Atmosphere

Atmosphere
Capricornus


__ADS_3

Happy Reading All.


***


Keadaan kantin kelas XII IPA kini begitu ramai, karena banyak murid dari kelas lain yang lebih memilih untuk makan di kantin kelas XII IPA. Semua ini jelas karena keberadaan ketiga pangeran tersebut.


Adhara yang memang lebih sering makan di kantin kelas XII karena kekasihnya pun kini tak kalah ributnya, apa lagi pertengkarannya dengan Antariksa yang selalu mengisi pertemuan mereka.


“Ntar malam mumpung malam sabtu main billiard lah yuk,” ajak Arche pada sahabat-sahabatnya tersebut yang langsung dibalas dengan anggukan oleh mereka dengan kompak.


“Setuju, gue juga bosen di apartemen sendirian,” ucap Adhara dengan wajah sendunya yang membuat Chan menggenggam tangan gadisnya itu erat.


“Gak papa santai aja,” ucap Adhara yang menyadari jika Chan masih merasa bersalah dengannya. Adhara mengelus rahang tegang laki-laki itu membuat Chan tersenyum melihatnya.


“Bucin banget, najis,” ucap Antariksa yang merasa muak melihat Adhara dan Chan yang selalu mengumbar keromantisan tersebut.


“Iri? Bilang bos,” ucap Adhara yang malah dibalas dengan bergidik ngeri oleh Antariksa.


“Iri sih nggak, Cuma horor aja rasanya,” ucap Antariksa yang langsung membuat Adhara memelototkan matanya mendengar ucapan laki-laki itu.


Adhara melanjutkan acara makannya yang tertunda dengan begitu lahap, hari ini Sky tidak bisa bersama mereka karena gadis itu tidak masuk sekolah dengan alasan tengah menjenguk neneknya di luar negeri.


“Gue tanpa Sky di sini udah kayak emak lagi ngasuh tiga anaknya,” ucap Adhara sambil menggelengkan kepalanya membuat Antariksa langsung mendorong kepala Adhara dengan begitu keras membuat gadis itu langsung berdiri dengan matanya yang melotot.


“Anak durhaka lo Antariksa, kepala gue, lo kira bola? Asal dorong aja. Kalo gue bego lo mau tanggung jawab?” tanya Adhara dengan wajah marahnya membuat kedua sahabat dan kekasihnya tersebut hanya bisa membalasnya dengan gelengan melihat tingkah Adhara tersebut.


“Gak usah lebay lo, lo kan emang udah bego,” ucap Antariksa dengan senyuman menghinanya membuat Adhara memelototkan matanya mendengar ucapan laki-laki itu.


“Sini deh Dhar, gue mau nanya sama lo,” ucap Antariksa dengan begitu seriusnya sambil menarik tangan Adhara untuk duduk kembali di tempatnya.


“Apaan?” tanya Adhara yang kini kembali memasukkan makanan kedalam mulutnya.


“Lo dapat beasiswa jalur apa sih? Perasaan lo bego,” ucap Antariksa membuat Adhara menepuk pundak Antariksa seperti memperagakan orang bijak yang akan membuka suara.


“Orang pintar terkadang menyembunyikan kepintarannya hanya untuk terlihat konyol dan membuat orang disekitarnya tertawa,” ucap Adhara dengan senyuman bangganya membuat ketiga laki-laki tersebut tanpa sadar bertepuk tangan dengan wajah bengong nya.


“Wah Sayang ini pertama kali lo ngomong bijak,” ucap Chan dengan wajah datarnya sambil bertepuk tangan atas kepintaran ucapan Adhara tersebut.


“Gue gak tau ternyata lo pinter juga Ra,” ucap Arche dengan senyuman bangganya padanya Adhara dan bertepuk tangan dengan begitu keras.


“Adhara, gue kira lo bego banget ternyata lo Cuma bego aja,” ucap Antariksa dengan wajah bengongnya dan bertepuk tangan pada Adhara.


SedangkanAdhara kini menunjukkan wajah bangganya tanpa mempedulikan apa yang ketiga laki-laki itu katakan padanya.


“Hai, gue boleh gabung,” tanya sebuah suara yang menghentikan aksi bodoh keempat orang tersebut. Yang kini kompak melihat ke arah sumber suara yang ternyata adalah Nora.

__ADS_1


“Sini duduk,” ucap Arche sambil menepuk bagian sampingnya yang kosong. Karena Arche memang duduk sendiri sambil menghadap ke arah Adhara yang di himpit Antariksa dan Chan.


“Lama gak ketemu Nora,” ucap Chan yang membuat Adhara langsung menoleh ke arah Chan dengan kerutan di dahinya.


“Nora sekarang tinggal sama keluarganya,” ucap Chan menjelaskan kebingungan kekasihnya itu yang membuat Adhara menganggukkan kepalanya.


“Apa kabar Tuan muda?” tanya Nora yang membuat Chan mengedikkan bahunya. Fisiknya memang terlihat baik-baik saja tapi siapa yang tahu apa yang kini laki-laki itu rasakan.


“Gak usah panggil Tuan Muda, gue bukan atasan lo lagi,” ucap Chan yang membuat Adhara mengangguk setuju.


“Sekarang anggap aja temen, sama kayak Sky lo kan adiknya Arche,” ucap Adhara dengan senyuman tulusnya yang dibalas dengan anggukan oleh Nora.


