue,” ucap Adhara yang di jawab dengan anggukan oleh Antares.
“Sekarang gue pergi dulu, harus ada yang gue urus sebelum gue pergi,” ucap Antares lalu segera pergi dari sana meninggalkan Adhara yang masih terkejut.
Namun setelahnya ia hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar sambil menggelengkan kepalanya melihat tingkah laki-laki tersebut. Tak bisa ia pungkiri ia cukup merasa sedih karena laki-laki yang sudah ia anggap sebagai teman tersebut akhirnya akan pergi. Meskipun ia baru mengenal Antares namun ia rasanya mereka sudah cukup dekat. Kini ia hanya bisa mengharapkan yang terbaik untuk temannya tersebut.
***
Gimana Part ini? bikin greget gak? Yang nangis dan galau di part kemarin maaf ya. Author lagi galau jadi biar ada temen nya jadi aku ajak kalian aja galau bareng wkwk. Sorry all
Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.
Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.
Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.
Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.
Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath
Dukungan kalian semangat ku😉
Thanks for Reading All.
See You Next Chapter.
Jangan lupa tinggalin jejak ya
__ADS_1
Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.