Atmosphere

Atmosphere
S2 Awan Oort


__ADS_3

FYI "Awan Oort (Inggris: Oort cloud) adalah awan komet berbentuk bulat yang dipercayai berada sekitar 1xE15 m/50.000 hingga 1xE16 m/100.000 AU dari matahari (sekitar 1.000 kali jarak Matahari ke Pluto)."


Happy Reading All.


***


Chan mengerjapkan matanya beberapa kali saat merasakan sinar matahari yang masuk dari celah jendela kamarnya. Laki-laki tersebut langsung menegakkan tubuhnya dan memegang kepalanya yang pusing karena efek mabuk semalam. Sepertinya saat ini Laki-laki tersebut tak menyadari jika ia sudah berada di kamar apartemennya.


Hingga tak lama mata Laki-laki tersebut memelototkan matanya melihat sekitar saat menyadari jika kini ia berada di kamar apartemennya. Matanya semakin memelotot saat melihat saat ini hanya memakai celakanya tanpa memakai pakaiannya.


Padahal kemarin jelas ia mengingat jika ia berada di club malam bersama teman-temannya hingga setelah menghabiskan dua botol minuman beralkohol ia kehilangan kesadarannya. Kini ia merasa takut jika ia melakukan hal yang tidak-tidak kemarin malam dan akan ada yang melaporkan nya pada Adhara.


Chan begitu takut jika gadisnya tersebut akan marah padanya dan memilih untuk mengakhiri hubungan mereka.


"Pusing banget lagi kepala gue," ucap Chan sambil memegang kepalanya.


Ia harus mencari ponselnya dan menanyakan pada teman satu asramanya tentang apa yang terjadi. Hingga saat ia mendapatkan ponselnya dan menghidupkannya ia dapat melihat ada panggilan tidak terjawab dari Adhara yang terus menghubunginya.


Kini Chan semakin di buat ketakutan saat melihat jika ada panggilan selama beberapa menit darinya juga Adhara, padahal ia tidak merasa melakukan perbincangan dengan Adhara.


Baru saja Chan akan menelepon Adhara lagi dan menjelaskan semua tiba-tiba saja pintu kamarnya terbuka membuat Chan dengan segera menoleh ke arah pintu tersebut hingga kini menampilkan seorang gadis yang akhir akhir ini selalu mengganggu pikirannya. Kini gadis tersebut sudah berjalan ke arahnya dengan membawa nampan dan tersenyum dengan begitu lembut pada Chan yang kini masih terbengong di tempatnya.


"Kenapa bengong gitu? Mau nuduh aku ngapa-ngapain kamu lagi," tanya Adhara pada Chan. Mengingat saat dulu Adhara membuka pakaian Chan akibat muntah laki-laki tersebut Chan malah menuduh jika ingin berbuat macam-macam pada Chan.


"Kamu muntah lagi kemarin jadi aku buka deh bajunya," ucap Adhara menjelaskan yang kini malah membuat Chan menggeleng mendengarnya. Ia sama sekali tidak mencurigakan Adhara untuk kali ini tapi ia merasa bingung dan masih terkejut mengapa Adhara bisa berada di sana.


Dan bagaimana ia bisa bersama dengan Adhara. Chan berusaha dengan keras mengingat apa yang terjadi kemarin malam padanya. Hingga setelah ia berusaha dengan keras mengingat semuanya akhirnya ia dapat mengingat bagaimana kemarin malam ia yang mabuk dan Adhara yang menghampirinya dan menjemputnya.


Adhara dengan segera memberikan sarapan yang dibawanya pada Chan yang segera diambil oleh laki-laki tersebut. Namun ia segera meletakkannya dan malah menarik tangan Adhara lalu memeluk gadisnya tersebut dengan begitu erat yang membuat Adhara tersenyum melihatnya.

__ADS_1


"Kamu gimana bisa ada di sini?" Tanya Chan pada Adhara setelah tersadar dari keterkejutannya.


Melihat keberadan Adhara di sana tentu saja ia merasa senang namun ia juga terkejut dengan keberadaan Adhara yang tiba-tiba tanpa memberikannya kabar terlebih dahulu jika gadis tersebut akan datang.


“Mama ngasih aku tiket buat ke sini, dan kebetulan aku juga lagi libur semesteran,” ucap Adhara pada Chan, menjelaskan alasannya mengapa ia bisa berada di sana. Chan yang mendengar hal tersebut benar-benar merasa berterima kasih pada ibunya yang sudah membuat Adhara datang ke tempatnya menimba ilmu. Padahal sebelumnya Adhara tidak pernah mau jika Chan mengajaknya untuk datang, dan beruntung kali ini gadis tersebut mau untuk datang.


“I miss you Adhara,” ucap Chan yang kini semakin mengeratkan pelukannya pada Adhara. Yang membuat Adhara juga mengeratkan pelukan mereka pada Chan. Seolah jika melepaskan pelukan tersebut mereka akan terus berpisah.


“Aku juga kangen banget sama kamu,” ucap Adhara pada Chan. Yang setelahnya segera melepaskan pelukan mereka.