“Nora adiknya Arche, Sky adiknya Antariksa, gue Adiknya siapa?” tanya Adhara bermonolog pada dirinya sendiri.


“Lo pacar gue,” ucap Chan dengan senyumannya membuat Adhara ikut tersenyum dengan malu atas ucapan Chan tersebut.


“Ck mulai deh,” ucap Antariksa yang kali ini tidak Adhara hiraukan. Ia kini lebih fokus pada Nora yang tengah mengobrol bersama Arche.


“Lo beruntung Nora, punya kakak kayak Arche. Gue beruntung punya pacar kayak Chan, Sky aja yang gak beruntung punya abang modelan gini,” ucap Adhara sambil menoleh pada Antariksa dengan tatapan menilainya membuat Antariksa yang kesal membawa Adhara pada apitan ketiaknya.


“Antariksa lepasin woy, ketek lo bau ******,” ucap Adhara yang membuat sahabatnya yang lain terkekeh.


“Udah lah berantem mulu,” ucap Chan sambil membantu Adhara untuk lepas dari Antariksa,


“Nanti pulang sekolah gue traktir,” ucap Arche yang langsung membuat Adhara berteriak kegirangan mendengarnya.


“Dhara tapi nanti gue gak bisa pulang bareng lo,” ucap Chan yang kini berhasil membuat Adhara menoleh dengan kerutan di keningnya.


Chan menghela nafasnya sambil memberanikan diri untuk menatap pada kekasihnya tersebut.


“Gue mau anter mama ke rumah sakit,” ucap Chan yang di balas dengan anggukan oleh Adhara.


“Gak papa, lo anter tante Mira aja dulu. Biar gue nanti sama Antariksa,” ucap Adhara dengan senyumannya yang begitu menenangkan. Chan yang melihatnya ikut tersenyum sambil menggenggam tangan Adhara.


“Sorry ya,” ucap Chan yang membuat Adhara tertawa mendengarnya.


“Udah lo tenang aja, asal lo gak selingkuh aja,” ucap Adhara dengan senyumannya membuat Chan terkekeh mendengarnya.


“Kan dia udah tunangan, jadi selingkuhnya yang model gimana nih?” tanya Antariksa yang tidak tahu keadaan dan malah seenaknya saja berkata seperti itu.


Setelah menyadari jika ucapannya salah karena mendapatkan tatapan tajam dari Arche dan Chan laki-laki itu berdekhem lalu lalu menoleh ke arah Adhara yang kini menundukkan kepala.


“Em Dhar, gue salah ngomong,” ucap Antariksa yang membuat Adhara menegakkan kepalanya lalu membalasnya dengan gelengan.


“Gak papa santai aja,” ucap Adhara dengan senyumannya yang terlihat di paksakan.

__ADS_1


“Udah mau masuk nih mending kita balik ke kelas deh,” ucap Arche mengalihkan pembicaraan membuat mereka mengangguk dan segera beranjak dari sana.


“Ayo gue anter,” ucap Chan yang di balas dengan gelengan oleh Adhara.


“Gue sendiri aja,” cuap Adhara lalu segera pergi dari sana.


Chan baru saja hendak mengejar Adhara namun ditahan oleh Arche membuat laki-laki itu mengerutkan keningnya.


“Biarkan dia sendiri dulu,” ucap Arche membuat Chan menghela nafasnya kasar.


“Lo,” tunjuk Chan pada Antariksa dengan kesal lalu segera pergi dari sana dengan dengusannya. Antariksa menghela nafasnya kasar. Ucapannya tersebut memang salah, niatnya hanya untuk menggoda Adhara tapi kini ia lupa jika Adhara memang begitu sensitif dengan topik pembahasan tersebut.


“Aku duluan ya kak,” ucap Nora lalu segera pergi dari sana setelah mendapatkan anggukan dari Arche.


“Dia yang maruk gue yang salah,” ucap Antariksa dengan wajah kesalnya pada Chan.


Arche yang mendengar ucapan sahabatnya tersebut menghela nafasnya kasar.


“Antariksa ucapan lo emang salah, gue tau lo ngerasa kasian sama Adhara tapi gak gini juga. Kita tau Chan ngelakuin ini demi nyokapnya. Sekarang yang paling penting kita buat cara agar mereka bisa aman,” ucap Arche memberikan nasihat pada sahabatnya itu.


Antariksa menghela nafasnya kasar lalu segera pergi dari sana meninggalkan Arche yang hanya bisa menggeleng melihat tingkah sahabatnya yang satu itu.


***


Hai Semua balik lagi nih sama aku.


Kalau like dan koment nya banyak hari ini aku update 3000 kata lagi.


Btw siapa nih yang udah nunggu Adhara bareng tiga cogannya?


Kalau kalian ada pertanyaan silahkan di ajukan ya, nanti aku jawab. Menerima kritik dan saran.


Semoga kalian suka ya, maaf kalau feel kurang dapet dan masih ada typo


Jangan lupa di tambahkan ke favorite, like, dan koment ya guys.


Follow ig aku ya @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Tim Interaksi udah aku aktifkan nih, yuk guys join.


Stay healthy all.


Thank For Reading all.


See You Next Chapter All.

__ADS_1


__ADS_2