Chan menghembuskan nafasnya lalu segera menggenggam tangan Adhara yang membuat Adhara mengerutkan keningnya bingung melihat tingkah Chan tersebut.


“Maaf,” ucap Chan singkat. Hanya satu kata namun berhasil membuat Adhara terharu. Ia tak menyangka jika Chan yang akan mengatakan kata tersebut. Padahal sebelumnya laki-laki tersebut begitu bersikeras dengan semua pemikirannya sendiri dan dengan egonya yang begitu sulit untuk dihancurkan. Chan yang selalu berada dalam egonya sendiri tanpa mau menerima penjelasan dari orang lain.


“Aku juga minta maaf atas apa yang terjadi akhir-akhir ini,” ucap Adhara serius pada Chan yang kini menjawabnya dengan anggukan.


“Tapi aku harap kamu akan lebih percaya sama aku daripada sama orang gak dikenal yang ngirim foto ke kamu. Tapi dari sisi seolah-olah kalau aku selingkuh,” ucap Adhara pada Chan yang kini terlihat terkejut mendengar ucapan Adhara tersebut.


“Orang itu cuma pengen ngancurin hubungan kita Chan. Kalau kamu terjebak di dalamnya hubungan kita mungkin benar-benar berakhir. Jangan kecewakan Antariksa yang udah berjuang buat hubungan kita,” ucap Adhara dengan tatapan serius dan sendunya pada Chan yang kini menundukkan kepalanya mendengar ucapan Adhara tersebut. Karena ucapan Adhara memang ada benarnya juga.


Antariksa sudah berjuang untuk hubungan mereka, dan kini apa ia memang harus masuk ke dalam jebakan orang yang ingin menghancurkan hubungan mereka tersebut. Tidak, ia tak boleh masuk dalam jebakan. tersebut. Namun tetap saja saat melihat gadisnya tersebut bersama dengan laki-laki lain membuatnya merasa cemburu, sulit baginya merasa tak cemburu apalagi jarak mereka yang terlalu jauh.


“Aku tahu, maaf karena udah curiga dan gak percaya sama kamu,” ucap Chan pada Adhara yang kini menjawabnya dengan anggukan.


Adhara mengerti pasti Chan merasa marah dan cemburu dengan foto tersebut apa lagi foto tersebut memang sengaja diambil dari posisi Adhara yang seolah berselingkuh dengan Antares. Karena memang sebelumnya ia sudah melihat bagaimana foto tersebut diambil saat ia melihat foto yang ada di ponsel  Chan. Bukannya tak sopan namun ia merasa penasaran tentang bagaimana orang tersebut melaporkannya pada Chan.


“Aku ngerti kamu pasti cemburu karena kalau aku yang ada di posisi kamu, aku juga pasti ngerasa cemburu sama kamu. Tapi aku harap kamu bisa lebih dewasa menyikapinya dan bisa percaya sama aku. Aku sayang sama kamu dan kamu harus percaya kamu gak akan bisa digantikan sama siapapun,” ucap Adhara dengan senyuman menenangkannya dengan begitu serius mengatakannya pada Chan yang kini menjawabnya dengan anggukan.


Karena memang harusnya itulah yang ia lakukan ia harusnya bisa lebih percaya pada Adhara dari pada percaya dengan orang baru yang hanya berniat untuk merusak hubungannya dengan Adhara.

__ADS_1


“Maaf karena sudah gak percaya sama kamu dan terlalu cemburu, kamu tahu semua itu karena aku sayang sama kamu,” ucap Chan pada Adhara yang kini menjawabnya dengan anggukan.


Setelahnya mereka kembali berpelukan dengan begitu erat. Namun tak lama mereka akhirnya melepaskan pelukan tersebut.


“Udah mending kita sekarang sarapan dulu,” ucap Adhara yang mendapatkan anggukan dari Chan.


Setelahnya mereka memilih untuk sarapan bersama dengan sesekali diselingi dengan cerita mereka. Menceritakan banyak hal tentang hari mereka tanpa satu sama lain.


***


Hi semua, ketemu lagi sama aku dengan cerita yang udah kalian tunggu-tunggu.


Aku harap kalian akan suka sama cerita ini. Jujur aja sebenarnya berat sih mau lanjut cerita ini. Aku takut malah cerita ini gak sebagus season pertama. Jadi aku harus kalian bisa kasih kritik dan saran agar aku bisa memperbaiki kalau ada yang salah ya.


Maaf ya kalo masih ada typo dan feel kurang dapet.


Oh iya jangan lupa vote dan koment ya guys.


Follow juga akun aku ya, dan ig aku @hilmiatulhasanah dan @wphilmiath


Dukungan kalian semangat ku😉


Thanks for Reading All.


See You Next Chapter.


Jangan lupa tinggalin jejak ya


Tunggu dulu deh, sambil nunggu Adhara cs aku saranin kalian buat baca cerita ku yang gak kalah kece nih. Yang suka rasa sakit dan cerita yang penuh emosi kalian bisa nih buat baca cerita ku yang satu ini.

__ADS_1



__ADS_2